JEJAKDATA, Jakarta – Gerakan intoleransi semakin mencemaskan saja untuk keberlangsungan negeri ini khususnya di kalangan muda. Untuk meningkatkan kesadaran bahwa negeri ini menjunjung tinggi tolerasi itulah, SEP Theatre melakukan pementasan Violet: A Color Unaccapted.

Ketua Media Partner SEP Theatre, Inez Sakhi Wisista mengatakan, pementasan tersebut merupakan project musical collosal bertema toleransi. Penonton setia mereka berkisar lebih dari 2.200 orang yang meliputi pelajar SMA, anggota keluarga, dan influencer social media.

Pihaknya mendukung Toleransi Indonesia Melalui Pementasan Violet: A Color Unaccepted tersebut. SEP Theatre yang dinaungi oleh The Someday Project berinisiatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda yang rentan terdampak intoleransi.

“Pementasan teater ini akan dipentaskan pada Sabtu, 28 Maret 2020 di Nusa Indah Theatre, Balai Kartini pada jam 15.00 WIB dan 19.00 WIB,” katanya seperti dikutip Jejakdata dari rilisnya.

Inez menambahkan, The Someday Project adalah sebuah komunitas teater yang telah menaungi 34 teater di Jakarta. Mereka sudah berdiri lebih dari 32 tahun.
SEP Theatre sendiri adalah teater SMA terbesar di Jakarta yang sudah ada sejak 2012 silam. Mereka dipelopori oleh para siswa SMAN 78. Beranggotakan lebih dari 300 anak setiap tahunnya, SEP Theatre terbentuk untuk membimbing anggotanya dalam berkarya tulus menjaga profesionalitas.

Dengan Slogan ‘Aku terima warnamu’, SEP Theatre juga mengajak teater-teater SMA di Jakarta dan sekitarnya untuk mendukung pergerakan teater guna meningkatkan kesadaran tentang toleransi di Indonesia. Karena Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi keberagaman yaitu Bhinneka Tunggal.

Tak lupa, Inez mengucapkan terima kasih untuk pihak-pihak yang mendukung para generasi muda yang menegakkan toleransi melalui karya-karya mereka semacam SEP Theatre ini.

“Terima kasih atas apresiasi terhadap kemajuan karya seni dan toleransi di Indonesia. Kami terima warnamu,” pungkas Inez.┬áRil

Tentang Admin

1234567890

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *