‎CV Putri Diana Jaya Desak Pemdes Karang Baru Timur Lunasi Hutang Proyek Pengaspalan Desanya

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎‎Lombok Timur – Permasalahan pembayaran proyek pengaspalan jalan di Desa Karang Baru Timur, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, memunculkan kritik tajam terhadap Kepala Desa setempat yang dinilai mengabaikan tanggung jawabnya.

‎‎CV Putri Diana Jaya, yang mengerjakan proyek talut dan pengaspalan pada tahun 2024 di desa tersebut mengaku masih belum menerima pembayaran lunas atas pekerjaan yang telah selesai.

‎‎Direktur CV Putri Diana Jaya, Jamaludin yang di dampingi Manajernya Gupran menilai Pemdes Karang Baru Timur harus bertanggung jawab menyelesaikan kewajiban keuangan sesuai kontrak yang di sepakati di awal.

‎‎”Lebih 20 kali kami menemui Kadesnya, mau 2 tahun sudah kami di janjikan malah sekarang nomer saya di blokir,” jelas jamaludin.

‎‎”Kemarin terahir kades itu nelpon, dia marah-marah dan minta saya laporkan dia ke Polisi,” tutupnya.

‎‎Pak gupran, General Manajer CV Putri Diana Jaya, menyampaikan bahwa masih ada tunggakan sebesar Rp 37 juta, dimana dari jumlah ini, Rp 35 juta merupakan hutang proyek yang belum dibayar oleh pihak desa, sementara Rp 2 juta merupakan hutang pribadi kepada direktur CV tersebut.

‎‎”Kesepakatan kami bersama Pemdes Karang Baru Timur untuk proyek itu senilai 80 juta, itu pengerjaan jalan tani dan jalan dusun tembus ke kebun dengan panjang 300 meter,” tutup Gupran.

‎‎”kami sudah beberapa kali bersilaturahmi ke Pemdes Karang Baru Timur namun sampai hari ini belum bisa di temui,” kata Gufran.

Baca Juga :  Soal Skandal Reklamasi Amahami, HMI Bali-Nusra Warning Kejati NTB: Tetapkan Tersangka, Bukan Lempar Berkas!

‎‎Sedangkan Gupran mengatakan “MoU kami dengan Pemdes, Pengerjaan proyek di desa itu sepanjang 300 meter, 200 meter di jalan kampung menuju kebun dan 100 meter di jalan usaha tani,” lanjutnya gupran.

‎‎”Kami sudah mendatangi kantor desa untuk menagih, tetapi bendahara desa mengklaim administrasi proyek tahun 2024 sudah selesai dan tidak ada kewajiban pembayaran yang belum tuntas,” ungkapnya.

‎‎Sikap Kepala Desa Karang Baru Timur ini sangat disayangkan karena kontrak kerja sudah diselesaikan oleh CV Putri Diana Jaya sesuai kontrak, namun pembayaran tidak dipenuhi sesuai kesepakatan di MoU.‎

‎”kami menagih hutang itu karena itu hak kami, dan kami juga memiliki likuiditas perusahaan yang harus segera di selesaikan,” lanjutnya.

‎‎”kami membuka diri pada pihak manapun untuk membangun kerja sama, karena kami mengedepankan Kualitas untuk menjaga kepercayaan perusahaan dengan rekan kerja kami,” tutupnya.

‎‎Dari kelalaian Pemdes Karang Baru Timur ini membuat VC Putri Diana Jaya mengalami kerugian puluhan juta dan membuat pihak perusahaan tidak lagi percaya kepada Pemdes Larang Baru Timur.

‎‎Sedangkan Bendahara Desa Karang Baru Timur mengatakan proyek pengerjaan pengaspalan jalan yang di lakukan oleh CV Putri Diana Jaya sudah selesai di bayarkan tahun 2024 lalu dengan menggunakan anggaran termin Pertaman.

‎‎”untuk jalan usaha tani yang 100 meter nilainya Rp61.071.000 juta dan jalan tani dari dusun ke kebun dengan panjang 200 meter nilainya Rp115.883.000 juta sehingga jumlah totalnya Rp176.954.000 juta dan semuanya itu sudah kami serahkan ke pak kades untuk di bayar ke CV Putri Diana Jaya tahun 2024,” kata bendahara Desa Karang Baru Timur saat di temui di ruang kerjanya pada Rabu, 1 Oktober 2025.

Baca Juga :  Bupati Lombok Timur Serahkan SK Pengangkatan 31 PPPK Tahap II, Tekankan Pelayanan Maksimal dan Peningkatan Kesejahteraan

‎‎Sekdes Karang Baru Timur, Bukran saat di konfirmasi lewat pesan WhatsApp terkait pengerjaan jalan usaha tani antara Pemdes Karang Baru Timur dengan CV Putri Diana Jaya mengatakan dirinya sebagai sekdes mengetahui proyek tersebut dan mengaku kalau proyek itu di kerjakan oleh CV Putri Diana Jaya.

‎‎”untuk proyek itu, iya saya tahu,” katanya.

‎‎”Terkait proyek itu dari desa sudah selesai dan sudah dibayar sama pak bendahara selebihnya saya tidak tau karna pak kades langsung yang berhubungan sama beliau,” jelasnya lewat pesan WhatsApp.

‎‎Sedangkan Kades Karang Baru Timur, Bukran saat di konfirmasi mengakui kalau ia masih memiliki hutang dengan CV Putri Diana Jaya dan akan melunasinya jika sudah ada uang.

‎‎”Terimakasih atas konfirmasi, kaitannya dengan masalah sisa hutang insaallah pasti di kembalikan cuman kita nunggu keuangan ada dulu, maaf ya hutang wajib di selesaikan,” ujarnya singkat lewat pesan WhatsApp pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Permainan Proyek Sumur Bor Rp 40 Miliar di Dompu, BWS NTB Didesak Buka RAB
Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai
Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis
Dituding Menipu Jamaah Umroh di Media Sosial, Direktur PT Indah Haromain Anugrah Laporkan Dua Akun Facebook ke Polda NTB
KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA
Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda
Gerbong Besar di Mabes Polri Bergerak, Suyudi Rombak 14 PJU dan Mutasi 88 Pati-Pamen
Direktur Eksekutif Visi Indonesia: Suyudi Ario Seto Harus Jadikan Reformasi Polri sebagai Legacy Kepemimpinannya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Dugaan Permainan Proyek Sumur Bor Rp 40 Miliar di Dompu, BWS NTB Didesak Buka RAB

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:42 WIB

KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda

Berita Terbaru