Mataram, Jejakdata.com – Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menyambut 1.778 mahasiswa baru jenjang sarjana dalam pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 di kampus setempat, Senin, 21 September 2026. PKKMB ini menjadi fase pengenalan akademik, organisasi, serta nilai kebangsaan dan karakter mahasiswa.
Rektor UMMAT Abdul Wahab menyampaikan bahwa pada tahun akademik ini kampus kembali menerima mahasiswa asing. Sebanyak lima mahasiswa baru asal Sudan bergabung dengan skema biaya mandiri (full paid).
“Mereka menanggung sendiri seluruh biaya, mulai dari SPP, uang pembangunan, transportasi, hingga biaya hidup,” ujar Abdul Wahab di ruang kerjanya, Senin.
Kelima mahasiswa Sudan tersebut tersebar di tiga program studi, yakni Farmasi, Ekonomi Syariah, dan Administrasi Bisnis. Dengan masuknya mahasiswa baru ini, total mahasiswa internasional yang menempuh studi di UMMAT kini mencapai 21 orang dari empat negara: Ghana, Nigeria, Yaman, dan Sudan.
Menurut Abdul Wahab, keberadaan mahasiswa asing ini mempertegas posisi UMMAT dalam persaingan pendidikan tinggi global. Ia pun mendorong para mahasiswa baru untuk mengejar prestasi akademik dan non-akademik, aktif berorganisasi, serta melanjutkan pendidikan hingga jenjang pascasarjana.
Hingga saat ini, UMMAT mencatat sedikitnya sembilan program studi yang telah mengantongi akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) maupun Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Program studi berpredikat Unggul tersebut meliputi:
- Fakultas Teknik: S-1 Teknik Pertambangan
- Fakultas Pertanian: S-1 Teknik Pertanian
- FISIPOL: S-1 Administrasi Publik dan S-1 Ilmu Pemerintahan
- FKIP: S-1 Pendidikan Bahasa Inggris, S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta S-1 PPKn
- Fakultas Agama Islam: S-1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Pihak rektorat saat ini tengah bersiap menghadapi asesmen lapangan untuk meraih Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Unggul. “Kami sedang proses dan tinggal menunggu akreditasi lapangan. Diharapkan status Unggul untuk perguruan tinggi ini bisa keluar tahun ini,” kata Abdul Wahab.(JD88)









