IMBI Mataram Ultimatum Gubernur NTB: Realisasi Tuntutan atau Aksi Lebih Besar

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Bima Mataram (IMBI) bersama perwakilan Pemerintah Provinsi NTB berfoto usai dialog di depan Kantor Gubernur NTB, Mataram, Senin (20/4/2026). Dialog dilakukan setelah aksi demonstrasi yang menuntut pemerataan pembangunan di Pulau Sumbawa.(JD09)

Foto: Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Bima Mataram (IMBI) bersama perwakilan Pemerintah Provinsi NTB berfoto usai dialog di depan Kantor Gubernur NTB, Mataram, Senin (20/4/2026). Dialog dilakukan setelah aksi demonstrasi yang menuntut pemerataan pembangunan di Pulau Sumbawa.(JD09)

Mataram, Jejakdata.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Bima Mataram (IMBI) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin, 20 April 2026. Aksi tersebut sempat diwarnai ketegangan antara massa dan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta kepolisian.

Kericuhan terjadi setelah massa aksi menuntut agar Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, menemui mereka secara langsung. Namun, gubernur disebut tidak berada di kantor. Situasi memanas ketika massa berupaya masuk hingga ke depan ruang kerja gubernur dan melakukan orasi secara bergantian.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan aksi, Bung Ade, menilai pemerintah provinsi tidak peka terhadap kondisi di Pulau Sumbawa. Ia menyebut wilayah tersebut seolah terpinggirkan dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :  Hanya Tiga Tersangka, LSM Soroti Kasus Dana Siluman DPRD NTB

“Banyak jalan provinsi yang belum diperbaiki, lapangan kerja masih minim, angka kemiskinan meningkat, pendidikan belum merata, dan ekonomi semakin lesu,” kata Ade dalam orasinya.

Setelah aksi berlangsung, perwakilan Pemerintah Provinsi NTB, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB Fathul Gani, menemui massa dan membuka dialog. Ia menyatakan pemerintah menerima aspirasi yang disampaikan dan berjanji akan menyampaikannya kepada pimpinan daerah.

Fatul juga menyebutkan bahwa pihaknya berkomitmen menjadwalkan pertemuan antara IMBI Mataram dengan gubernur dan wakil gubernur pada Senin, 27 April 2026.

Sementara itu, Ketua IMBI Mataram, Rizal Muhaimin, menegaskan bahwa pihaknya akan menggelar aksi lanjutan dengan skala lebih besar apabila tuntutan mereka tidak direspons secara konkret.

Baca Juga :  Pesantren Jangan Dihakimi: Memperkuat Perlindungan Anak Tanpa Menghilangkan Jasa Besar Pesantren

Adapun tuntutan yang disampaikan IMBI Mataram meliputi:

  1. Mendesak Pemerintah Provinsi NTB segera mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur jalan dan jaringan di seluruh wilayah Kabupaten Bima.2.
  2. Menuntut penyediaan layanan pendidikan dan kesehatan gratis tanpa syarat.
  3. Mendesak pemerintah menghentikan kenaikan harga tiket transportasi yang dinilai tidak wajar, terutama saat musim mudik.
  4. Menuntut kebijakan konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor agraris, termasuk perlindungan dan pemberdayaan komoditas lokal.
  5. Menolak praktik pemutusan hubungan kerja (PHK) massal serta menuntut pemberian upah yang layak bagi pekerja.

Aksi berakhir setelah dialog berlangsung, dengan pengawalan aparat keamanan.(JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Lombok Barat Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT, Bungkam Saat Digiring Penyidik
Dari Bos Perumda Air Minum ke Kursi Bupati, Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK, Berapa Hartanya?
KPK Konfirmasi OTT Bupati Lombok Barat
OTT KPK Guncang Lombok Barat, Lima Orang Diamankan, Malam Ini Dibawa ke Jakarta
KPK Segel Ruang Kerja Bupati Lombok Barat dan Kepala Dinas PUPRPKP
Lamban Memburu Buron Sabu Setengah Kilo, Polda NTB Didesak Ambil Alih Kasus DPO Firdaus
Falsafah Budaya Jadi Kompas Moral, Pengurus GAKADA BIDOM Pulau Lombok Resmi Dilantik
Dugaan Kongkalikong Anggaran Sewa Mobil Listrik NTB, Jaksa Mulai Kumpulkan Bukti
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 23:30 WIB

Bupati Lombok Barat Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT, Bungkam Saat Digiring Penyidik

Senin, 20 Juli 2026 - 17:49 WIB

Dari Bos Perumda Air Minum ke Kursi Bupati, Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK, Berapa Hartanya?

Senin, 20 Juli 2026 - 16:37 WIB

KPK Konfirmasi OTT Bupati Lombok Barat

Senin, 20 Juli 2026 - 14:50 WIB

OTT KPK Guncang Lombok Barat, Lima Orang Diamankan, Malam Ini Dibawa ke Jakarta

Senin, 20 Juli 2026 - 12:39 WIB

KPK Segel Ruang Kerja Bupati Lombok Barat dan Kepala Dinas PUPRPKP

Berita Terbaru

Foto : Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini

Berita

KPK Konfirmasi OTT Bupati Lombok Barat

Senin, 20 Jul 2026 - 16:37 WIB