Solar Kosong Berhari-hari, HMI Badko Bali–Nusra Soroti Kinerja Pertamina

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bima, Jejakdata – Senin, 22 Desember 2025. Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terjadi di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Petani dan nelayan mengeluhkan sulitnya mendapatkan solar di SPBU Rabakodo, Kecamatan Woha, sejak beberapa hari terakhir.

Seorang petani, Hanafi, mengaku sudah tiga hari berturut-turut mendatangi SPBU Rabakodo untuk membeli solar, namun stok selalu kosong.

“Sudah tiga hari saya bolak-balik ke SPBU Rabakodo, tapi solar selalu kosong,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Ismail, warga Desa Rupe, Kecamatan Langgudu. Ia mengatakan awalnya tidak percaya dengan informasi kelangkaan solar di SPBU tersebut. Namun setelah datang langsung, solar memang tidak tersedia.

Baca Juga :  Balapan Sengit One Make Race 1200 di Mandalika: MGPA Fokus Evaluasi Aspek Keselamatan dan Performa Pembalap

“Setelah sampai di SPBU, ternyata solar memang kosong,” kata Ismail, Sabtu (20/12/2025).

Pihak SPBU Rabakodo mengaku kosongnya solar disebabkan belum adanya pasokan dari PT Pertamina. Kondisi ini tidak hanya terjadi di Bima, namun juga dialami sejumlah SPBU di Pulau Sumbawa.

Ketua HMI Badan Koordinasi Bali Nusa Tenggara, Abdul Halik, menyebut kelangkaan solar terjadi akibat lambannya respons PT Pertamina dalam mendistribusikan BBM. Ia mengatakan pihak SPBU telah menyampaikan kebutuhan solar secara resmi, namun pasokan belum juga dikirimkan.

Baca Juga :  KNPI NTB Balik Serang HMI Soal Tuduhan Tanpa Data Terhadap Baihaqi

“Pertamina terkesan mengulur waktu tanpa penjelasan yang jelas, padahal kebutuhan solar sangat mendesak bagi petani dan nelayan,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, Halik mendesak Executive General Manager (EGM) dan Direksi PT Pertamina Patra Niaga untuk mengevaluasi dan mencopot Tommy Wisnu Ramdan serta Dani Hutama Aji yang diduga terlibat dalam persoalan distribusi solar di wilayah Pulau Sumbawa.

HMI Badko Bali-Nusra juga berencana menggelar aksi demonstrasi di Kantor Sales Area Manager Pertamina NTB pada Selasa, 23 Desember 2025. Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak agar kedua pejabat tersebut mundur dari jabatannya. (JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebijakan Dinilai Hanya ‘Kosmetik’, HMI Mataram Tuntut Gubernur NTB Seriusi Kemiskinan Ekstrem
Aroma Kongkalikong Tender Proyek Sekolah Rp 250 Miliar di NTB, KPK Diminta Turun Tangan
CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan
PWPM NTB Ajak Pemuda NTB Sampaikan Statement Positif di Medsos
Korban Alami Cacat Permanen, Garda Satu Soroti Lambannya Respons Satgas MBG
Lamar Kerja di Facebook, Mahasiswi Disekap dan Diperkosa 3 Hari
Trump Buang Jejak China Sebelum Pulang, Diplomasi atau Paranoia Politik?
Rakyat Desa Tidak Hidup dari Dolar, Tapi dari Harga Beras
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:10 WIB

Kebijakan Dinilai Hanya ‘Kosmetik’, HMI Mataram Tuntut Gubernur NTB Seriusi Kemiskinan Ekstrem

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:50 WIB

Aroma Kongkalikong Tender Proyek Sekolah Rp 250 Miliar di NTB, KPK Diminta Turun Tangan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:45 WIB

CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:15 WIB

PWPM NTB Ajak Pemuda NTB Sampaikan Statement Positif di Medsos

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:43 WIB

Korban Alami Cacat Permanen, Garda Satu Soroti Lambannya Respons Satgas MBG

Berita Terbaru