PKS Soroti Ruas Jalan Gelap, Tumpukan Sampah, dan Ribetnya Pembelian BBM di Lombok Tengah

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Tengah, Lombok Fokus – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Lombok Tengah kembali menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang dinilai perlu segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Mulai dari masalah penerangan jalan umum di ruas Bypass BIL–Mandalika, persoalan sampah yang belum tertangani optimal, hingga ribetnya prosedur pembelian bahan bakar bersubsidi.

Dalam penyampaian pandangan umum terhadap Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD 2025, Juru Bicara Fraksi PKS, Tubagus Danarki Amanda, menegaskan bahwa kondisi jalan utama menuju kawasan pariwisata internasional Mandalika masih gelap gulita akibat pencurian kabel dan panel lampu jalan.

“Kami mendorong pemerintah daerah untuk segera memberikan perhatian dan langkah konkret dalam memperbaiki ruas-ruas jalan, demi kelancaran mobilitas masyarakat, peningkatan aktivitas ekonomi, dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah,” ujar Tubagus, kemarin.

Baca Juga :  Dua Legislator Ditahan, Satu Mangkir, Pengembali Rp2 Miliar Aman? GERPOSI Tuding Kejati NTB Lindungi Gubernur dalam Kasus Dana Siluman

Selain persoalan infrastruktur, Fraksi PKS juga menyoroti penanganan sampah yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemkab Lombok Tengah.

Produksi sampah yang terus meningkat setiap harinya tidak sebanding dengan kapasitas pengelolaan yang tersedia. TPA Pengengat di Praya Tengah disebut sudah mengalami kelebihan kapasitas (overload), sementara armada pengangkut dan fasilitas pendukung masih sangat terbatas.

Rendahnya kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah juga memperparah situasi. Banyak sampah dibuang sembarangan ke sungai, saluran irigasi, dan lahan terbuka, menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan serta kesehatan masyarakat.

> “Kami mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah strategis dalam penanganan sampah, baik melalui peningkatan fasilitas pengelolaan, pengadaan armada, maupun program edukasi dan pemberdayaan masyarakat agar pengelolaan sampah benar-benar berjalan,” tegas Tubagus.

Baca Juga :  Okupansi Hotel Stabil Pasca MotoGP, MHA Sebut Jadi Berkah bagi Pelaku Usaha

Dalam kesempatan yang sama, PKS juga menyampaikan aspirasi dari kalangan pedagang kecil, khususnya pedagang minyak pertalite di Dusun Regak Desa Pengadang serta di berbagai wilayah Lombok Tengah.

Mereka mengeluhkan rumitnya proses perizinan pembelian BBM bersubsidi, mulai dari kewajiban memperoleh barcode hingga pengurusan izin ke sejumlah instansi.

“Untuk dapat mengisi bahan bakar menggunakan jerigen, mereka masih diwajibkan membawa berkas administrasi yang cukup merepotkan. Kami mendorong pemerintah daerah untuk menyederhanakan prosedur pembelian BBM agar lebih mudah, singkat, cepat, dan tidak berbelit-belit,” pungkas Tubagus.

 

Dengan berbagai sorotan tersebut, Fraksi PKS menegaskan perlunya Pemkab Lombok Tengah menaruh perhatian lebih terhadap persoalan infrastruktur dasar, kebersihan lingkungan, dan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat kecil agar arah pembangunan benar-benar berpihak pada rakyat.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi HMI-MPO: Gubernur NTB Dinilai Gagal Prioritaskan Kebutuhan Rakyat
Dugaan Sertifikat Palsu Guncang PN Mataram: “Singa Peradilan” Tuntut SP3 Dibuka, Ahli Tegaskan Prapradilan Hanya Uji Formal
Rusdiansyah Soroti Kasus Pelaporan Ibu Hamil, Desak Evaluasi Kemitraan Program MBG
Dugaan Skandal Dana Pokir Mencuat, PMII Mataram Sorot Peran Ketua DPRD NTB
BADKO HMI Bali Nusra Minta Pemerintah Tinjau Ulang Perpanjangan Izin Ekspor AMNT
Skandal 343 Dapur Gizi NTB: KNPI Desak Penutupan Permanen dan Seret Vendor ke Ranah Pidana
Sudirman “Api NTB” Dapat Dukungan Penuh Cabor Bima
Kasta NTB dan Perhimpunan Pemuda Sasak Desak Kejati NTB Periksa 13 Anggota DPRD, Tim Transisi, dan Kepala BPKAD Terkait Dana Siluman
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 20:34 WIB

Aksi HMI-MPO: Gubernur NTB Dinilai Gagal Prioritaskan Kebutuhan Rakyat

Jumat, 17 April 2026 - 18:12 WIB

Dugaan Sertifikat Palsu Guncang PN Mataram: “Singa Peradilan” Tuntut SP3 Dibuka, Ahli Tegaskan Prapradilan Hanya Uji Formal

Jumat, 17 April 2026 - 13:45 WIB

Rusdiansyah Soroti Kasus Pelaporan Ibu Hamil, Desak Evaluasi Kemitraan Program MBG

Sabtu, 11 April 2026 - 20:29 WIB

Dugaan Skandal Dana Pokir Mencuat, PMII Mataram Sorot Peran Ketua DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 17:00 WIB

BADKO HMI Bali Nusra Minta Pemerintah Tinjau Ulang Perpanjangan Izin Ekspor AMNT

Berita Terbaru