Dompu, Jejakdata.com – Sabtu, 6 Juni 2026. Dinamika kepemimpinan di tubuh Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 resmi memasuki babak baru setelah Sari Yuliati terpilih sebagai Ketua Umum periode 2026–2031. Langkah estafet kepemimpinan ini dinilai banyak pihak sebagai respons strategis organisasi dalam menghadapi tantangan geopolitik dan pemulihan ekonomi nasional yang menuntut peran aktif organisasi kemasyarakatan.
Menanggapi hasil tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Dompu, Efan Limantika, memberikan apresiasi mendalam. Efan, yang juga merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan bahwa keterpilihan Sari Yuliati adalah momentum krusial bagi regenerasi organisasi pendiri Partai Golkar tersebut.
”Atas nama keluarga besar Partai Golkar Kabupaten Dompu, kami menyampaikan selamat kepada Ibu Sari Yuliati. Amanah sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957 ini berada di tangan yang tepat. Kami meyakini kepemimpinan beliau mampu membawa organisasi ini semakin maju, solid, dan relevan dengan kebutuhan publik saat ini,” ujar Efan.
Sebagai organisasi yang memiliki sejarah panjang dalam dunia kaderisasi, Kosgoro 1957 dituntut tidak hanya menjadi lumbung suara partai, melainkan juga inkubator lahirnya pemikir dan pemimpin masa depan. Narasi ini diperkuat oleh Efan yang melihat rekam jejak Sari Yuliati di panggung politik nasional sebagai modalitas utama.
Menurut legislator asal Pulau Sumbawa tersebut, tantangan kontemporer yang dihadapi generasi muda saat ini memerlukan pendekatan organisasi yang lebih inklusif dan visioner.
”Kami optimistis di bawah kepemimpinan Ibu Sari, Kosgoro 1957 akan intensif melakukan konsolidasi. Langkah ini penting untuk menjaga soliditas kader dari tingkat pusat hingga ke akar rumput di daerah, sekaligus memastikan program kerja organisasi dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tutur Efan.
Selain fokus pada pembenahan internal, narasi penguatan sinergi antara organisasi kekaryaan dengan induk partai menjadi sorotan utama. Efan menekankan bahwa indikator keberhasilan sebuah organisasi tidak lagi sekadar diukur dari megahnya struktur kepengurusan, melainkan dari efektivitas program kerja yang menyentuh sektor riil masyarakat.
Ia menegaskan bahwa jajaran pengurus di tingkat daerah siap menyelaraskan langkah dengan kebijakan pengurus pusat, terutama dalam program pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan pemberdayaan ekonomi lokal.
”Terpilihnya Ibu Sari Yuliati memberikan optimisme baru bagi seluruh kader. Kami di daerah siap mendukung dan mengimplementasikan program kerja pusat yang berorientasi pada penguatan kaderisasi serta pemberdayaan masyarakat. Ini adalah langkah nyata dalam menjaga semangat karya dan pengabdian yang menjadi identitas Kosgoro 1957,” pungkas Efan.(JD09)









