PC GP Ansor Lombok Timur Tegas Awasi Program Makan Bergizi Gratis demi Keselamatan Anak

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Lombok Timur Lombokfokis.com – l Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lombok Timur (Lotim) mengimbau seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lombok Timur agar lebih selektif dalam memilih menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Dimana Hal itu disampaikan menyusul maraknya kasus keracunan yang diduga akibat mengkonsumsi menu dari program MBG yang mengancam kesehatan anak-anak penerima manfaat.

‎Ketua PC Ansor Lotim, Muhammad Shalihin bersama anggota berkomitmen melakukan pengawasan ketat di setiap dapur serta manajemen yang profesional untuk mencegah kejadian serupa.

“kami rasa, pengawasan terhadap seluruh dapur harus di perketat, karena kita tidak ingin anak-anak penerima manfaat jadi korban atas kelalaian yang timbul dari SPPG yang tidak profesional,” ujar Shalihin pada Ahad, 19 Oktober 2025.

Baca Juga :  Rp550 Juta Raib, Dugaan Penipuan Jalur Masuk Polri Diselidiki Polda NTB

Langkah ini menunjukkan keberpihakan Pemuda Ansor sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kualitas dan keamanan program nasional yang vital untuk masa depan anak-anak Lombok Timur.

GP Ansor menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan penerima MBG harus menjadi prioritas utama, serta mendorong pengelolaan dapur yang higienis dan berstandar tinggi.

“kami tidak ingin hanya segelintir orang yang mendapatkan manfaat dari MBG ini, terutama bagi para distributor menu yang di tawarkan, tanpa harus mempertimbangkan efek sampingnya terhadap anak-anak,” lanjutnya.

‎Dengan sikap tegas ini, PC GP Ansor berperan aktif memastikan program MBG berjalan optimal, aman, dan benar-benar memberikan manfaat bagi generasi muda daerah.

‎”Kami akan mengambil langkah tegas dengan melaporkan setiap dapur atau SPPG ke pihak berwenang jika ditemukan kesalahan yang di sengaja,” tegas Shalihin.

Baca Juga :  Gelombang Petisi di Car Free Day Udayana, KEPAK NTB Dorong Hakim Tipikor Panggil Gubernur NTB

‎Shalihin mengatakan, fokus utama pengawasan terhadap setiap SPPG dan dapur adalah dengan memastikan agar Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) terpenuhi.

“Memastikan penerapan standar kesehatan dan keselamatan pangan yang ketat, meliputi higiene, sanitasi, dan sertifikasi dapur (SLHS) harus terpenuhi,” kata Shalihin.

‎Selain itu penggunaan bahan baku berkualitas dan sesuai standar gizi dan keamanan pangan dari Badan Gizi Nasional, “Standar pangan yang di gunakan harus sejalan dengan pelatihan staf dapur mengenai keamanan pangan dan manajemen dapur yang higienis agar makanan aman dan bergizi sehingga kesehatan dan keselamatan anak-bisa di jamin,” ujarnya.

‎”Minimal semua itu harus terpenuhi dan dijaga betul, agar program Makan Bergizi Gratis benar-benar aman bagi anak-anak penerima manfaat,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebijakan Dinilai Hanya ‘Kosmetik’, HMI Mataram Tuntut Gubernur NTB Seriusi Kemiskinan Ekstrem
Aroma Kongkalikong Tender Proyek Sekolah Rp 250 Miliar di NTB, KPK Diminta Turun Tangan
CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan
PWPM NTB Ajak Pemuda NTB Sampaikan Statement Positif di Medsos
Korban Alami Cacat Permanen, Garda Satu Soroti Lambannya Respons Satgas MBG
Lamar Kerja di Facebook, Mahasiswi Disekap dan Diperkosa 3 Hari
Rakyat Desa Tidak Hidup dari Dolar, Tapi dari Harga Beras
Proyek Irigasi Inpres BBWS NT I di Dompu Dilaporkan ke Polda NTB, Dugaan Penyimpangan Disorot
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:10 WIB

Kebijakan Dinilai Hanya ‘Kosmetik’, HMI Mataram Tuntut Gubernur NTB Seriusi Kemiskinan Ekstrem

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:50 WIB

Aroma Kongkalikong Tender Proyek Sekolah Rp 250 Miliar di NTB, KPK Diminta Turun Tangan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:45 WIB

CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:15 WIB

PWPM NTB Ajak Pemuda NTB Sampaikan Statement Positif di Medsos

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:43 WIB

Korban Alami Cacat Permanen, Garda Satu Soroti Lambannya Respons Satgas MBG

Berita Terbaru