Lamban Memburu Buron Sabu Setengah Kilo, Polda NTB Didesak Ambil Alih Kasus DPO Firdaus

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pengurus Gabungan Kawula Muda Bima Dompu – Pulau Lombok (GAKADA BIDOM-Pulau Lombok)

Foto: Pengurus Gabungan Kawula Muda Bima Dompu – Pulau Lombok (GAKADA BIDOM-Pulau Lombok)

Mataram, Jejakdata.com – Minggu, 19 Juli 2026. Gabungan Pemuda Bima Dompu (GAKADA BIDOM) mendesak Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) segera mengambil alih perburuan Firdaus alias Daus. Firdaus merupakan buron yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 535 gram asal Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Desakan ini mencuat lantaran penanganan perkara di tingkat Kepolisian Resor (Polres) Bima dinilai berjalan di tempat. GAKADA BIDOM mensinyalir Firdaus merupakan bagian dari sindikat narkoba lintas provinsi yang memiliki jaringan terorganisasi.

“Kami melihat ada stagnasi dalam pelacakan DPO Firdaus di tingkat polres,” kata Arif Kurniadin Ketua GAKADA BIDOM dalam keterangan tertulis yang diterima Jejakdata.com.

Menurut dia, dengan barang bukti sabu yang mencapai lebih dari setengah kilogram, kasus ini sudah masuk kategori kejahatan luar biasa (extraordinary crime). Skala kasus tersebut dinilai tidak bisa lagi ditangani di level lokal, melainkan membutuhkan teknologi pelacakan dan jangkauan interprovinsi yang dimiliki oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB.

Baca Juga :  Rp550 Juta Raib, Dugaan Penipuan Jalur Masuk Polri Diselidiki Polda NTB

Kasus ini bermula saat aparat kepolisian menggagalkan penyelundupan sabu seberat 535 gram di Desa Talabiu. Dari hasil pengembangan penyelidikan, barang haram tersebut diduga dipesan oleh Firdaus melalui dua orang kurir berinisial SH dan SL.

Jaringan ini diduga kuat bertaraf antarprovinsi. Polisi sebelumnya telah mencokok seorang terduga bandar besar berinisial YD alias BKT di Tuban, Jawa Timur, yang disinyalir menjadi pemasok utama barang tersebut.

Baca Juga :  Anggota DPRD Bima Terseret Kasus Sabu 535 Gram, Polisi Didesak Tak Tebang Pilih

GAKADA BIDOM mengkhawatirkan pelarian Firdaus akan memutus mata rantai jaringan narkoba Mataram-Bima-Tuban. Jika tak diburu dengan strategi yang lebih agresif, aktor intelektual di balik peredaran ini terancam lolos dari jerat hukum.

Sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial, gabungan pemuda Bima Dompu menyatakan bakal terus mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas. Mereka meminta kepolisian serius dan tidak menjadikan status buron sekadar formalitas di atas kertas.

“Polda NTB harus segera mengambil alih kendali operasi, mengerahkan tim Resmob, dan menangkap Firdaus tanpa pandang bulu,” tegas Arif. (JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Bos Perumda Air Minum ke Kursi Bupati, Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK, Berapa Hartanya?
KPK Konfirmasi OTT Bupati Lombok Barat
OTT KPK Guncang Lombok Barat, Lima Orang Diamankan, Malam Ini Dibawa ke Jakarta
KPK Segel Ruang Kerja Bupati Lombok Barat dan Kepala Dinas PUPRPKP
Falsafah Budaya Jadi Kompas Moral, Pengurus GAKADA BIDOM Pulau Lombok Resmi Dilantik
Pengalihan Perkara Eks Jampidsus ke Kejaksaan Agung, Langkah Tepat dalam Perspektif Integrated Criminal Justice System (ICJS)
Dugaan Kongkalikong Anggaran Sewa Mobil Listrik NTB, Jaksa Mulai Kumpulkan Bukti
Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 17:49 WIB

Dari Bos Perumda Air Minum ke Kursi Bupati, Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK, Berapa Hartanya?

Senin, 20 Juli 2026 - 16:37 WIB

KPK Konfirmasi OTT Bupati Lombok Barat

Senin, 20 Juli 2026 - 14:50 WIB

OTT KPK Guncang Lombok Barat, Lima Orang Diamankan, Malam Ini Dibawa ke Jakarta

Senin, 20 Juli 2026 - 12:39 WIB

KPK Segel Ruang Kerja Bupati Lombok Barat dan Kepala Dinas PUPRPKP

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:21 WIB

Lamban Memburu Buron Sabu Setengah Kilo, Polda NTB Didesak Ambil Alih Kasus DPO Firdaus

Berita Terbaru

Foto : Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini

Berita

KPK Konfirmasi OTT Bupati Lombok Barat

Senin, 20 Jul 2026 - 16:37 WIB