Akhyar Soroti Kecimol di Lombok, Minta Hentikan Tarian Erotis di Depan Publik

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Tengah | Lombok Fokus – Ketua Komisi II DPRD Lombok Tengah, Lalu Muhammad Akhyar, menyoroti fenomena pertunjukan kesenian kecimol yang belakangan ramai diperbincangkan publik karena dinilai menampilkan tarian yang tidak pantas. Ia meminta seluruh pelaku kesenian, khususnya kelompok kecimol di Pulau Lombok, untuk menghentikan aksi tarian erotis dalam setiap pementasan.

 

“Kami minta kepada rekan-rekan pelaku kesenian kecimol untuk tidak lagi melakukan aksi tarian erotis sampai mengarah pada pornoaksi yang berdampak buruk bagi kita semua,” tegas Akhyar, Sabtu (25/10).

Baca Juga :  SPPG Desa Prako Dikeluhkan Wali Murid, GMPRI Minta BGN Tutup Dapur Nakal

 

Politisi Partai Golkar itu menilai, kesenian kecimol memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Lombok, terutama sebagai bagian dari prosesi adat seperti pernikahan dan kegiatan budaya lainnya. Namun, tindakan oknum yang menampilkan tarian tidak senonoh dinilai justru merusak citra kesenian itu sendiri.

 

“Keberadaan kecimol ini sangat berpengaruh besar di tengah masyarakat. Tapi kalau ditampilkan dengan cara yang tidak pantas, maka akan merusak citra kesenian itu secara keseluruhan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dugaan Kongkalikong Anggaran Sewa Mobil Listrik NTB, Jaksa Mulai Kumpulkan Bukti

 

Akhyar menegaskan, kesenian tradisional seharusnya menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai moral dan budaya, bukan malah menjadi tontonan yang menimbulkan kontroversi. Ia mengingatkan agar setiap pertunjukan tetap mengacu pada norma adat, etika, dan budaya masyarakat Lombok.

 

“Intinya, setiap pertunjukan harus bisa menjaga marwah kesenian. Jangan sampai menyimpang dari nilai budaya yang kita junjung tinggi,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Permainan Proyek Sumur Bor Rp 40 Miliar di Dompu, BWS NTB Didesak Buka RAB
Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai
Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis
Dituding Menipu Jamaah Umroh di Media Sosial, Direktur PT Indah Haromain Anugrah Laporkan Dua Akun Facebook ke Polda NTB
KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA
Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda
Gerbong Besar di Mabes Polri Bergerak, Suyudi Rombak 14 PJU dan Mutasi 88 Pati-Pamen
Direktur Eksekutif Visi Indonesia: Suyudi Ario Seto Harus Jadikan Reformasi Polri sebagai Legacy Kepemimpinannya
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Dugaan Permainan Proyek Sumur Bor Rp 40 Miliar di Dompu, BWS NTB Didesak Buka RAB

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:42 WIB

KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda

Berita Terbaru