Revitalisasi PAUD di Lombok Tengah, Langkah Nyata Tingkatkan Pendidikan Anak Usia Dini

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Tengah | Lombok Fokus – Sebanyak 32 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Lombok Tengah tahun ini mendapat program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat PAUD. Program ini diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini di daerah.

 

Kabid PAUD Dinas Pendidikan Lombok Tengah, M. Nazim, menyebutkan bahwa revitalisasi tersebut terbagi dalam enam tahapan. Pada tahap I terdapat 9 PAUD, tahap II sebanyak 5 PAUD, tahap III ada 2 PAUD, tahap IV sebanyak 11 PAUD, tahap V ada 3 PAUD, dan tahap VI terdapat 2 PAUD.

Baca Juga :  Perkuat Daya Saing Global, UMMAT Sambut Mahasiswa Asing dan Bidik Akreditasi Unggul

 

“Program revitalisasi ini masih terus berjalan. Ada tim teknis, yakni perencana dan pengawas, yang mendampingi semua satuan PAUD penerima. Jika ditemukan ketidaksesuaian dengan desain, maka akan segera diingatkan dan diperbaiki agar tidak menyimpang dari perencanaan,” jelas Nazim, Kamis (2/10).

 

Ia menegaskan, pengawasan tidak hanya berlaku di satu lembaga saja, melainkan di seluruh PAUD penerima bantuan revitalisasi. Bahkan, setelah seluruh kegiatan selesai, akan ada pemeriksaan lebih lanjut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun Inspektorat Jenderal Kemendikdasmen.

 

“Jika nanti ada temuan, pihak sekolah lah yang harus mempertanggungjawabkan. Kami dari dinas hanya memastikan program berjalan sesuai perjanjian kerja sama antara sekolah dengan Direktorat PAUD Kemendikdasmen,” tambahnya.

Baca Juga :  Penetapan Daud Ajhari Melanggar Prosedur, PW SEMMI NTB Tolak Hasil Musda

 

Nazim juga menekankan bahwa revitalisasi PAUD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi lebih kepada peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini. Karena itu, ia mengajak semua lembaga penerima untuk serius menyukseskan program ini.

 

“Program ini adalah upaya pemerintah meningkatkan mutu pendidikan sejak usia dini. Kami berharap semua penerima bekerja sesuai petunjuk teknis dan tidak menyimpang dari perencanaan,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Permainan Proyek Sumur Bor Rp 40 Miliar di Dompu, BWS NTB Didesak Buka RAB
Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai
Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis
Dituding Menipu Jamaah Umroh di Media Sosial, Direktur PT Indah Haromain Anugrah Laporkan Dua Akun Facebook ke Polda NTB
KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA
Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda
Gerbong Besar di Mabes Polri Bergerak, Suyudi Rombak 14 PJU dan Mutasi 88 Pati-Pamen
Direktur Eksekutif Visi Indonesia: Suyudi Ario Seto Harus Jadikan Reformasi Polri sebagai Legacy Kepemimpinannya
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Dugaan Permainan Proyek Sumur Bor Rp 40 Miliar di Dompu, BWS NTB Didesak Buka RAB

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:42 WIB

KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda

Berita Terbaru