Dinilai Berjasa Mengawal PON 2028, Mori Hanafi Kembali Didukung Pimpin KONI NTB

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, Jejakdata.com – Rabu, 6 Agustus 2026. Dukungan terhadap Mori Hanafi untuk kembali memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026–2030 terus mengalir dari berbagai pengurus cabang olahraga. Sedikitnya enam pengurus provinsi (pengprov) cabang olahraga (cabor) menyatakan sikap mendukung penuh anggota DPR RI tersebut dalam bursa pemilihan mendatang.

Perwakilan Pengprov Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) NTB, Karina, menilai Mori memiliki andil signifikan dalam mengawal pencalonan NTB bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga resmi terpilih sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.

“Perjuangan menjadikan NTB tuan rumah PON 2028 bukan hal mudah. Beliau gigih memperjuangkan cabor-cabor unggulan daerah agar masuk daftar tanding,” kata Karina saat dihubungi. Menurut dia, keberlanjutan kepemimpinan Mori dibutuhkan agar persiapan PON 2028 berjalan tanpa mengulang proses adaptasi dari awal.

Baca Juga :  Dugaan Pelecehan dan Penjarahan di Teka Sire: Polisi Minta Masyarakat Bima-Dompu Tahan Diri

Dukungan serupa disampaikan Ketua Pengprov Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) NTB, Ainul Yakin. Ia menilai kapasitas komunikasi Mori dengan pemerintah pusat menjadi modal penting dalam mengonsolidasikan sekitar 40 cabor di NTB.

“Kami butuh figur yang punya networking kuat di tingkat daerah maupun pusat untuk memajukan olahraga NTB,” ujar Ainul.

Selain PABSI dan GABSI, sikap mendukung juga datang dari Pengprov Teqball Indonesia (INATEQ) NTB serta Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) NTB. Kedua pengprov tersebut menganggap kinerja pengurusan Mori pada periode sebelumnya memberikan landasan stabil bagi kesiapan atlet daerah.

Baca Juga :  Eksekusi SPBU di Lombok Utara Tuai Polemik, Komisi III DPR Diminta Turun Tangan

Sementara itu, Ketua Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) NTB, Bambang Angkasono, menegaskan dukungan yang diberikan cabornya murni berpatokan pada rekam jejak kepemimpinan.

“Dukungan ini bukan karena kedekatan personal, melainkan evaluasi objektif atas komitmen dan kinerja beliau selama memimpin KONI NTB,” kata Bambang.

Dukungan dari sejumlah pengprov cabor ini memperkuat posisi Mori Hanafi menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI NTB untuk penetapan ketua umum periode 2026–2030. (JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Jilid V, KPK-PD Minta Kejati dan Polda NTB Cek Fisik Bangunan Sekolah Hasil Revitalisasi di Bima
GERPOSI Minta Polda NTB Bentuk Tim Khusus Usut Dana Pokir Isvie dan Muzihir
Badko HMI Bali-Nusra Layangkan Mosi Tidak Percaya ke Kejati, Alihkan Laporan Mafia Tanah Pantai Amahami ke Polda NTB
Anggota DPRD NTB Raihan Anwar Apresiasi Kelulusan Cum Laude Dokter Spesialis Jantung dr. Ika Caesarina
Gubernur NTB Minta RUU Reforma Agraria Akomodasi Kekhasan Provinsi Kepulauan
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Diadukan ke KPK soal Pergeseran Anggaran BTT Rp500 Miliar
Nazaruddin Resmi Pimpin DPD NasDem Kabupaten Bima Periode 2026–2031
Suharto: SWRO Mahal, Gili Trawangan Butuh Pipa Bawah Laut
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:39 WIB

Aksi Jilid V, KPK-PD Minta Kejati dan Polda NTB Cek Fisik Bangunan Sekolah Hasil Revitalisasi di Bima

Jumat, 18 September 2026 - 17:19 WIB

GERPOSI Minta Polda NTB Bentuk Tim Khusus Usut Dana Pokir Isvie dan Muzihir

Kamis, 17 September 2026 - 21:55 WIB

Badko HMI Bali-Nusra Layangkan Mosi Tidak Percaya ke Kejati, Alihkan Laporan Mafia Tanah Pantai Amahami ke Polda NTB

Rabu, 16 September 2026 - 17:41 WIB

Gubernur NTB Minta RUU Reforma Agraria Akomodasi Kekhasan Provinsi Kepulauan

Rabu, 16 September 2026 - 15:02 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Diadukan ke KPK soal Pergeseran Anggaran BTT Rp500 Miliar

Berita Terbaru