Nakhoda Baru Kosgoro 1957: Efan Limantika Sebut Sari Yuliati Bawa Harapan Segar

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Dompu, Efan Limantika (kanan), menyampaikan ucapan selamat kepada Ir. Hj. Sari Yuliati, MT (kiri), yang terpilih sebagai Ketua PPK Kosgoro 1957 periode 2026–2031. (Foto: Istimewa)

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Dompu, Efan Limantika (kanan), menyampaikan ucapan selamat kepada Ir. Hj. Sari Yuliati, MT (kiri), yang terpilih sebagai Ketua PPK Kosgoro 1957 periode 2026–2031. (Foto: Istimewa)

Dompu, Jejakdata.com – Sabtu, 6 Juni 2026. Dinamika kepemimpinan di tubuh Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 resmi memasuki babak baru setelah Sari Yuliati terpilih sebagai Ketua Umum periode 2026–2031. Langkah estafet kepemimpinan ini dinilai banyak pihak sebagai respons strategis organisasi dalam menghadapi tantangan geopolitik dan pemulihan ekonomi nasional yang menuntut peran aktif organisasi kemasyarakatan.

​Menanggapi hasil tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Dompu, Efan Limantika, memberikan apresiasi mendalam. Efan, yang juga merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan bahwa keterpilihan Sari Yuliati adalah momentum krusial bagi regenerasi organisasi pendiri Partai Golkar tersebut.

​”Atas nama keluarga besar Partai Golkar Kabupaten Dompu, kami menyampaikan selamat kepada Ibu Sari Yuliati. Amanah sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957 ini berada di tangan yang tepat. Kami meyakini kepemimpinan beliau mampu membawa organisasi ini semakin maju, solid, dan relevan dengan kebutuhan publik saat ini,” ujar Efan.

Baca Juga :  KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi'i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA

​Sebagai organisasi yang memiliki sejarah panjang dalam dunia kaderisasi, Kosgoro 1957 dituntut tidak hanya menjadi lumbung suara partai, melainkan juga inkubator lahirnya pemikir dan pemimpin masa depan. Narasi ini diperkuat oleh Efan yang melihat rekam jejak Sari Yuliati di panggung politik nasional sebagai modalitas utama.

​Menurut legislator asal Pulau Sumbawa tersebut, tantangan kontemporer yang dihadapi generasi muda saat ini memerlukan pendekatan organisasi yang lebih inklusif dan visioner.

​”Kami optimistis di bawah kepemimpinan Ibu Sari, Kosgoro 1957 akan intensif melakukan konsolidasi. Langkah ini penting untuk menjaga soliditas kader dari tingkat pusat hingga ke akar rumput di daerah, sekaligus memastikan program kerja organisasi dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tutur Efan.

Baca Juga :  Gempuran Skandal Dana Siluman DPRD NTB Makin Liar, Bram Mengaku Keluarganya Mulai Diincar

​Selain fokus pada pembenahan internal, narasi penguatan sinergi antara organisasi kekaryaan dengan induk partai menjadi sorotan utama. Efan menekankan bahwa indikator keberhasilan sebuah organisasi tidak lagi sekadar diukur dari megahnya struktur kepengurusan, melainkan dari efektivitas program kerja yang menyentuh sektor riil masyarakat.

​Ia menegaskan bahwa jajaran pengurus di tingkat daerah siap menyelaraskan langkah dengan kebijakan pengurus pusat, terutama dalam program pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan pemberdayaan ekonomi lokal.

​”Terpilihnya Ibu Sari Yuliati memberikan optimisme baru bagi seluruh kader. Kami di daerah siap mendukung dan mengimplementasikan program kerja pusat yang berorientasi pada penguatan kaderisasi serta pemberdayaan masyarakat. Ini adalah langkah nyata dalam menjaga semangat karya dan pengabdian yang menjadi identitas Kosgoro 1957,” pungkas Efan.(JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Permainan Proyek Sumur Bor Rp 40 Miliar di Dompu, BWS NTB Didesak Buka RAB
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, KAMMI Nilai Konsisten Perjuangkan Ekonomi Kerakyatan
Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai
Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis
Dituding Menipu Jamaah Umroh di Media Sosial, Direktur PT Indah Haromain Anugrah Laporkan Dua Akun Facebook ke Polda NTB
Rusdiansyah: Klaim Refly Harun Soal “Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah” Distorsi Pertimbangan MK
KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA
Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Dugaan Permainan Proyek Sumur Bor Rp 40 Miliar di Dompu, BWS NTB Didesak Buka RAB

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, KAMMI Nilai Konsisten Perjuangkan Ekonomi Kerakyatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Rusdiansyah: Klaim Refly Harun Soal “Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah” Distorsi Pertimbangan MK

Berita Terbaru