Bongkar Sindikat Mataram-Tuban! Polda NTB Diminta Sikat Habis Jaringan DPO Sabu 535 Gram di Bima.

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua dan Sekertaris Gabungan Kawula Muda Bima Dompu Pulau Lombok (GAKADA BIDOM).

Foto: Ketua dan Sekertaris Gabungan Kawula Muda Bima Dompu Pulau Lombok (GAKADA BIDOM).

Mataram, Jejakdata.com – Gabungan Kawula Muda Bima Dompu – Pulau Lombok (GAKADA BIDOM-Pulau Lombok) mendesak Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) untuk mengambil alih proses pengejaran Firdaus, tersangka utama sekaligus buron kasus kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 535 gram di Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Ketua Umum GAKADA BIDOM-Pulau Lombok, Arif Kurniadin, mengapresiasi langkah Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bima yang akhirnya resmi menetapkan Firdaus ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kendati demikian, ia menilai status DPO tersebut belum menjadi jaminan tersangka akan segera tertangkap tanpa adanya intervensi kekuatan yang lebih besar.

Baca Juga :  Al Arif Rahmansyah Laporkan Dugaan Penipuan Oknum PPK Dikbud NTB ke Polisi

“Kami hargai Polres Bima yang akhirnya menetapkan Firdaus sebagai buronan setelah lebih dari dua minggu penyelidikan. Namun, kami tidak ingin pengejaran ini berjalan lambat. Barang bukti seberat 535 gram bukan jumlah kecil, dan Firdaus adalah otak penerimaan di Bima yang harus segera mempertanggungjawabkannya,” ujar Arif dalam keterangannya, Jum,at, 3 Juli 2026.

Menurut Arif, keterlibatan langsung Polda NTB sangat krusial mengingat kasus ini diduga kuat melibatkan jaringan pengedar lintas daerah dan lintas provinsi. Penanganan di tingkat polda dinilai dapat mempersempit ruang gerak tersangka serta memutus potensi adanya perlindungan dari pihak-pihak tertentu.

Baca Juga :  Polsek Gunungsari Kawal Upacara Metatah Massal di Pura Gunung Agung

“Kami mendesak Kapolda NTB segera mengambil alih atau setidaknya mengawasi langsung operasi pengejaran ini. Kami ingin seluruh jaringan yang menghubungkan Mataram, Bima, hingga Tuban di Jawa Timur dibongkar habis. Jangan biarkan status DPO ini hanya menjadi simbol tanpa hasil nyata,” kata Arif menegaskan.(JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BARA NTB Gelar Aksi Demonstrasi, Desak Direktur Utama Copot Kepala PLN Nusa Daya NTB
Rekam Jejak di Cabor Sorotan Utama: Iqbal Tidak Memenuhi Syarat Menjadi Kandidat Ketua KONI NTB
Hitam Melawan Mendesak Polres Bima Tuntaskan Kasus Tabrak Lari Ibunda Nurita
Sarat Konflik Kepentingan, HMI Minta Gubernur NTB Urus Janji Politik Dibanding KONI
Terganjal Anggaran Pusat, Pembangunan Gedung Baru DPRD NTB Bakal Terlambat?
KPK-PD Desak APH Usut Proyek Revitalisasi Sekolah dan Pengadaan Mobil Bor Rp5,3 Miliar di Bima
Bursa KONI NTB Memanas: Mori Hanafi Siap Hadapi Persaingan Terbuka.
Peringati HUT Ke-1 Serentak, DPD PRI NTB Targetkan Keterwakilan Penuh di DPRD hingga DPR RI
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:36 WIB

BARA NTB Gelar Aksi Demonstrasi, Desak Direktur Utama Copot Kepala PLN Nusa Daya NTB

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Rekam Jejak di Cabor Sorotan Utama: Iqbal Tidak Memenuhi Syarat Menjadi Kandidat Ketua KONI NTB

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Hitam Melawan Mendesak Polres Bima Tuntaskan Kasus Tabrak Lari Ibunda Nurita

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Sarat Konflik Kepentingan, HMI Minta Gubernur NTB Urus Janji Politik Dibanding KONI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Terganjal Anggaran Pusat, Pembangunan Gedung Baru DPRD NTB Bakal Terlambat?

Berita Terbaru