JEJAKDATA, Solo – Relawan Solo Hebat menggelar pentas bertajuk ‘Solo Hebat Berbudaya, Melompat Lebih Jauh’. Menggandeng sejumlah seniman dan budayawan, komunitas pendukung Gibran Rakabuming Raka – Teguh Prakosa ini ingin menunjukkan jatidiri Kota Solo sebagai kota budaya yang kaya nilai adiluhung.

“Bagi Indonesia, Solo adalah kota budaya. Solo adalah situs peradaban yang menularkan berbagai nilai universal melalui bermacam instrumen pertunjukan seni dan sastra ke seluruh Nusantara,” ujar koordinator Relawan Solo Hebat, Magda Blegur, Rabu (2/9/2020).

Magda melanjutkan, melalui pentas tersebut, para relawan ingin menunjukkan penghargaannya kepada seniman dan budayawan, atas sumbangsih mereka dalam menjaga khasanah budaya Kota Solo. Melalui pentas ini pula, sambungnya, Relawan Solo Hebat ingin menularkan warisan budaya ini kepada generasi muda, sebagai salah satu upaya untuk merawat identitas Kota Solo.

“Tentu akan ada sarasehan, dimana seluruh seniman dan budayawan akan menumpahkan segala uneg-uneg dan saran, bagi kelestarian budaya Kota Solo,” imbuh Magda pada Jejakdata.

Beragam corak budaya dan seni yang ditampilkan dalam pentas ini antara lain gadon siter, seni tari modern, pameran handycraft hingga ketoprak. Pentas ini sekaligus menandai berdirinya posko Relawan Solo Hebat di Jalan Ki Mangun Sarkoro 43, Kelurahan Nusukan, Banjarsari.

“Kami berharap posko ini menjadi rumah kedua, tidak hanya bagi relawan namun juga untuk masyarakat Kota Solo. Posko ini harus bisa menjadi wahana interaksi dan komunikasi, semuanya demi Kota Solo yang melompat lebih jauh,” terang Magda.

Magda menegaskan, pentas ini menunjukkan konsistensi Relawan Solo Hebat mengawal kemenangan pasangan Gibran-Teguh dengan cara yang santun dan elegan. Menurutnya pendekatan kebudayaan tak kalah penting sebagai upaya untuk mempertahankan jatidiri Kota Solo.

“Apalah artinya kemenangan, namun mengaburkan jatidiri dan asal-usul kita. Kami yakin Mas Gibran dan Pak Teguh, akan mampu membawa Kota Solo lebih maju dan modern, tanpa menghilangkan identitas kota ini sebagai jantung kebudayaan Indonesia,” pungkasnya. red

Tentang Admin

1234567890

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *