Koperasi Salonong Bukit Lestari, Koperasi Pertama di Indonesia yang Resmi Miliki IPR

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi bersama Plt Kepala Dinas ESDM NTB, H. Wirawan Ahmad, M.Si, Dinas LHK, DPMPTSP Provinsi NTB, Camat Lantung H. Safrudin, anggota DPRD Sumbawa Komisi II Juliansyah SE, serta tokoh pemuda, masyarakat, dan LSM di kantor Camat Lantung. (ist)

Sosialisasi bersama Plt Kepala Dinas ESDM NTB, H. Wirawan Ahmad, M.Si, Dinas LHK, DPMPTSP Provinsi NTB, Camat Lantung H. Safrudin, anggota DPRD Sumbawa Komisi II Juliansyah SE, serta tokoh pemuda, masyarakat, dan LSM di kantor Camat Lantung. (ist)

Sumbawa, jejakdata.com/ — Koperasi Salonong Bukit Lestari mencatat sejarah baru di dunia pertambangan rakyat Indonesia. Koperasi yang berlokasi di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini resmi memperoleh Izin Pertambangan Rakyat (IPR), menjadikannya koperasi pertama di Indonesia yang berhasil bertransformasi dari aktivitas tambang ilegal menjadi badan usaha pertambangan yang legal dan sah di mata hukum.

Dalam wawancara bersama Ketua Koperasi, Imanuddin, ia menceritakan perjalanan panjang yang penuh tantangan hingga akhirnya memperoleh IPR dari Pemerintah Provinsi NTB.

“Kami harus melalui banyak tahapan administrasi, klarifikasi, dan verifikasi teknis maupun lingkungan. Tantangan terbesar adalah menyamakan data dan menanamkan kesadaran kepada masyarakat bahwa legalitas itu penting. Legalitas bukan sekadar formalitas, tapi jaminan hukum agar kegiatan penambangan rakyat berjalan tertib, sesuai aturan, dan ramah lingkungan,” ujar Imanuddin.

Dukungan Pemerintah dan Aparat Hukum

Imanuddin menyampaikan apresiasi besar kepada Pemerintah Provinsi NTB, khususnya Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang telah memberikan pendampingan dan pembinaan sejak awal proses perizinan.

Baca Juga :  ‎CV Putri Diana Jaya Desak Pemdes Karang Baru Timur Lunasi Hutang Proyek Pengaspalan Desanya

“Tanpa dukungan mereka, koperasi tidak mungkin mendapatkan legalitas yang kuat,” kata Imanuddin.

Ia juga menekankan peran Polda NTB dan aparat kepolisian yang turut mengawal proses pengurusan IPR, menjaga keamanan, serta memastikan kegiatan tambang rakyat di Sumbawa berjalan tertib dan aman.

Kemitraan dan Transparansi Pengelolaan

Dalam hal pengelolaan, Imanuddin menjelaskan bahwa koperasi menggandeng pihak investor untuk mendukung pendanaan dan teknologi, tanpa mengurangi kendali penuh koperasi atas izin tambang.

“Sebagai pemegang IPR, koperasi tetap menjadi pengendali utama. Skema bagi hasil yang kami sepakati adalah 60 persen untuk koperasi dan 40 persen untuk investor,” jelasnya.

Mayoritas anggota koperasi merupakan warga lokal di sekitar area tambang. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa melalui kegiatan ekonomi turunan, seperti jasa transportasi, warung, hingga usaha mikro pendukung kegiatan tambang.

Pemerintah Provinsi NTB bersama Polda NTB juga berperan sebagai pengawas agar kegiatan pertambangan rakyat tetap berjalan transparan dan sesuai ketentuan hukum.

Komitmen Lingkungan dan Keberlanjutan

Terkait isu lingkungan yang kerap menjadi sorotan publik, Imanuddin menegaskan komitmen kuat koperasi dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan.

Baca Juga :  Kasta NTB dan Perhimpunan Pemuda Sasak Desak Kejati NTB Periksa 13 Anggota DPRD, Tim Transisi, dan Kepala BPKAD Terkait Dana Siluman

“Kami menyadari tantangan lingkungan tidak bisa dihindari. Karena itu, kami menjalankan pertambangan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan, sesuai pedoman dari Dinas ESDM dan Dinas LHK Provinsi NTB,” tegasnya.

Koperasi Salonong Bukit Lestari juga menyiapkan program reklamasi dan revegetasi pasca-tambang untuk memulihkan keseimbangan alam serta memastikan keberlanjutan lingkungan di wilayah tambang.

Membangun Masa Depan Pertambangan Rakyat

Dalam visi jangka panjangnya, Koperasi Salonong Bukit Lestari berkomitmen menjadi pelopor pertambangan rakyat yang legal, ramah lingkungan, dan berkeadilan sosial.

“Kami ingin menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat desa yang mandiri dan berkelanjutan, bukan sekadar penghasil emas,” ujar Imanuddin.

Ia menutup wawancara dengan pesan terbuka kepada publik:

“Kami sangat membutuhkan kritik dan saran dari masyarakat serta pemangku kepentingan. Kritik adalah bahan evaluasi agar koperasi terus meningkatkan kinerja dan menjaga keberlanjutan pertambangan rakyat yang aman, legal, dan membawa manfaat luas bagi warga.”

 

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tuntutan Tak Pernah Ditanggapi Gubernur NTB, Mahasiswa Nekat Hadang Mobil Presiden
Bupati Langkat Terjaring OTT KPK, Langkat Kembali Masuk Pusaran Korupsi Kepala Daerah
Soroti Dugaan Keterlibatan Kader Gerindra, HMI MPO Mataram Desak Audit Menyeluruh Dapur MBG
NTB Institute Dukung Program Prioritas Prabowo-Gibran, Dorong Evaluasi Total Tata Kelola MBG dan Koperasi Desa
Gelar Jumpa Pers, HIPMI PT NTB Soroti Politisasi Mahasiswa Sekaligus Beri Pesan Menohok untuk Tiyo Ardianto
GARDA SATU NTB: Penyelamatan Hutan dan Penertiban Tambang Ilegal Harus Berjalan Bersamaan
Pemenang Tender Proyek Sekolah Rakyat Lombok Utara Rp250 Miliar Didemo Mahasiswa di Kementrian PU
GMPPA Endus Dugaan Monopoli Paket Proyek APBN Oleh Salah Satu Kontraktor di NTB
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:05 WIB

Tuntutan Tak Pernah Ditanggapi Gubernur NTB, Mahasiswa Nekat Hadang Mobil Presiden

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:51 WIB

Bupati Langkat Terjaring OTT KPK, Langkat Kembali Masuk Pusaran Korupsi Kepala Daerah

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:59 WIB

Soroti Dugaan Keterlibatan Kader Gerindra, HMI MPO Mataram Desak Audit Menyeluruh Dapur MBG

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:24 WIB

NTB Institute Dukung Program Prioritas Prabowo-Gibran, Dorong Evaluasi Total Tata Kelola MBG dan Koperasi Desa

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:55 WIB

Gelar Jumpa Pers, HIPMI PT NTB Soroti Politisasi Mahasiswa Sekaligus Beri Pesan Menohok untuk Tiyo Ardianto

Berita Terbaru