Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Mabes Polri

Foto : Mabes Polri

Jejakdata.com | Jakarta, 3 Oktober 2026 — Gerbong besar pergantian pimpinan kewilayahan bergerak pada awal kepemimpinan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Melalui Surat Telegram Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, Kapolri Suyudi merotasi sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah Polri. Mutasi tersebut mencakup 88 personel, termasuk pergantian pada 19 jabatan Kapolda dan dua jabatan Wakapolda.

Rotasi ini dilakukan sehari setelah Suyudi resmi dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026. Serah terima jabatan Kapolri dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Suyudi kemudian berlangsung melalui upacara penyerahan Panji-Panji Polri di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada 2 Oktober 2026.

Salah satu perubahan paling menonjol terjadi di Polda Metro Jaya. Komjen Pol Asep Edi Suheri, yang sebelumnya memimpin Polda Metro Jaya, ditarik ke Mabes Polri untuk menduduki posisi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Kursi Kapolda Metro Jaya selanjutnya dipercayakan kepada Irjen Pol Dadang Hartanto, yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku.

Perubahan tersebut sekaligus menciptakan pergeseran berantai. Jabatan Kapolda Maluku yang ditinggalkan Dadang kemudian dipercayakan kepada Irjen Pol Suwondo Nainggolan, yang sebelumnya menjabat Aslog Kapolri.

Rotasi juga menyentuh posisi nomor dua di Polda Metro Jaya. Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Metro Jaya, ditugaskan sebagai Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto. Posisi Wakapolda Metro Jaya kemudian diisi Brigjen Pol Adex Yudi Setiawan, yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Dengan demikian, perubahan di Polda Metro Jaya berlangsung pada dua posisi sekaligus: kursi Kapolda diisi Dadang Hartanto, sedangkan kursi Wakapolda ditempati Adex Yudi Setiawan. Sementara Dekananto bergerak ke Jawa Timur untuk memimpin Polda Jatim.

Pergantian tidak berhenti di Jakarta dan Jawa Timur. Sejumlah Polda di berbagai wilayah Indonesia juga mengalami perubahan pucuk pimpinan. Di Polda Kepulauan Riau, Irjen Pol Asep Safrudin bergeser menjadi Kabareskrim Polri. Posisi yang ditinggalkannya kemudian diisi Irjen Pol Suhendri. Di Polda Riau, Irjen Pol Hery Herjawan bergeser menjadi Kabaharkam Polri. Kursi Kapolda Riau kemudian ditempati Irjen Pol Arman Achdiat. Sementara Polda Nusa Tenggara Timur dipimpin Irjen Pol Reza Arief Dewanto, menggantikan Irjen Pol Rudi Darmoko yang mendapat jabatan baru sebagai Kalemdiklat Polri.

Baca Juga :  Dinilai Mencekik Masyarakat, Fraksi Demokrat Keberatan Tarif Retribusi IPR Dalam Raperda

Seluruh Polda di Jawa Ikut bergerak, Perubahan juga terjadi di sejumlah Polda di Pulau Jawa. Polda Jawa Barat kini dipimpin Irjen Pol Hengki, yang sebelumnya menjabat Kapolda Banten. Ia menggantikan Irjen Pol Pipit Rismanto. Kursi Kapolda Banten kemudian dipercayakan kepada Brigjen Pol Hendra Kurniawan.

Di Jawa Tengah, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Tengah menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo. Sedangkan di Jawa Timur, seperti disebutkan sebelumnya, Dekananto Eko Purwono menggantikan Nanang Avianto. Dan Di Polda Bali, Brigjen Pol Pasma Royce ditunjuk sebagai Kapolda menggantikan Irjen Pol Daniel Adityajaya.

Berikut daftar 19 jabatan Kapolda yang mengalami pergantian berdasarkan mutasi 2 Oktober 2026:

No

Jabatan

Pejabat Baru

Menggantikan

1

Kapolda Metro Jaya

Irjen Pol Dadang Hartanto

Komjen Pol Asep Edi Suheri

2

Kapolda Maluku

Irjen Pol Suwondo Nainggolan

Irjen Pol Dadang Hartanto

3

Kapolda Kepulauan Riau

Irjen Pol Suhendri

Irjen Pol Asep Safrudin

4

Kapolda Riau

Irjen Pol Arman Achdiat

Irjen Pol Hery Herjawan

5

Kapolda NTT

Irjen Pol Reza Arief Dewanto

Irjen Pol Rudi Darmoko

6

Kapolda Jawa Barat

Irjen Pol Hengki

Irjen Pol Pipit Rismanto

7

Kapolda Banten

Brigjen Pol Hendra Kurniawan

Irjen Pol Hengki

8

Kapolda Jawa Tengah

Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan

Irjen Pol Ribut Hari Wibowo

9

Kapolda Jawa Timur

Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Irjen Pol Nanang Avianto

10

Kapolda Bali

Brigjen Pol Pasma Royce

Irjen Pol Daniel Adityajaya

11

Kapolda Sumatera Barat

Irjen Pol Jawari

Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy

12

Kapolda Sulawesi Selatan

Irjen Pol Awal Chairuddin

Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro

13

Kapolda Jambi

Irjen Pol Widodo

Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar

14

Kapolda Gorontalo

Irjen Pol Nurworo Danang

Irjen Pol Widodo

15

Kapolda Sumatera Utara

Brigjen Pol Sonny Irawan

Irjen Pol Whisnu Hermawan

16

Kapolda Sumatera Selatan

Brigjen Pol Ronny Samtana

Irjen Pol Sandi Nugroho

17

Kapolda Sulawesi Tengah

Irjen Pol Rizal Irawan

Irjen Pol Nasri

18

Kapolda Sulawesi Barat

Irjen Pol Totok Suharyanto

Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta

19

Kapolda DIY

Irjen Pol Langgeng Purnomo

Irjen Pol Anggoro Sukartono

Baca Juga :  Pemprov NTB Buka Lowongan Pendamping Program Desa Berdaya, Pendaftaran Dibuka hingga 10 Oktober 2025

Daftar tersebut mencakup pergantian pimpinan kepolisian di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku hingga Sulawesi dan Yogyakarta.

Selain 19 Kapolda, telegram yang sama mencatat pergantian pada dua jabatan Wakapolda. Pertama, Brigjen Pol Rachmad Iswan Nusi ditugaskan sebagai Wakapolda Jawa Barat, menggantikan Brigjen Pol Adi Vivid dan Kedua, Brigjen Pol Hendra Wirawan ditugaskan sebagai Wakapolda Kalimantan Tengah, menggantikan Brigjen Pol Yosi Muhamarta.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Menurut Johnny, kebijakan tersebut dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus menjadi bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam telegram tersebut, selain 19 Kapolda dan dua Wakapolda, sejumlah jabatan strategis di Mabes Polri juga mengalami pergantian. Dari total 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru.

Pergantian ini menjadi penataan awal berskala luas pada masa kepemimpinan Suyudi Ario Seto. Peta kepemimpinan Polri kini berubah di sejumlah simpul penting, mulai dari Mabes Polri hingga jajaran kewilayahan. (JD13)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerbong Besar di Mabes Polri Bergerak, Suyudi Rombak 14 PJU dan Mutasi 88 Pati-Pamen
Direktur Eksekutif Visi Indonesia: Suyudi Ario Seto Harus Jadikan Reformasi Polri sebagai Legacy Kepemimpinannya
Dinilai Mencekik Masyarakat, Fraksi Demokrat Keberatan Tarif Retribusi IPR Dalam Raperda
Dukung Konservasi TNGR, Unram Latih Mitra Resort Sembalun Monitoring Sampah Berbasis Digital
Perkuat Daya Saing Global, UMMAT Sambut Mahasiswa Asing dan Bidik Akreditasi Unggul
Aksi Jilid V, KPK-PD Minta Kejati dan Polda NTB Cek Fisik Bangunan Sekolah Hasil Revitalisasi di Bima
GERPOSI Minta Polda NTB Bentuk Tim Khusus Usut Dana Pokir Isvie dan Muzihir
Badko HMI Bali-Nusra Layangkan Mosi Tidak Percaya ke Kejati, Alihkan Laporan Mafia Tanah Pantai Amahami ke Polda NTB
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Gerbong Besar di Mabes Polri Bergerak, Suyudi Rombak 14 PJU dan Mutasi 88 Pati-Pamen

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Direktur Eksekutif Visi Indonesia: Suyudi Ario Seto Harus Jadikan Reformasi Polri sebagai Legacy Kepemimpinannya

Selasa, 29 September 2026 - 21:23 WIB

Dinilai Mencekik Masyarakat, Fraksi Demokrat Keberatan Tarif Retribusi IPR Dalam Raperda

Rabu, 23 September 2026 - 17:18 WIB

Dukung Konservasi TNGR, Unram Latih Mitra Resort Sembalun Monitoring Sampah Berbasis Digital

Berita Terbaru

Foto: Caca Handika, SPD., MPD. Ketua Umum Badko HMI Bali-Nusra(Dok.Istimewa)

Opini

Membongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Bima Bermartabat

Jumat, 2 Okt 2026 - 17:17 WIB