Lombok Tengah, Jejakdata – Sabtu, 27 Desember 2025. Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, sukses menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) sebagai upaya memperkuat kaderisasi dan menanamkan nilai-nilai keansoran. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, 27–29 Desember 2025, bertempat di YPP Al-Huda Nusantara Sembilan Tanak Beak, Kecamatan Batukliang Utara.
PKD yang mengusung tema “Membangun Jiwa Kepemimpinan yang Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Keansoran” ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai ranting GP Ansor se-Kecamatan Batukliang Utara. Para peserta dibekali pemahaman ideologis, organisatoris, serta kepemimpinan sebagai bekal menjadi kader yang siap berkhidmat untuk agama, bangsa, dan negara.
Ketua Panitia Pelaksana, Samsul Bahri, dalam laporannya menyampaikan bahwa PKD merupakan pintu masuk kaderisasi formal di tubuh GP Ansor. Menurutnya, kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan peserta, tetapi juga untuk menanamkan nilai loyalitas, disiplin, serta tanggung jawab dalam berorganisasi.
Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Batukliang Utara, Arya Dirawan, menegaskan bahwa PKD menjadi momentum strategis dalam mencetak kader Ansor yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan berkomitmen kuat terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Ia menilai kader Ansor harus mampu menjadi motor penggerak perubahan positif di tengah masyarakat.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Ketua PC GP Ansor Kabupaten Lombok Tengah, Muhamad Juaini. Ia menekankan pentingnya kesinambungan kaderisasi sebagai fondasi kekuatan organisasi. “Ansor besar karena kaderisasi yang terjaga. PKD merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan organisasi,” ujarnya.
Ketua PW GP Ansor Nusa Tenggara Barat, Dr. Irpan Suriadiata, dalam arahannya menegaskan bahwa kepemimpinan Ansor harus dibangun di atas nilai keislaman, keindonesiaan, dan keorganisasian yang kokoh. Ia mengajak seluruh peserta menjadikan GP Ansor sebagai ruang pengabdian dan perjuangan, bukan sekadar organisasi seremonial.
Selama pelatihan berlangsung, peserta menerima berbagai materi strategis, di antaranya ke-NU-an, ke-Ansor-an, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah. Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan kader-kader Ansor yang siap mengabdi, menjaga keutuhan NKRI, serta memperkuat peran GP Ansor di tingkat lokal.
Dengan terselenggaranya PKD ini, PAC GP Ansor Batukliang Utara menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan kaderisasi secara berkelanjutan guna melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berintegritas dan berjiwa Ansor. (JD27)









