Falsafah Budaya Jadi Kompas Moral, Pengurus GAKADA BIDOM Pulau Lombok Resmi Dilantik

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus baru GAKADA BIDOM Pulau Lombok berjejer di panggung dalam momen bersejarah pelantikan mereka di Mataram. Dengan semangat falsafah

Pengurus baru GAKADA BIDOM Pulau Lombok berjejer di panggung dalam momen bersejarah pelantikan mereka di Mataram. Dengan semangat falsafah "Maja Labo Dahu" dan prinsip "Nggahi Rawi Pahu," kepengurusan yang dinakhodai Arif Kurniadin ini berkomitmen menjaga moralitas dan mewujudkan aksi nyata bagi daerah selama di perantauan. (Foto: Dok.Media GAKADA BIDOM)

Mataram, Jejakdata.com – Rabu, 18 Juli 2026. Aula Museum NTB di Kota Mataram menjadi saksi prosesi pelantikan pengurus Gabungan Kawula Muda Bima-Dompu (GAKADA BIDOM) Pulau Lombok untuk masa bakti 2026–2031. Prosesi sakral ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari perwakilan Pemerintah Provinsi NTB, aparat TNI-Polri, tokoh adat, hingga ratusan mahasiswa perantauan asal Bima dan Dompu.

Pelantikan yang dipimpin oleh Assoc. Prof. Junaidin, M.Pd. ini mengukuhkan jajaran pengurus inti yang dinakhodai oleh Arif Kurniadin sebagai Ketua Umum, didampingi Adnan sebagai Sekretaris, dan Muhmud sebagai Bendahara.

Pada periode ini, GAKADA BIDOM mengusung visi besar yang sarat akan nilai luhur: “Membumikan Maja Labo Dahu, Mengawal Kemajuan Daerah Lewat Nggahi Rawi Pahu”.

Baca Juga :  ‎Warga Lotim Kecam Aksi Dua Siswi Viral Karena Menghina Makanan MBG

Bagi kepengurusan baru, falsafah Maja Labo Dahu (Malu dan Takut) bukan sekadar slogan musiman. Nilai budaya ini diintegrasikan sebagai landasan etika dan moral organisasi.

Dengan memegang teguh rasa malu terhadap sesama dan rasa takut kepada Tuhan, seluruh kader GAKADA BIDOM berkomitmen penuh untuk menjaga integritas, meredam potensi konflik, serta menjaga kehormatan tanah kelahiran selama menempuh studi atau berkarier di Pulau Lombok.

Selain penguatan moral internal, organisasi pemuda ini juga menekankan pentingnya prinsip Nggahi Rawi Pahu sebuah konsep yang menuntut keselarasan total antara ucapan dan perbuatan.

Dalam pidato pertamanya, Ketua Umum GAKADA BIDOM, Arif Kurniadin, menegaskan bahwa orientasi organisasi ke depan akan bergeser dari sekadar wacana menuju gerakan konkret. Program kerja yang dirancang akan menyasar langsung kebutuhan masyarakat melalui sektor sosial, pendidikan, serta pengembangan ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Kasus Sabu 535 Gram di Talabiu, Kapolda NTB Didesak Ambil Alih Penanganan

Perpaduan kedua falsafah Bima-Dompu tersebut melahirkan komitmen organisasi untuk memposisikan diri sebagai mitra strategis sekaligus kontrol sosial bagi jalannya pemerintahan.

Kehadiran jajaran Pemprov NTB serta perwakilan Korem 162/WB dan Polda NTB dalam acara ini disambut sebagai sinyal positif untuk kolaborasi di masa depan. GAKADA BIDOM Pulau Lombok siap bersinergi dalam mengawal arah pembangunan di Nusa Tenggara Barat, di mana setiap aspirasi publik akan disampaikan secara beretika berbasis Maja Labo Dahu, dan dikawal melalui kerja-kerja nyata berlandaskan Nggahi Rawi Pahu.(JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Kongkalikong Anggaran Sewa Mobil Listrik NTB, Jaksa Mulai Kumpulkan Bukti
Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU
Febrie Adriansyah Mundur sebagai Jampidsus, Kejagung Sebut Demi Jaga Integritas Penegakan Hukum
Tuntutan Tak Pernah Ditanggapi Gubernur NTB, Mahasiswa Nekat Hadang Mobil Presiden
Poros Pemuda NTB Demo BP2JK dan Kejati, Tuntut Usut Tuntas Praktik Monopoli Tender
Bupati Langkat Terjaring OTT KPK, Langkat Kembali Masuk Pusaran Korupsi Kepala Daerah
Bongkar Sindikat Mataram-Tuban! Polda NTB Diminta Sikat Habis Jaringan DPO Sabu 535 Gram di Bima.
Kasus Sabu 535 Gram di Talabiu, Kapolda NTB Didesak Ambil Alih Penanganan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:18 WIB

Falsafah Budaya Jadi Kompas Moral, Pengurus GAKADA BIDOM Pulau Lombok Resmi Dilantik

Senin, 13 Juli 2026 - 20:28 WIB

Dugaan Kongkalikong Anggaran Sewa Mobil Listrik NTB, Jaksa Mulai Kumpulkan Bukti

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:30 WIB

Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:55 WIB

Febrie Adriansyah Mundur sebagai Jampidsus, Kejagung Sebut Demi Jaga Integritas Penegakan Hukum

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:28 WIB

Poros Pemuda NTB Demo BP2JK dan Kejati, Tuntut Usut Tuntas Praktik Monopoli Tender

Berita Terbaru