Jejakdata, Mataram – 28 November 2025. DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Nusa Tenggara Barat memberikan klarifikasi atas berbagai kritikan dari kalangan organisasi Kepemudaan (OKP) NTB, terkait pencalonan Baihaqi dalam Musyawarah Daerah (Musda) PSSI NTB. KNPI menilai perlu adanya pelurusan informasi agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah publik.
Sekretaris DPD KNPI NTB, Edi Kurniawansyah, menegaskan bahwa pihaknya menghargai setiap kritik dari organisasi kepemudaan, termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Bali-Nusra. Menurutnya, kritik merupakan bagian dari dinamika demokrasi, namun idealnya disampaikan secara objektif, berimbang, dan berbasis fakta.
“Kritik itu wajar dan sehat, tetapi harus ditempatkan dalam kerangka objektivitas. Jangan sampai menimbulkan persepsi yang keliru,” ujarnya.
Soal Pencalonan Baihaqi di PSSI. Menanggapi sorotan mengenai layak atau tidaknya Baihaqi memimpin PSSI NTB, KNPI menegaskan bahwa hak pencalonan adalah hak setiap warga organisasi olahraga selama memenuhi syarat statuta. Layak atau tidaknya seorang calon, kata Edi, merupakan ranah peserta Musda, bukan opini sepihak.
Ia juga menyoroti rekam jejak Baihaqi selama memimpin KNPI NTB yang dinilai memiliki kemampuan leadership, komunikasi, dan koordinasi yang baik dengan berbagai OKP. Kolaborasi yang dibangun pun disebutnya inklusif dan partisipatif.
“Dalam konteks PSSI, beliau memiliki kompetensi dan pemahaman di bidang olahraga. Banyak pihak juga telah memberikan dukungan konsisten kepada beliau,” ujar Edi.
Terkait Isu Pemeriksaan Dana Hibah
Menanggapi desakan beberapa pihak terkait pemeriksaan dana hibah, KNPI NTB menyatakan siap mengikuti proses hukum dan audit apa pun dari aparat penegak hukum.
“Tuduhan tersebut masih berupa dugaan. Tidak boleh digiring menjadi vonis sebelum ada proses hukum yang sah. KNPI selalu siap membuka data dan memberikan keterangan,” jelasnya.
Ajak Pemuda Jaga Kondusivitas
Di akhir pernyataannya, KNPI NTB mengajak seluruh elemen pemuda menjaga kondusivitas, memperkuat kolaborasi, serta mengedepankan dialog konstruktif.
“KNPI tetap menjadi rumah bersama bagi seluruh OKP. Mari jaga suasana agar tetap kondusif,” tutup Edi. (JD09)









