Lombok Tengah | Lombok Fokus – Direktur RSUD Praya, dr. Mamang Bagiansah, kembali menorehkan prestasi gemilang. Ia berhasil meraih ASN Tastura Award 2025 berkat kepemimpinannya yang humanis dan transformasional dalam membangun sistem pelayanan kesehatan modern di Lombok Tengah.
Penghargaan tersebut menjadi bukti keberhasilan reformasi birokrasi di RSUD Praya yang berorientasi pada mutu pelayanan dan kemajuan teknologi. Dalam ajang bergengsi ini, dr. Mamang mengangkat tema “Kepemimpinan Humanis dan Transformasi Digital Menuju Layanan Kesehatan Rujukan Paripurna di Lombok Tengah.”
“RSUD Praya ibarat kapal tua yang harus diperbaiki di tengah badai. Tapi dengan semangat kolektif, kami berbenah dari dalam dan menata ulang sistem agar lebih transparan, efisien, dan berorientasi pada pasien,” ujar dr. Mamang.
Di bawah kepemimpinannya, RSUD Praya berhasil menorehkan sederet capaian strategis. Setelah 26 tahun berstatus RS Tipe C, rumah sakit ini resmi naik kelas menjadi RS Tipe B pada Agustus 2025.
Kenaikan tersebut memungkinkan masyarakat Lombok Tengah mendapatkan layanan kesehatan rujukan kompleks tanpa harus ke Mataram.
Selain itu, RSUD Praya juga menghadirkan berbagai layanan spesialis baru seperti Bedah Saraf, Jantung, Paru, Hemodialisis, dan Endoskopi. Rumah sakit ini kini juga berstatus sebagai Rumah Sakit Pendidikan Afiliasi Fakultas Kedokteran Universitas Mataram.
Transformasi tidak hanya dilakukan pada aspek medis, tetapi juga tata kelola manajemen. Melalui tagline “Road to 5 Billion,” RSUD Praya berhasil meningkatkan efisiensi keuangan dan menekan utang jangka pendek.
Digitalisasi layanan diwujudkan lewat berbagai sistem modern seperti SIMRS DNA, e-Resep, e-Remunerasi, Electronic Rekam Medik, SMART-BLUD, dan SIPATUH.
Langkah ini tidak hanya mempercepat pelayanan, tetapi juga menjamin transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik.
Gerakan perubahan di RSUD Praya dirangkum dalam filosofi lokal “BERIUK MERIRI” yang berarti bersama-sama membenahi.
Filosofi ini menjadi spirit kolektif seluruh pegawai untuk memperkuat budaya kerja yang inovatif dan melayani dengan hati.
“Di RSUD Praya, kami percaya melayani dari hati akan selalu sampai ke hati,” tutur dr. Mamang.
Transformasi di RSUD Praya sejalan dengan visi pembangunan daerah, MASMIRAH (Maju, Sejahtera, dan Berakhlak).
Melalui program BERIUK NGESOP (New Generation Electronic SOP) dan budaya pelayanan prima “CARE TIANG”, RSUD Praya menjadi contoh nyata birokrasi yang profesional, terbuka, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
“Prestasi dr. Mamang mencerminkan semangat ASN Lombok Tengah yang terus berinovasi dan berintegritas. Kepemimpinan humanis seperti ini patut menjadi teladan bagi seluruh instansi,” ujarnya.









