Momentum Hari Santri, BAZNAS Loteng Dukung Pendidikan dengan Santunan Rp 355 Juta untuk 714 Santri

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Tengah | Lombok FokusSemangat Hari Santri Nasional 2025 menggema di Kabupaten Lombok Tengah. Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren tumpah ruah dalam perayaan akbar yang digelar serentak di dua lokasi, yakni Yayasan Pondok Pesantren Munirul Arifin NW Praya (YANMU NW Praya) dan Yayasan Pondok Pesantren Manhalul Ma’arif Darek.

 

Kegiatan ini terselenggara berkat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, Pemerintah Daerah (Pemda), dan Forum Komunikasi Silaturahmi Pondok Pesantren (FKSPP) Lombok Tengah. Perayaan ini menjadi bentuk penghargaan terhadap peran penting santri dalam menjaga nilai keagamaan, kebangsaan, dan moralitas masyarakat.

 

Di lokasi pertama, YANMU NW Praya, apel Hari Santri Nasional berlangsung khidmat dengan Ketua DPRD Lombok Tengah, H. L. Ramdan, sebagai inspektur upacara. Hadir pula Pimpinan Ponpes YANMU NW Praya, Prof. Dr. TGH. Zainal Arifin Munir, Ketua TP PKK Lombok Tengah Hj. Baiq Nurul Aini Pathul Bahri, serta sejumlah pimpinan OPD dan tokoh agama.

 

Sementara itu, di Ponpes Manhalul Ma’arif Darek, upacara dipimpin oleh Asisten II Setda Lombok Tengah, H. Lendek Jayadi, dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Lombok Tengah TGH. Ma’arif Makmun Diranse, Wakil Ketua I BAZNAS TGH. Lalu Mala Syar’i, Wakil Ketua IV Ustadz Sapoan, serta perwakilan dari Rutan Kelas II B Praya, Kejaksaan Negeri Praya, camat, kepala OPD, dan pimpinan pondok pesantren lainnya.

Baca Juga :  Kabar Gembira untuk Jamaah NTB, Kuota Haji Naik Jadi 4.000 Orang Tahun 2026

 

Puncak acara ditandai dengan penyaluran santunan kepada 714 santri berprestasi dari berbagai pesantren di Lombok Tengah. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 355 juta, bersumber dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dikelola oleh BAZNAS Lombok Tengah.

 

Wakil Ketua I BAZNAS Lombok Tengah, TGH. Lalu Mala Syar’i, menyampaikan bahwa santunan tersebut bukan sekadar bentuk bantuan finansial, tetapi juga simbol kepedulian terhadap masa depan pendidikan Islam di Lombok Tengah.

 

“Kami ingin memastikan bahwa zakat masyarakat benar-benar kembali kepada umat, terutama untuk pemberdayaan di bidang pendidikan pesantren. Santri adalah aset bangsa mereka harus kuat dalam ilmu, iman, dan akhlak,” ujar TGH. Lalu Mala Syar’i usai penyerahan santunan di Ponpes Manhalul Ma’arif Darek, Rabu (22/10/2025).

Baca Juga :  PBB NTB Gelar Pelantikan Bersama dan Rakorwil–Rakerwil, Perkuat Struktur Organisasi

 

 

Ia menegaskan, Hari Santri Nasional harus menjadi momentum bagi para santri untuk meningkatkan kapasitas dan peran di berbagai bidang kehidupan.

 

“Santri dan pesantren harus mempersiapkan diri untuk mengisi ruang kosong di setiap posisi strategis, baik dalam pengabdian kepada masyarakat maupun dalam tata kelola pemerintahan. Sudah saatnya santri tampil, tidak hanya di mimbar dakwah, tapi juga di ruang-ruang kebijakan dan pelayanan publik,” tambahnya.

 

 

Perayaan ditutup dengan pertunjukan seni dari para santri, mulai dari tarian, shalawat, hingga puisi religi. Suasana penuh kebahagiaan itu menjadi simbol semangat juang santri dalam menjaga nilai-nilai Islam dan kebangsaan.

 

Perayaan Hari Santri Nasional 2025 di Lombok Tengah bukan hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga bukti nyata komitmen BAZNAS, Pemda, dan FKSPP Lombok Tengah dalam memperkuat pendidikan agama dan kesejahteraan santri.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nakhoda Baru Kosgoro 1957: Efan Limantika Sebut Sari Yuliati Bawa Harapan Segar
Muscab I SEMMI Kota Mataram: Kurniawan Terpilih Jadi Ketua Umum Periode 2026–2027
AMPI NTB Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek BBWS NT I ke Kejati NTB
Kebijakan Dinilai Hanya ‘Kosmetik’, HMI Mataram Tuntut Gubernur NTB Seriusi Kemiskinan Ekstrem
Aroma Kongkalikong Tender Proyek Sekolah Rp 250 Miliar di NTB, KPK Diminta Turun Tangan
CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan
PWPM NTB Ajak Pemuda NTB Sampaikan Statement Positif di Medsos
Korban Alami Cacat Permanen, Garda Satu Soroti Lambannya Respons Satgas MBG
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:25 WIB

Nakhoda Baru Kosgoro 1957: Efan Limantika Sebut Sari Yuliati Bawa Harapan Segar

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:27 WIB

Muscab I SEMMI Kota Mataram: Kurniawan Terpilih Jadi Ketua Umum Periode 2026–2027

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:29 WIB

AMPI NTB Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek BBWS NT I ke Kejati NTB

Senin, 25 Mei 2026 - 20:10 WIB

Kebijakan Dinilai Hanya ‘Kosmetik’, HMI Mataram Tuntut Gubernur NTB Seriusi Kemiskinan Ekstrem

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:45 WIB

CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan

Berita Terbaru