Duel Panas TCR vs BMW Racing Siap Guncang Sirkuit Mandalika

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LombokFokus|Mandalika — Persaingan superketat antara mobil-mobil touring berperforma tinggi, bakal kembali memanaskan aspal Pertamina Mandalika International Circuit. Ajang Mandalika Festival of Speed (MFOS) 2025 Putaran 3 dan 4 dijadwalkan berlangsung 24–26 Oktober 2025, menghadirkan dua kelas paling bergengsi, TCR Indonesia dan BMW Racing Series.

Dua kategori ini selalu jadi magnet utama di setiap seri MFOS. TCR Indonesia dikenal dengan mobil touring berspesifikasi internasional — mesin turbo, aerodinamika canggih, hingga strategi balap yang menuntut presisi tinggi. Sementara itu, BMW Racing Series bakal memanjakan mata penonton, lewat parade mobil-mobil bertenaga besar dengan karakter kompetisi khas Eropa.

Dengan format 12 lap di setiap race, duel sengit dijamin terjadi di setiap tikungan legendaris Mandalika — mulai dari Turn 10, Turn 13, hingga Turn 16. Kombinasi tikungan cepat dan lintasan lurus panjang di sektor utama akan menguji kecepatan, konsistensi, dan skill penguasaan mobil para pembalap.

Baca Juga :  Okupansi Hotel Stabil Pasca MotoGP, MHA Sebut Jadi Berkah bagi Pelaku Usaha

Jadwalnya pun padat. Sesi latihan dan kualifikasi dimulai sejak Jumat (24/10/2025), diikuti Race 1 pada Sabtu dan Race 2 di Ahad pagi. Setiap pembalap tak hanya mengejar podium, tapi juga membawa nama tim dan pabrikan mereka, dalam perebutan poin Kejuaraan Nasional.

“Dengan suhu panas khas Mandalika, fisik pembalap bakal benar-benar diuji,” kata Anang, salah satu pengurus D-CAB Chapter NTB.

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menyebut dua kategori tersebut sebagai tolak ukur kemajuan balap mobil nasional, yang kini dapat bersaing dengan ajang-ajang internasional.

“TCR Indonesia dan BMW Racing Series adalah kelas paling menantang di MFOS. Mobil-mobilnya berteknologi tinggi, pembalapnya pun dituntut disiplin dan konsisten,” ujar Priandhi.

Baca Juga :  Cerita di Balik MotoGP Mandalika 2025

Ia menegaskan, Mandalika kini bukan sekadar tuan rumah MotoGP, tapi juga rumah besar bagi balap touring kelas dunia.

“Ini bukan sekadar tontonan. Ini bukti bahwa Indonesia mampu menggelar balapan dengan standar internasional,” tandasnya.

Dengan dua race penuh adrenalin, suara mesin turbo yang menggema, dan duel taktis di tiap tikungan, Mandalika Festival of Speed 2025 diyakini bakal jadi tontonan wajib bagi pecinta otomotif nasional.

Selain memacu jantung para penonton, event ini juga akan ikut menggerakkan roda ekonomi Lombok, dari sektor pariwisata hingga UMKM lokal.

Mandalika kembali membuktikan diri, bukan cuma rumah bagi MotoGP, tapi juga episentrum baru dunia balap Indonesia.(djr)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penggelapan Dana Vendor MXGP Kian Terang, Enam Saksi Diperiksa, Tagihan Mandek Capai Rp 5 Miliar Lebih
Marco Bezzecchi Tercepat, Ribuan Pelajar Jadi Saksi Aksi Perdana MotoGP Mandalika
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 November 2025 - 21:27 WIB

Penggelapan Dana Vendor MXGP Kian Terang, Enam Saksi Diperiksa, Tagihan Mandek Capai Rp 5 Miliar Lebih

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 09:15 WIB

Duel Panas TCR vs BMW Racing Siap Guncang Sirkuit Mandalika

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 06:15 WIB

Marco Bezzecchi Tercepat, Ribuan Pelajar Jadi Saksi Aksi Perdana MotoGP Mandalika

Berita Terbaru