Lombok Tengah | Lombok Fokus – Hajah Hilwani resmi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Lombok Tengah periode 2025–2030 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) yang berlangsung di Kantor PCNU Lombok Tengah, Selasa (14/10/2025).

Mengusung tema “Muslimat NU Berkhidmat, Berkarya untuk Agama dan Bangsa”, kegiatan ini berlangsung penuh semangat, kekeluargaan, dan kekhidmatan.

Awalnya, 12 kecamatan mengusulkan agar ketua lama periode 2021–2025 kembali memimpin. Namun, karena berhalangan, forum kemudian mengajukan tiga calon baru, yakni Ibu Bq. Sumarni, Ibu Hj. Nurasiah, dan Ibu Hj. Hilwani.
Proses pemilihan dilakukan dengan voting melalui pengangkatan tangan. Pada putaran pertama hasilnya belum menunjukkan mayoritas yang jelas, sehingga dilakukan voting ulang. Hasil akhir menunjukkan Ibu Bq. Sumarni memperoleh 2 suara, Ibu Hj. Nurasiah mendapat 20 suara, dan Hj. Hilwani memperoleh 22 suara, sehingga Hj. Hilwani resmi terpilih sebagai Ketua PC Muslimat NU Lombok Tengah periode 2025–2030.

Konfercab Dihadiri Sejumlah Tokoh dan Jajaran NU
Konfercab ini turut dihadiri berbagai tokoh penting dan jajaran organisasi Islam serta lembaga pemerintahan. Dari jajaran Nahdlatul Ulama, hadir Rois Syuriah PCNU Lombok Tengah, Ketua Tanfidziyah NU, Ketua MUI Lombok Tengah TGH. M. Nur Muhtar, Ketua BAZNAS, Ketua FKUB, serta para pimpinan Banom dan Lembaga NU seperti Fatayat, Ansor, IPNU, IPPNU, PMII, Lakpesdam, LTN, ISNU, Almaarif, Pergunu, dan LDNU.

Dari unsur organisasi perempuan, hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Lombok Tengah, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta organisasi wanita yang tergabung di bawah naungan GOW, termasuk WHDI.

Sementara dari unsur pemerintahan, hadir Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, S.IP, jajaran Forkopimda dari Polres dan Kejaksaan Negeri, serta perwakilan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Kemenag, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, Ketahanan Pangan, dan PDAM.

Kiprah Muslimat di Bawah Kepemimpinan Sebelumnya
Dalam kesempatan tersebut, para peserta konferensi juga memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua Muslimat NU Lombok Tengah periode 2021–2025, Ustazah Baiq Nasibah Paishal, yang dinilai berhasil mengantarkan Muslimat menjadi organisasi perempuan yang bermarwah dan dicintai anggotanya.
Selama masa kepemimpinannya, Ustazah Baiq Nasibah dikenal konsisten membina perempuan NU lintas usia mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia melalui berbagai kegiatan sosial, dakwah, dan pendidikan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Beliau telah memberikan fondasi yang kokoh bagi Muslimat NU Lombok Tengah, dengan pendekatan yang penuh kasih, disiplin, dan keteladanan. Warisan perjuangan inilah yang akan kami lanjutkan,” ujar Hajjah Hilwani.

Rangkaian Acara Penuh Kepedulian
Selain pemilihan ketua, Konfercab juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada 50 anak yatim serta pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU dari 12 kecamatan. Sebanyak 10 PAC hadir langsung, sementara dua PAC lainnya menyusul, namun seluruhnya telah menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan.
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, S.IP mengapresiasi peran besar Muslimat NU dalam memajukan perempuan, memperkuat nilai keagamaan, dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap yatim dan dhuafa.
“Perempuan NU memiliki peran besar dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat. Pemerintah daerah siap bersinergi dengan Muslimat NU dalam program pemberdayaan dan kesejahteraan umat,” ujarnya.
Program Prioritas Masa Khidmat 2025–2030
Pada masa kepemimpinan baru ini, Muslimat NU Lombok Tengah akan melaksanakan tiga program prioritas nasional yang merupakan gagasan dari Ketua Umum PP Muslimat NU, Ibu Nyai Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, yaitu:
1. Mustika Darling (Muslimat Cinta Lingkungan)
2. Mustika Mesem (Muslimat Ekonomi Mandiri)
3. Mustika Segar (Muslimat Sehat dan Bergairah)
Ketiga program tersebut akan menjadi fokus utama masa khidmat 2025–2030 dan disosialisasikan secara berjenjang dari tingkat cabang hingga anak ranting di tingkat dusun.

Ketua PW Muslimat NU NTB, Dra. Hj. Dwiyani Wahyuti, MM, dalam arahannya menegaskan bahwa Muslimat NU harus terus memperkuat kiprahnya di bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan.
“Program Mustika ini adalah jalan bagi Muslimat NU untuk menjadi solusi, bukan sekadar simbol. Dari lingkungan, ekonomi, hingga kesehatan, semuanya harus menjadi gerakan bersama dari bawah sampai pusat,” tegasnya.

Pesan Ketua Terpilih: Muslimat Harus Jadi Teladan dan Penggerak Umat
Ketua terpilih Hj. Hilwani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin Muslimat NU Lombok Tengah lima tahun ke depan.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab moral dan spiritual. Saya berharap seluruh kader Muslimat NU dapat bekerja dengan keikhlasan, kesabaran, dan kebersamaan untuk membawa perubahan nyata di bidang keagamaan, sosial, dan kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, Muslimat NU Lombok Tengah akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan seluruh banom NU untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.
Menjadi Ketua Muslimat NU, bukan jabatan mencari popularitas, tapi Amanah dan tanggung jawab yg menjadikan saya terharu menerima kepercayaan ini, “tegasnya.
Ribuan Anggota Siap Bergerak
Meski data keanggotaan masih dalam proses validasi, diperkirakan jumlah anggota Muslimat NU Lombok Tengah mencapai 2.000–3.000 orang dari sisi kepengurusan saja, belum termasuk jamaah dan simpatisan di tingkat desa dan dusun.
Dengan struktur yang solid hingga ke akar rumput, Muslimat NU Lombok Tengah di bawah kepemimpinan Hj. Hilwani diharapkan mampu menjadi motor penggerak pemberdayaan perempuan, sosial keagamaan, dan kebersihan lingkungan di daerah tersebut.









