Mori Hanafi Ungkap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Berpeluang Dapat SK DPD NasDem

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPW Partai NasDem NTB, Mori Hanafi.(Foto: Dok. Istimewa)

Ketua DPW Partai NasDem NTB, Mori Hanafi.(Foto: Dok. Istimewa)

Mataram, Jejakdata.com – Jum,at, 26 Juni 2026. Momentum Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang digelar di Hotel Golden Palace, Kota Mataram, menyisakan teka-teki bagi struktur kepengurusan di Kabupaten Bima dan Kota Mataram. Dari total 10 kabupaten/kota yang ada di NTB, hanya Surat Keputusan (SK) kepengurusan untuk DPD Kabupaten Bima dan DPD Kota Mataram yang hingga saat ini belum diterbitkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

​Dalam agenda Rakerwil tersebut Saan Mustofa, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai NasDem hadir secara langsung untuk melantik sejumlah nakhoda baru daerah, di antaranya Ketua DPD Kabupaten Dompu dan Ketua DPD Kabupaten Lombok Timur. Belum keluarnya SK untuk Kabupaten Bima dan Kota Mataram mempertegas bahwa proses penggodokan figur di kedua wilayah tersebut masih berjalan alot di tingkat pusat.

​Ketua DPW Partai NasDem NTB, Mori Hanafi, menjelaskan bahwa proses panjang ini merupakan kelanjutan dari rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang sebenarnya telah rampung dilaksanakan pada April 2026 lalu. Kendati tahapan uji kelayakan telah selesai sejak dua bulan lalu, DPP Partai NasDem dilaporkan masih melakukan pengkajian mendalam terhadap sejumlah aspek krusial sebelum menetapkan keputusan final.

Baca Juga :  Bongkar Sindikat Mataram-Tuban! Polda NTB Diminta Sikat Habis Jaringan DPO Sabu 535 Gram di Bima.

​”Tahapan fit and proper test memang sudah selesai dilakukan pada April lalu. Namun, DPP belum memutuskan (untuk Bima dan Kota Mataram) karena masih ada beberapa alternatif nama dan posisi saat ini masih dalam tahap pertimbangan komprehensif. Pertimbangan tersebut meliputi aspek kapasitas, senioritas, serta kapabilitas kemampuan personal. Selain itu, jabatan politik yang sedang atau pernah diemban juga menjadi variabel penentu yang signifikan,” ujar Mori Hanafi saat dikonfirmasi di sela-sela agenda Rakerwil.

​Khusus untuk konstelasi politik di Kabupaten Bima, bursa kandidat dilaporkan mengalami pergeseran menyusul kepastian mundurnya mantan Ketua DPD NasDem Kabupaten Bima, Raihan Anwar. Tokoh yang akrab disapa Bang Rei tersebut dipastikan tidak lagi terlibat dalam rangkaian proses penjaringan pasca-uji kelayakan.

Baca Juga :  Tri Jelajahi Lombok, Bawa Sinyal Cepat dan Solusi Digital Buat Anak Muda NTB

​”Bang Raihan sudah tidak ikut serta dalam bursa. Beliau menyatakan telah mundur dari proses seleksi tersebut,” tegas Mori Hanafi.

​Kendati demikian, dinamika internal di Kabupaten Bima tetap kompetitif dengan adanya beberapa nama alternatif yang saat ini tengah dicermati secara ketat oleh tim penjaringan pusat. Di antara nama-nama yang mengemuka, figur yang saat ini tengah mengemban jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima dinilai memiliki peluang yang cukup besar untuk mengantongi rekomendasi dan SK dari DPP.

​Sementara itu, situasi politik di Kota Mataram dilaporkan menunjukkan pola yang serupa. Pasca-uji kelayakan April 2026, DPP Partai NasDem masih menimbang beberapa nama potensial secara objektif. Menurut Mori, prioritas utama penilaian tetap ditekankan pada figur-figur yang dinilai memiliki basis kultural struktural serta memegang posisi atau jabatan politik strategis.(JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA
Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda
Gerbong Besar di Mabes Polri Bergerak, Suyudi Rombak 14 PJU dan Mutasi 88 Pati-Pamen
Direktur Eksekutif Visi Indonesia: Suyudi Ario Seto Harus Jadikan Reformasi Polri sebagai Legacy Kepemimpinannya
Dinilai Mencekik Masyarakat, Fraksi Demokrat Keberatan Tarif Retribusi IPR Dalam Raperda
Aksi Jilid V, KPK-PD Minta Kejati dan Polda NTB Cek Fisik Bangunan Sekolah Hasil Revitalisasi di Bima
GERPOSI Minta Polda NTB Bentuk Tim Khusus Usut Dana Pokir Isvie dan Muzihir
Badko HMI Bali-Nusra Layangkan Mosi Tidak Percaya ke Kejati, Alihkan Laporan Mafia Tanah Pantai Amahami ke Polda NTB
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:42 WIB

KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Gerbong Besar di Mabes Polri Bergerak, Suyudi Rombak 14 PJU dan Mutasi 88 Pati-Pamen

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Direktur Eksekutif Visi Indonesia: Suyudi Ario Seto Harus Jadikan Reformasi Polri sebagai Legacy Kepemimpinannya

Sabtu, 19 September 2026 - 09:39 WIB

Aksi Jilid V, KPK-PD Minta Kejati dan Polda NTB Cek Fisik Bangunan Sekolah Hasil Revitalisasi di Bima

Berita Terbaru

Foto: Caca Handika, SPD., MPD. Ketua Umum Badko HMI Bali-Nusra(Dok.Istimewa)

Opini

Membongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Bima Bermartabat

Jumat, 2 Okt 2026 - 17:17 WIB