Sarat Konflik Kepentingan, HMI Minta Gubernur NTB Urus Janji Politik Dibanding KONI

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Umum Badko HMI Bali Nusra, Caca Handika.(JD09)

Foto: Ketua Umum Badko HMI Bali Nusra, Caca Handika.(JD09)

Mataram, Jejakdata.com – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Bali Nusa Tenggara menolak keras rencana Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal maju dalam bursa calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB. Langkah sang gubernur dinilai melanggar etika publik, sarat konflik kepentingan, dan berpotensi merusak tata kelola olahraga daerah.

Ketua Umum Badko HMI Bali Nusra, Caca Handika, menilai manuver Lalu Iqbal mencerminkan ambisi politik yang dipaksakan. Menurut dia, rangkap jabatan antara kepala daerah dan pimpinan organisasi olahraga akan menelanjangi prinsip transparansi akuntabilitas anggaran publik.

​”Gubernur adalah pengelola anggaran daerah. Jika dia nekat menjadi Ketua KONI, maka dia yang mencairkan dana hibah dan dia pula yang menggunakannya. Ini konflik kepentingan yang sangat nyata dan berpotensi memicu penyimpangan anggaran,” ujar Caca saat dihubungi, Kamis, 13 Agustus 2026.

Baca Juga :  Dinilai Berjasa Mengawal PON 2028, Mori Hanafi Kembali Didukung Pimpin KONI NTB

​Selain persoalan tata kelola keuangan, Caca menyoroti rekam jejak Lalu Iqbal di bidang olahraga. Ia menyebut mantan diplomat itu tidak memiliki pengalaman memimpin cabang olahraga (cabor) mana pun di NTB, sehingga diragukan kapasitasnya dalam mengelola pembinaan atlet berprestasi.

​Menurut Caca, memimpin KONI menyangkut harga diri daerah dan masa depan atlet, sehingga tidak bisa dijadikan batu loncatan politik semata. Ia mendesak Lalu Iqbal untuk fokus menuntaskan janji-janji kampanye saat Pilkada yang hingga kini dinilai belum terealisasi.

Baca Juga :  NTB Institute Dukung Program Prioritas Prabowo-Gibran, Dorong Evaluasi Total Tata Kelola MBG dan Koperasi Desa

​”Saran saya, fokus tuntaskan janji politik kepada rakyat NTB yang menumpuk. Jangan menambah beban baru dan jangan menganggap sepele pengelolaan olahraga. Jangan merasa karena sedang memegang kekuasaan, lalu bisa mengakali semua proses. Harus sadar diri dan tahu batas,” kata Caca.

​Atas dasar itu, Badko HMI Bali Nusra mengancam akan memboikot pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) KONI NTB jika Lalu Iqbal tetap memaksakan diri maju. HMI juga menolak NTB menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 bersama Nusa Tenggara Timur jika proses kepemimpinan olahraga di daerah diawali dengan cara-cara yang tidak sehat.(JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekam Jejak di Cabor Sorotan Utama: Iqbal Tidak Memenuhi Syarat Menjadi Kandidat Ketua KONI NTB
Hitam Melawan Mendesak Polres Bima Tuntaskan Kasus Tabrak Lari Ibunda Nurita
Terganjal Anggaran Pusat, Pembangunan Gedung Baru DPRD NTB Bakal Terlambat?
KPK-PD Desak APH Usut Proyek Revitalisasi Sekolah dan Pengadaan Mobil Bor Rp5,3 Miliar di Bima
Bursa KONI NTB Memanas: Mori Hanafi Siap Hadapi Persaingan Terbuka.
Peringati HUT Ke-1 Serentak, DPD PRI NTB Targetkan Keterwakilan Penuh di DPRD hingga DPR RI
Dilema Hukum Penuntut Umum: Mengurai Dikotomi Kasasi atas Putusan Bebas Tiga Anggota DPRD NTB
Demo PT AMNT di Mataram: KRS NTB Tuntut Transparansi Dana CSR
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Rekam Jejak di Cabor Sorotan Utama: Iqbal Tidak Memenuhi Syarat Menjadi Kandidat Ketua KONI NTB

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Hitam Melawan Mendesak Polres Bima Tuntaskan Kasus Tabrak Lari Ibunda Nurita

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Sarat Konflik Kepentingan, HMI Minta Gubernur NTB Urus Janji Politik Dibanding KONI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Terganjal Anggaran Pusat, Pembangunan Gedung Baru DPRD NTB Bakal Terlambat?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:01 WIB

KPK-PD Desak APH Usut Proyek Revitalisasi Sekolah dan Pengadaan Mobil Bor Rp5,3 Miliar di Bima

Berita Terbaru