Kepala SMAN 2 Praya Klarifikasi Isu Tawuran: Siswa Tak Terlibat, Sekolah Ambil Sikap Tegas

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMAN 2 Praya. (Dok.ist)

SMAN 2 Praya. (Dok.ist)

Lombok Tengah | Lombok Fokus – Pihak SMAN 2 Praya menegaskan bahwa siswanya tidak terlibat dalam aksi tawuran pelajar yang sempat viral di media sosial pada Selasa (14/10). Video berdurasi 1 menit 20 detik yang pertama kali diunggah oleh akun Facebook Paul Fadila memperlihatkan sekelompok remaja terlibat keributan di sekitar Bendungan Batujai, Kecamatan Praya Barat.

 

Unggahan tersebut langsung ramai diperbincangkan publik setelah warga menemukan gesper bertuliskan SMAN 2 Praya di lokasi kejadian. Temuan itu memicu dugaan bahwa siswa sekolah unggulan tersebut ikut dalam aksi tawuran, sehingga nama sekolah kembali menjadi sorotan warganet.

 

Salah satu pengguna media sosial, Andyra Afipa, mengomentari pentingnya peran orang tua dalam pembentukan karakter anak.

 

“Awasi dan kawal terus perkembangan kepribadian anak. Kalau di rumah sudah dididik dengan baik dan penuh kasih sayang, di luar mereka bisa menjaga sikap. Jangan semua urusan diserahkan ke sekolah,” tulisnya.

Baca Juga :  PBNU Bergejolak, Syuriyah Resmi Pecat Gus Yahya

 

 

Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala SMAN 2 Praya, H. Mustanadi, menyampaikan bahwa pihak sekolah langsung mengambil langkah cepat dengan memanggil sejumlah siswa yang disebut berada di lokasi kejadian, bersama orang tua mereka.

 

“Kami terus berupaya membentuk kedisiplinan dan karakter siswa. Kalau nanti terbukti ada keterlibatan, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan tata tertib sekolah,” ujar Mustanadi, Rabu (15/10).

 

 

 

Ia menegaskan, meskipun kejadian tersebut berlangsung di luar jam sekolah, pihaknya tetap merasa bertanggung jawab karena nama lembaga pendidikan ikut terseret. Tim Bimbingan Konseling (BK) sekolah langsung turun tangan untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut.

 

Guru BK SMAN 2 Praya, Bu Danti, menyebut hasil klarifikasi menunjukkan bahwa tidak ada siswa SMAN 2 Praya yang terlibat dalam aksi tawuran. Mereka hanya berada di lokasi saat kejadian tanpa ikut dalam keributan.

Baca Juga :  Al Arif Rahmansyah Laporkan Dugaan Penipuan Oknum PPK Dikbud NTB ke Polisi

 

“Dari pengakuan siswa yang kami panggil bersama orang tuanya, mereka hanya ikut kumpul dan tidak ada yang melakukan pemukulan. Tiga siswa yang dipanggil hanya dijadikan saksi untuk memperjelas situasi,” jelas Bu Danti.

 

 

 

Ia menambahkan, pemanggilan orang tua dilakukan sebagai langkah pencegahan dan pembinaan bersama agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

 

“Kita ingin mengingatkan agar orang tua ikut berperan aktif mengawasi anak-anak di luar jam sekolah. Pembinaan karakter tidak bisa hanya dilakukan oleh guru, tapi juga dimulai dari rumah,” tegasnya.

 

 

Pihak sekolah berharap masyarakat tidak terburu-buru menilai sebelum fakta sebenarnya terungkap. SMAN 2 Praya berkomitmen menjaga nama baik lembaga dan terus memperkuat pendidikan karakter bagi seluruh siswanya.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buruknya Pengelolaan TPA Waduwani, Pemkab Bima Terancam Digugat ke Pengadilan
Dugaan Permainan Proyek Sumur Bor Rp 40 Miliar di Dompu, BWS NTB Didesak Buka RAB
Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai
Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis
Dituding Menipu Jamaah Umroh di Media Sosial, Direktur PT Indah Haromain Anugrah Laporkan Dua Akun Facebook ke Polda NTB
Rusdiansyah: Klaim Refly Harun Soal “Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah” Distorsi Pertimbangan MK
KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA
Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Buruknya Pengelolaan TPA Waduwani, Pemkab Bima Terancam Digugat ke Pengadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Dugaan Permainan Proyek Sumur Bor Rp 40 Miliar di Dompu, BWS NTB Didesak Buka RAB

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Dituding Menipu Jamaah Umroh di Media Sosial, Direktur PT Indah Haromain Anugrah Laporkan Dua Akun Facebook ke Polda NTB

Berita Terbaru