‎Kepsek SMPN 1 Terara Minta Maaf Atas Viralnya Video Siswi Hina Makanan MBG

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur jejakdata.com/ – Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Terara angkat bicara setelah mengetahui dua orang siswanya viral di sosial media Facebook dengan kalimat menghina makana dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menggunakan bahasa yang tidak sopan.

‎Kepsek SMPN 1 Terara Muh. Zaini mengatakan permohonan maafnya atas kejadian yang menimpa tiga orang siswanya.

‎”Saya atas nama pimpinan SMPN dan semua perangkat kerja SMP 1 Terara mengucapkan permohonan maaf. ini sangat kita hindari dengan berbagai pembinaan dari sekolah,” ujar Zaini pada Jumat, 19 Oktober 2025.

‎Sebenarnya ini tidak akan viral kalau tidak ada pihak luar yang menyebarkan vidio ini, sehingga dalam waktu singkat vidio tersebut bisa menyebar luas di semua sosial media.

Baca Juga :  Situs Dishub Sumbawa Disusupi, Jadi Media Penjualan Obat Aborsi

“Kami mengakui, atas kejadian ini nama baik Terara, Lotim lombok bahkan NTB menjadi tercoreng,” lanjutnya.

‎Sedangkan Pemda Lombok Timur melalui UPTD PPA pada DP3AKB Lombok Timur bergerak cepat dalam menanggapi viralnya vidio tersebut.

Unit UPTD PPA langsung menuju sekolah dan melakukan pendampingan dan asesmen awal. “mengetahui vidio tersebut, kami bersama tim langsung ke sekolah menemui anak-anak itu untuk asesmen awal,” jelas Yuli.

‎Lanjut Yuli, asesmen ini sebagai langkah awal dan nyata bagi unit PPA untuk mengetahui kronologi dan alasan siswi itu bisa melakukan hal demikian, dan tindakan asesmen ini adalah langkah awal kami melindungi hak dari semua anak yang ada di Lombok Timur.

Baca Juga :  Pembalap Nasional Siap Gaspol di Mandalika Festival of Speed Putaran 3

‎”Kami di PPA akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk pemberian sanksi yang mendidik, tidak boleh dengan kekerasan serta menjamin hak keberlangsungan pendidikan untu siswi itu,” lanjut Yuli.

“Saat ini, ke tiga siswi itu adalah korban sosial media dari oknum yang memviralkan vidio itu,” ujarnya.

“Yang jelas, siswi-siswi itu berasal dari keluarga yang broken home, sebagai langkah awal kami menyarankan pihak sekolah untuk meminta siswi tersebut membuat vidio permohonan maaf,” tutup Yuli.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Alami Cacat Permanen, Garda Satu Soroti Lambannya Respons Satgas MBG
Lamar Kerja di Facebook, Mahasiswi Disekap dan Diperkosa 3 Hari
Rakyat Desa Tidak Hidup dari Dolar, Tapi dari Harga Beras
Proyek Irigasi Inpres BBWS NT I di Dompu Dilaporkan ke Polda NTB, Dugaan Penyimpangan Disorot
Gelombang Petisi di Car Free Day Udayana, KEPAK NTB Dorong Hakim Tipikor Panggil Gubernur NTB
Gubernur NTB Disarankan Edukasi Diri Sebelum Edukasi Publik
KEPAK NTB Demo Kejati, Desak Usut Aktor Kunci Kasus Gratifikasi DPRD
Bau Anyir Dana Siluman di NTB: Menanti Nyali Jaksa Memanggil Gubernur
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:43 WIB

Korban Alami Cacat Permanen, Garda Satu Soroti Lambannya Respons Satgas MBG

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:02 WIB

Lamar Kerja di Facebook, Mahasiswi Disekap dan Diperkosa 3 Hari

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:54 WIB

Rakyat Desa Tidak Hidup dari Dolar, Tapi dari Harga Beras

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:57 WIB

Proyek Irigasi Inpres BBWS NT I di Dompu Dilaporkan ke Polda NTB, Dugaan Penyimpangan Disorot

Minggu, 26 April 2026 - 11:49 WIB

Gelombang Petisi di Car Free Day Udayana, KEPAK NTB Dorong Hakim Tipikor Panggil Gubernur NTB

Berita Terbaru

Foto: Suasana pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) perdana di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, tepat di depan Stasiun LRT Jabodebek Rasuna Said. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan ini mulai Minggu (17/5/2026) guna melakukan evaluasi teknis dan penataan fasilitas publik.

Nasional

CFD Rasuna Said Dihentikan Sementara, Ada Apa?

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:51 WIB

Foto: Direktur Eksekutif Visi Indonesia, Rusdiansyah, SH., MH.

Berita

Rakyat Desa Tidak Hidup dari Dolar, Tapi dari Harga Beras

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:54 WIB