CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pengurus FPP-NTB berdialog dengan jajaran Disperindag Provinsi NTB dalam audiensi terkait dugaan aktivitas usaha tanpa izin oleh CV Kecubung di Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Jumat (22/5/2026).

Foto: Pengurus FPP-NTB berdialog dengan jajaran Disperindag Provinsi NTB dalam audiensi terkait dugaan aktivitas usaha tanpa izin oleh CV Kecubung di Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Jumat (22/5/2026).

Mataram, Jejakdata.com – 22 Mei 2026. Front Pemuda Progresif Nusa Tenggara Barat (FPP-NTB) mendesak aparat penegak hukum dan Pemerintah Provinsi NTB segera mengusut dugaan aktivitas bongkar muat dan penampungan jagung tanpa izin yang dilakukan CV Kecubung di Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

Desakan itu mengemuka dalam audiensi FPP-NTB dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB, Jumat, 22 Mei 2026.

Ketua FPP-NTB Ahmad Husni mengatakan, berdasarkan keterangan yang diperoleh dalam audiensi tersebut, DPMPTSP NTB menyebut CV Kecubung belum terdaftar dan belum memiliki izin usaha resmi. DPMPTSP juga dikabarkan akan menerbitkan surat teguran terhadap aktivitas usaha yang diduga berjalan tanpa legalitas.

Baca Juga :  Disorot Soal Proyek Air Bersih, Bupati Lombok Utara Minta Hormati Proses Hukum

Di sisi lain, Disperindag NTB disebut tidak pernah menerima pengajuan maupun menerbitkan izin terkait aktivitas usaha yang dijalankan perusahaan tersebut. Informasi itu, menurut FPP-NTB, memperkuat dugaan adanya kegiatan usaha yang beroperasi di luar mekanisme perizinan yang berlaku.

“Jika benar tidak memiliki izin, maka aktivitas tersebut tidak boleh dibiarkan berlangsung. Semua pelaku usaha wajib tunduk pada aturan yang sama,” kata Husni.

FPP-NTB menilai dugaan aktivitas usaha tanpa izin bukan hanya persoalan administratif, tetapi juga berpotensi mengganggu tata kelola perdagangan, menciptakan persaingan usaha tidak sehat, serta merugikan daerah dari sisi pengawasan dan kepatuhan usaha.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi X DPR RI Warning: Potong Dana PIP, Siap-Siap Berhadapan dengan Hukum

Karena itu, organisasi tersebut meminta aparat penegak hukum segera melakukan investigasi lapangan untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum dalam aktivitas operasional CV Kecubung.

FPP-NTB juga mendesak Pemerintah Provinsi NTB memperketat pengawasan terhadap aktivitas pergudangan, penampungan hasil pertanian, dan bongkar muat komoditas agar tidak ada lagi perusahaan yang beroperasi tanpa legalitas resmi.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pemilik CV Kecubung melalui pesan WhatsApp guna memperoleh klarifikasi terkait dugaan yang disampaikan dalam audiensi tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan maupun respons atas pertanyaan yang diajukan.(JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Desa Sade Lombok Tengah, Wagub NTB Turun Lokasi dan Salurkan Bantuan
Kondisi Terkini Dusun Sade Lombok Usai Kebakaran: Rata dengan Tanah, Ratusan Warga Mengungsi
Pasca Kebakaran Rumah Adat Sade, Raffi Ahmad dan The Dudas-1 Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar
Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah
Diduga Hina Maulid Adat Bayan di FB, Akun “Nye Ot” Dilaporkan ke Polda NTB
Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,4 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan
BARA NTB Gelar Aksi Demonstrasi, Desak Direktur Utama Copot Kepala PLN Nusa Daya NTB
Rekam Jejak di Cabor Sorotan Utama: Iqbal Tidak Memenuhi Syarat Menjadi Kandidat Ketua KONI NTB
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Kebakaran Desa Sade Lombok Tengah, Wagub NTB Turun Lokasi dan Salurkan Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Kondisi Terkini Dusun Sade Lombok Usai Kebakaran: Rata dengan Tanah, Ratusan Warga Mengungsi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Pasca Kebakaran Rumah Adat Sade, Raffi Ahmad dan The Dudas-1 Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:17 WIB

Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Diduga Hina Maulid Adat Bayan di FB, Akun “Nye Ot” Dilaporkan ke Polda NTB

Berita Terbaru

Screenshot

Berita

Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah

Minggu, 23 Agu 2026 - 00:17 WIB