Mataram, Jejakdata.com – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Muhammadiyah Mataram periode 2026–2027 resmi dilantik di Aula Museum NTB, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri kader HMI, tamu undangan, serta sejumlah tokoh mahasiswa yang memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru dalam menjalankan roda organisasi ke depan.
Ketua Umum HMI Komisariat Universitas Muhammadiyah Mataram, Edi Putra, dalam sambutannya menegaskan komitmen organisasi untuk terus mengawal berbagai kebijakan pemerintah sebagai bagian dari tanggung jawab moral kader HMI dalam mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan diridhai Allah SWT.
Menurutnya, HMI tidak hanya berperan sebagai organisasi kaderisasi intelektual, tetapi juga memiliki posisi strategis dalam memastikan kebijakan publik tetap berpihak kepada kepentingan rakyat.
Edi menjelaskan, sebagian besar kader HMI Komisariat Universitas Muhammadiyah Mataram berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang memiliki dasar keilmuan terkait pemerintahan dan administrasi negara. Bekal akademik tersebut, kata dia, diharapkan mampu mendorong kader untuk memahami sekaligus mengkritisi setiap kebijakan pemerintah, terutama ketika kebijakan tersebut dinilai tidak berpihak kepada masyarakat kecil.
Ia juga menegaskan bahwa komisariat siap mengambil peran dalam menyuarakan aspirasi masyarakat apabila struktur organisasi di tingkat yang lebih tinggi tidak melakukannya.
“Apabila BADKO maupun cabang tidak berani menyuarakan kepentingan rakyat, maka kami pastikan komisariat yang akan turun langsung ke jalan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat,” tegasnya di hadapan para kader dan tamu undangan.
Dalam kepemimpinannya, Edi mengusung tagline “HMI BERANI” sebagai simbol keberanian kader dalam berpikir kritis, bersikap tegas, serta konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat, nilai-nilai keislaman, dan keindonesiaan.
Menutup sambutannya, Edi mengutip pemikiran tokoh politik dunia, Niccolò Machiavelli, tentang karakter kepemimpinan. Ia menyebut seorang pemimpin harus memiliki kecerdikan sekaligus keberanian.
“Seorang pemimpin harus lincah dan cerdik seperti rubah agar mampu mengelabui serigala, serta berani seperti singa yang mampu menakuti serigala,” ujarnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi awal baru bagi HMI Komisariat Universitas Muhammadiyah Mataram untuk terus berkontribusi dalam dinamika intelektual, sosial, dan politik, khususnya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat serta menjaga nilai-nilai keadilan di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara. (JD09)









