Mandalika Kian Mendunia, MotoGP Indonesia 2025 Catat Lonjakan Penonton dan Dampak Ekonomi Signifikan

Gelaran MotoGP Mandalika 2025 mencatat rekor 140 ribu penonton, serapan ribuan tenaga kerja lokal, dan tingkat okupansi hotel mencapai 100 persen.

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Tengah | Lombok Fokus – Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, mencatat sejarah baru. Selama tiga hari pelaksanaan, 3–5 Oktober 2025, sebanyak 140.324 penonton memadati kawasan The Mandalika. Angka ini meningkat 15,73 persen dibandingkan tahun 2024, menjadikannya penyelenggaraan MotoGP™ paling sukses sejak pertama kali digelar di Indonesia pada 2022.

 

Lonjakan penonton ini menunjukkan antusiasme publik yang semakin tinggi terhadap Mandalika sebagai destinasi sportstainment dunia. Selain sukses dari sisi penyelenggaraan, event ini juga membawa dampak ekonomi besar bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB).

 

Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir menilai MotoGP Mandalika tahun ini sebagai penyelenggaraan terbaik sejauh ini.

 

“Luar biasa! Pecah rekor lebih dari 140 ribu penonton, ini prestasi besar. Pemerintah, industri, dan daerah bekerja kompak menjadikan event ini bagian penting dari promosi Indonesia,” ujar Erick dalam konferensi pers usai balapan, Minggu (5/10).

 

 

Ia berharap keberhasilan ini mendorong lebih banyak investor untuk menanamkan modal di Mandalika dan sektor pariwisata NTB.

 

“Kalau Nusa Dua bisa berkembang, Mandalika juga pasti bisa,” tambahnya.

 

Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan, Pertamina Grand Prix of Indonesia tidak hanya menjadi ajang olahraga, tapi juga instrumen penting nation branding yang mengangkat pariwisata Indonesia di mata dunia.

Baca Juga :  Usai OTT KPK, PAN Klaim Kursi Wabup Lombok Barat, Pakar Pertanyakan Prioritas Etika di Tengah Krisis Kepercayaan

 

“Tingkat okupansi hotel di kawasan Mandalika mencapai 100 persen. Penerbangan tambahan juga habis terjual. Ini menunjukkan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal,” kata Maya.

 

 

Data Dinas Pariwisata NTB mencatat, tingkat hunian hotel di Pulau Lombok mencapai 93 persen, dengan Kota Mataram di angka 90 persen dan kawasan Mandalika penuh 100 persen selama akhir pekan balapan.

 

Selain itu, Bandara Internasional Lombok mencatat 44 penerbangan tambahan yang dioperasikan sejumlah maskapai, termasuk Garuda Indonesia, Citilink, AirAsia, Pelita Air, dan Wings Air. Lonjakan ini menandakan tingginya arus wisatawan menuju NTB selama gelaran MotoGP.

 

Penyelenggaraan tahun ini juga melibatkan lebih dari 2.000 pekerja lokal, mulai dari sektor perhotelan, transportasi, keamanan, hingga UMKM.

 

Ajang internasional ini tak hanya menghadirkan balapan spektakuler, tetapi juga menjadi ruang promosi budaya Sasak. Sejumlah atraksi lokal seperti tarian tradisional, pameran kerajinan, dan kuliner khas turut memeriahkan suasana di kawasan sirkuit.

 

“Kami ingin Mandalika dikenal bukan hanya karena balapannya, tapi juga karena kekayaan budaya dan keramahtamahan masyarakatnya,” ucap Maya.

 

 

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Troy Warokka menambahkan, tahun ini penyelenggaraan tidak hanya berfokus pada prestasi olahraga, tapi juga pada program sosial dan lingkungan (ESG) yang melibatkan masyarakat lokal.

Baca Juga :  Tuntutan Tak Pernah Ditanggapi Gubernur NTB, Mahasiswa Nekat Hadang Mobil Presiden

 

“Event ini bukan sekadar balapan, tapi momentum untuk memberi dampak sosial, budaya, dan ekonomi bagi masyarakat NTB,” ujar Troy.

 

 

Pada balapan utama kelas MotoGP™, pembalap Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing) tampil dominan dan meraih podium pertama, diikuti Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) dan Alex Marquez (BK8 Gresini Racing).

Juara Dunia 2025 Marc Marquez gagal finis setelah terjatuh pada lap pertama.

 

Di kelas Moto2, kemenangan diraih oleh D. Moreira (Italtrans Racing Team), disusul M. Gonzalez (LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP) dan I. Guevara (BLU CRU Pramac Yamaha Moto2).

Sementara di kelas Moto3, J. Rueda (Red Bull KTM Ajo) tampil gemilang dan mengunci gelar Juara Dunia 2025.

 

Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 menegaskan posisi Mandalika sebagai destinasi unggulan sport tourism Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah pusat, BUMN, dan masyarakat lokal menjadikan Mandalika bukan sekadar lokasi balapan, tetapi juga etalase potensi ekonomi dan budaya NTB.

 

“Dari Mandalika, untuk Indonesia dan dunia,” tutup Troy Warokka.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Permainan Proyek Sumur Bor Rp 40 Miliar di Dompu, BWS NTB Didesak Buka RAB
Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai
Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis
Dituding Menipu Jamaah Umroh di Media Sosial, Direktur PT Indah Haromain Anugrah Laporkan Dua Akun Facebook ke Polda NTB
KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA
Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda
Gerbong Besar di Mabes Polri Bergerak, Suyudi Rombak 14 PJU dan Mutasi 88 Pati-Pamen
Direktur Eksekutif Visi Indonesia: Suyudi Ario Seto Harus Jadikan Reformasi Polri sebagai Legacy Kepemimpinannya
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Dugaan Permainan Proyek Sumur Bor Rp 40 Miliar di Dompu, BWS NTB Didesak Buka RAB

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:42 WIB

KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda

Berita Terbaru