Tender Sempat Molor, Sekolah Rakyat Rp250 Miliar di Lombok Utara Kini Tahap Pelaksanaan

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, Jejakdata.com – Sabtu, 14 Februari 2026. Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp250 miliar dari APBN untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Gumantar, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Proyek tersebut merupakan bagian dari program nasional yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 8.

Paket pekerjaan konstruksi telah menyelesaikan proses lelang melalui Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) NTB dan akan segera memasuki tahap pembangunan fisik. Sekolah akan berdiri di lahan sekitar 6,5–6,7 hektare dan dikerjakan langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan sistem multiyears (tahun jamak).

Kepala Dinas Sosial NTB, Nunung Trianingsih, menjelaskan pemerintah daerah hanya berperan menyediakan lahan, perizinan, serta memfasilitasi tenaga pendidik, sedangkan seluruh pekerjaan fisik menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

Baca Juga :  Kasta NTB dan Perhimpunan Pemuda Sasak Desak Kejati NTB Periksa 13 Anggota DPRD, Tim Transisi, dan Kepala BPKAD Terkait Dana Siluman

Menurutnya, kawasan pendidikan ini dirancang sebagai kompleks terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu lokasi. Fasilitas yang disiapkan meliputi ruang kelas, laboratorium, asrama, lapangan olahraga, kantin, serta tempat ibadah.

Seluruh lahan telah melalui proses survei oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Sosial. Saat ini pemerintah provinsi masih melengkapi kebutuhan tenaga kependidikan.

Sekolah Rakyat di Gumantar menjadi proyek tahap pertama di NTB. Pembangunan serupa direncanakan menyusul di Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, serta Panda di Kabupaten Bima pada tahap berikutnya.

Baca Juga :  Skandal 343 Dapur Gizi NTB: KNPI Desak Penutupan Permanen dan Seret Vendor ke Ranah Pidana

Pemerintah menargetkan pembangunan dapat rampung sebelum tahun ajaran baru agar siswa dari sekolah rakyat sementara dapat segera menempati fasilitas baru.

Informasi lelang proyek

Berdasarkan data LPSE Kementerian Pekerjaan Umum hingga awal 2026, paket Manajemen Konstruksi Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi NTB merupakan proyek strategis kementerian dengan nilai sekitar Rp250 miliar. Proyek sempat mengalami keterlambatan proses tender pada akhir 2025, namun kini telah memasuki tahap pelaksanaan.

Hingga laporan terakhir, proyek masih dalam tahap awal pembangunan dan belum sepenuhnya beroperasi. Sistem pelaksanaan menggunakan kontrak tahun jamak dengan pengerjaan bertahap hingga tahun depan.(JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aroma Kongkalikong Tender Proyek Sekolah Rp 250 Miliar di NTB, KPK Diminta Turun Tangan
CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan
PWPM NTB Ajak Pemuda NTB Sampaikan Statement Positif di Medsos
Korban Alami Cacat Permanen, Garda Satu Soroti Lambannya Respons Satgas MBG
Lamar Kerja di Facebook, Mahasiswi Disekap dan Diperkosa 3 Hari
Trump Buang Jejak China Sebelum Pulang, Diplomasi atau Paranoia Politik?
Rakyat Desa Tidak Hidup dari Dolar, Tapi dari Harga Beras
Proyek Irigasi Inpres BBWS NT I di Dompu Dilaporkan ke Polda NTB, Dugaan Penyimpangan Disorot
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:50 WIB

Aroma Kongkalikong Tender Proyek Sekolah Rp 250 Miliar di NTB, KPK Diminta Turun Tangan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:45 WIB

CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:15 WIB

PWPM NTB Ajak Pemuda NTB Sampaikan Statement Positif di Medsos

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:43 WIB

Korban Alami Cacat Permanen, Garda Satu Soroti Lambannya Respons Satgas MBG

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:02 WIB

Lamar Kerja di Facebook, Mahasiswi Disekap dan Diperkosa 3 Hari

Berita Terbaru