Dikbud dan Dekranasda Lombok Tengah akan Gelar Fashion Show Tenun, Angkat Budaya Lokal ke Catwalk

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan Lombok Tengah. (Dok.ist)

Kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan Lombok Tengah. (Dok.ist)

Lombok Tengah | Lombok fokus – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lombok Tengah siap menggelar Fashion Show Tenun dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Tengah. Acara ini akan berlangsung pada Sabtu, 11 Oktober 2025 di Taman Wisata Kota (TWK) Muhajirin Praya.

 

Kegiatan yang bertujuan melestarikan sekaligus mempromosikan keindahan tenun khas Lombok Tengah tersebut akan melibatkan 144 peserta yang terdiri dari guru dan siswa SD-SMP se-Kabupaten Lombok Tengah.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Tengah, Drs. H. Lalu Idham Halid, M.Pd., mengatakan fashion show ini merupakan salah satu upaya memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal.

 

“Kami ingin tenun Lombok Tengah terus dikenalkan, bukan hanya sebagai pakaian adat, tetapi juga sebagai kebanggaan daerah yang bisa tampil di panggung modern,” ujarnya. Selasa (01/10/2025).

Baca Juga :  Polemik Larangan Kecimol, Sekda Loteng : “Ekspresi Seni Harus Hargai Norma Agama dan Adat”

 

 

Peserta dan Kategori

Dalam pelaksanaannya, peserta terbagi ke dalam beberapa kategori, yaitu:

 

Guru SMP: 12 pasang (24 orang)

 

Siswa SMP: 12 pasang (24 orang)

 

Guru SD: 24 pasang (48 orang)

 

Siswa SD: 24 pasang (48 orang)

 

 

Total keseluruhan peserta mencapai 144 orang.

 

Para guru akan tampil mengenakan songket khas Lombok Tengah, sementara siswa akan memamerkan tenun dengan motif lokal, antara lain Kembang Komak, Tapok Kemalu, Anteng, dan Ragi Genep.

 

Penilaian dan Dewan Juri

 

Para peserta akan dinilai berdasarkan tiga aspek utama, yaitu catwalk, kostum, dan motif. Untuk menjamin kualitas penjurian, panitia menghadirkan dewan juri profesional, yakni:

Baca Juga :  ‎Ratusan Warga Sepolong Hadiri Panggilan Pengadilan, Kritik Penggugat Tak Hadiri Panggilan Mediasi Sengketa Lahan

 

1. Eva (Desainer)

 

 

2. Mia Maharani (Catwalk & Makeup)

 

 

3. Ana Tenun (Motif Tenun)

 

 

 

Ia menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai warisan budaya daerah.

 

“Melibatkan guru dan siswa sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian budaya bisa dimulai dari lingkungan sekolah. Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang,” katanya.

 

 

Fashion Show Dekranasda ini diprediksi akan menjadi salah satu acara paling meriah dalam rangkaian perayaan HUT Lombok Tengah tahun 2025, sekaligus mengangkat tenun Lombok Tengah ke panggung yang lebih luas.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nakhoda Baru Kosgoro 1957: Efan Limantika Sebut Sari Yuliati Bawa Harapan Segar
Muscab I SEMMI Kota Mataram: Kurniawan Terpilih Jadi Ketua Umum Periode 2026–2027
AMPI NTB Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek BBWS NT I ke Kejati NTB
Kebijakan Dinilai Hanya ‘Kosmetik’, HMI Mataram Tuntut Gubernur NTB Seriusi Kemiskinan Ekstrem
Aroma Kongkalikong Tender Proyek Sekolah Rp 250 Miliar di NTB, KPK Diminta Turun Tangan
CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan
PWPM NTB Ajak Pemuda NTB Sampaikan Statement Positif di Medsos
Korban Alami Cacat Permanen, Garda Satu Soroti Lambannya Respons Satgas MBG
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:25 WIB

Nakhoda Baru Kosgoro 1957: Efan Limantika Sebut Sari Yuliati Bawa Harapan Segar

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:27 WIB

Muscab I SEMMI Kota Mataram: Kurniawan Terpilih Jadi Ketua Umum Periode 2026–2027

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:29 WIB

AMPI NTB Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek BBWS NT I ke Kejati NTB

Senin, 25 Mei 2026 - 20:10 WIB

Kebijakan Dinilai Hanya ‘Kosmetik’, HMI Mataram Tuntut Gubernur NTB Seriusi Kemiskinan Ekstrem

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:45 WIB

CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan

Berita Terbaru