Babak Baru Energi RI, Batam Dilirik Jadi Kandidat Kuat Tapak Perdana Pembangkit Nuklir

- Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia Dalam Konferensi Pers di Jakarta (26/10)

Foto: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia Dalam Konferensi Pers di Jakarta (26/10)

Jejakdata.com | Jakarta, 26 Oktober 2026 — Pemerintah Indonesia kembali menegaskan langkah strategisnya dalam memburu ketahanan energi nasional. Di tengah transisi menuju energi bersih, opsi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) kini secara serius diarahkan ke wilayah Kepulauan Riau, dengan Batam sebagai salah satu titik episentrum kajian utama.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa proyek ambisius ini masih berada dalam fase kalkulasi dan pengkajian yang mendalam (feasibility study).

“Untuk nuklir, lokasi yang masih dalam studi antara lain di Kepri, tepatnya di Batam, untuk mendorong ketahanan energi kita. Ini semua masih dalam tahap perhitungan,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (26/10).

Baca Juga :  Setalah Mangkir, Hamdan Kasim Jadi Tersangka Baru Dana Siluman DPRD NTB

Bahlil menegaskan, pemerintah tidak ingin tergesa-gesa dalam mengeksekusi proyek energi berteknologi tinggi tersebut. Penentuan tapak definitif baru akan diputuskan setelah seluruh rangkaian studi kelayakan rampung dan memenuhi standar keamanan global.

“Kita kaji dulu dan sedang kita pertimbangkan. Kalau sudah lolos feasibility study-nya, baru kita eksekusi,” tegasnya.

Selain mematangkan kajian teknis di Batam dan sejumlah wilayah lain seperti Halmahera, pemerintah juga membuka opsi kolaborasi strategis dengan negara-negara sahabat yang telah memiliki rekam jejak matang dan teknologi nuklir teruji. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan transfer teknologi berjalan mulus sekaligus menjamin aspek keselamatan operasional jangka panjang.

Baca Juga :  Gubernur NTB Ganti Plh Sekda Lagi, SEMMI NTB Singgung Dugaan Pelanggaran Perpres

Rencana kehadiran nuklir dalam bauran energi nasional sendiri sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat keandalan pasokan listrik, khususnya di kawasan-kawasan industri strategis seperti Batam, demi memastikan pasokan energi yang stabil, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi masa depan Indonesia. (JD13)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tolak Eksepsi Febrie Adriansyah, Hakim Minta Jaksa Panggil 29 Entitas dalam Skema TPPU
Hasto Desak Lahan Bekas Karhutla Tak Dialihkan ke Perkebunan Sawit
Asyik Pesta Sabu di Kos-kosan, Ketua DPD IMPERIUM NTB dan Empat Rekannya Diciduk Polda NTB
Rampingkan Anak Usaha, PLN Hadirkan PLN Services untuk Meningkatkan Layanan ke Masyarakat
Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Hadirkan Diskon Tambah Daya 50 Persen melalui Program Energi Berdikari
Pergantian Dirut PLN, Pakar Hukum Desak Kejagung Perjelas Penanganan Dugaan Korupsi
Buruknya Pengelolaan TPA Waduwani, Pemkab Bima Terancam Digugat ke Pengadilan
Dugaan Permainan Proyek Sumur Bor Rp 40 Miliar di Dompu, BWS NTB Didesak Buka RAB
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Babak Baru Energi RI, Batam Dilirik Jadi Kandidat Kuat Tapak Perdana Pembangkit Nuklir

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tolak Eksepsi Febrie Adriansyah, Hakim Minta Jaksa Panggil 29 Entitas dalam Skema TPPU

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Hasto Desak Lahan Bekas Karhutla Tak Dialihkan ke Perkebunan Sawit

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:51 WIB

Asyik Pesta Sabu di Kos-kosan, Ketua DPD IMPERIUM NTB dan Empat Rekannya Diciduk Polda NTB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Rampingkan Anak Usaha, PLN Hadirkan PLN Services untuk Meningkatkan Layanan ke Masyarakat

Berita Terbaru