343 Lulusan UT Mataram Diwisuda, Siap Layarkan Kapal Peradaban Baru

- Jurnalis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LombokFokus|Mataram – Tak ada jarak yang terlalu jauh untuk menuntut ilmu. Hal itu dibuktikan oleh 343 wisudawan Universitas Terbuka (UT) Mataram, yang resmi dikukuhkan dalam Wisuda Periode II Tahun 2025, Sabtu (12/10/2025), di Hotel Merumatta Senggigi, Lombok Barat.

Bagi UT, momen ini bukan sekadar seremoni akademik, tapi juga selebrasi atas keberhasilan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ), yang menjadi ciri khas kampus pelopor kuliah daring di Indonesia. Dengan teknologi dan fleksibilitas waktu, UT terus membuka pintu pendidikan tinggi bagi siapa pun, di mana pun, tanpa batas ruang dan waktu.

Dalam sambutannya, Direktur Sekolah Pascasarjana UT Prof. Dr. Maman Rumanta, M.Si., menyampaikan apresiasi besar kepada para lulusan yang berhasil menyeimbangkan studi dengan pekerjaan dan tanggung jawab keluarga.

“Keberhasilan mereka ini bukti nyata bahwa keterbatasan jarak dan waktu bukan alasan untuk berhenti belajar,” ujar Prof. Maman.

Ia menegaskan, sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), UT terus memperkuat kualitas pendidikan dan memperluas akses digital, agar masyarakat dapat merasakan kuliah bermutu tanpa harus meninggalkan aktivitas utama.

“Lulusan UT harus bangga. Ketekunan, kemandirian, dan kemampuan adaptif terhadap teknologi adalah nilai lebih yang tidak semua orang punya,” tegasnya.

Ucapan selamat juga datang dari Gubernur NTB, yang diwakili Kepala BKPSDM Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si. Ia menyebut kehadiran UT sangat berarti dalam memperluas akses pendidikan di daerah.

Baca Juga :  Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,1 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan

“UT membuka jalan bagi masyarakat yang ingin kuliah tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau keluarga. Ini sejalan dengan semangat pembangunan SDM NTB,” katanya.

Momen wisuda juga diisi dengan orasi ilmiah Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Sapaan Prof. Ojat itu menggambarkan dunia saat ini sebagai “lautan perubahan”, akibat pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

“Kita semua adalah nahkoda. Jangan sampai tenggelam di lautan data. Jadilah navigator yang mengarahkan kapal peradaban menuju kemajuan yang berkeadaban,” pesan Prof. Ojat.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama, antara Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka dan Universitas Mataram (Unram). Langkah ini menandai kolaborasi dalam pengembangan pendidikan tinggi dan riset digital di NTB.

UT Mataram turut memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dari berbagai fakultas. Di antaranya, I Kadek Dedik Sulistyawan dari Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik, serta Baiq Ayu Lestari dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Bagi Baiq Ayu Lestari, gelar sarjana yang ia raih bukan sekadar simbol akademik, tapi bukti perjuangan panjang di tengah kesibukan sebagai ibu dan pekerja.

Baca Juga :  Gelombang Petisi di Car Free Day Udayana, KEPAK NTB Dorong Hakim Tipikor Panggil Gubernur NTB

“Belajar di UT mengajarkan saya disiplin dan tanggung jawab. Di sela waktu bekerja dan mengurus keluarga, saya tetap bisa kuliah tanpa meninggalkan kewajiban,” ungkap Baiq Ayu dengan mata berbinar. “Saya berharap bisa menjadi inspirasi bagi perempuan lain, agar tidak takut bermimpi tinggi,” imbuhnya.

Sementara itu, I Kadek Dedik Sulistyawan mengaku pengalaman kuliah di UT, membentuknya jadi pribadi yang lebih mandiri dan terbuka terhadap teknologi.

“UT membuat saya belajar banyak hal, bukan hanya soal teori hukum, tapi juga bagaimana mengatur waktu, berpikir kritis, dan beradaptasi dengan sistem digital,” ujarnya.

“Saya bangga jadi bagian dari kampus yang menembus batas jarak dan memberi kesempatan belajar bagi semua,” ucapnya.

Dengan prosesi wisuda itu, UT Mataram resmi melepas 343 lulusan tangguh yang siap berkontribusi di berbagai sektor, dari lokal hingga global.

Melalui sistem pembelajaran digital dan fleksibel, UT terus menegaskan perannya sebagai navigator peradaban baru—melahirkan lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Seperti kata banyak wisudawan hari itu, belajar di UT bukan soal jarak, tapi tentang tekad. Karena di UT, setiap mahasiswa belajar satu hal penting, jarak bisa ditembus, asal niatnya kuat.(djr)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMP 4 Palibelo & SMP 6 Satap Monta Diseret, KPK-PD Tuntut Polda NTB Usut Tuntas Dana Revitalisasi
Jejak Rp1,1 Miliar Revitalisasi PAUD KB AMBI Dompu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan, Lokasi Bangunan dan Izin Operasional Tak Sebangun
Bentrokan Saat PBAK UIN Mataram: 7 Mahasiswa Luka, 2 Orang Terkena Senjata Tajam
Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,1 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan
Demo PT AMNT di Mataram: KRS NTB Tuntut Transparansi Dana CSR
Resmi Dilaporkan! Bupati Bima dan Kepsek Diduga Terlibat Korupsi Program Revit Sekolah
Diduga Bermasalah, Proyek Revitalisasi SMPN 4 Palibelo Rp1,3 Miliar Dilaporkan ke Kejati NTB
Pengalihan Perkara Eks Jampidsus ke Kejaksaan Agung, Langkah Tepat dalam Perspektif Integrated Criminal Justice System (ICJS)
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:31 WIB

SMP 4 Palibelo & SMP 6 Satap Monta Diseret, KPK-PD Tuntut Polda NTB Usut Tuntas Dana Revitalisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Jejak Rp1,1 Miliar Revitalisasi PAUD KB AMBI Dompu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan, Lokasi Bangunan dan Izin Operasional Tak Sebangun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,1 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Demo PT AMNT di Mataram: KRS NTB Tuntut Transparansi Dana CSR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Resmi Dilaporkan! Bupati Bima dan Kepsek Diduga Terlibat Korupsi Program Revit Sekolah

Berita Terbaru