TPA Kebon Kongok Overload; Kades Suka Makmur, Kita akan Carikan Solusi Bersama

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, Jejakdata.com – Minggu (15/02/26). Kepala Desa Suka Makmur, H. Selamet, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi TPA Kebon Kongok yang saat ini mengalami overload (kelebihan kapasitas).

Menurutnya, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena berdampak langsung terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

H. Selamet menegaskan bahwa Pemerintah Desa Suka Makmur pada prinsipnya siap mendukung segala bentuk upaya pemerintah daerah maupun instansi terkait dalam mencari solusi terbaik dan berkelanjutan atas permasalahan TPA Kebon Kongok.

Ia berharap langkah-langkah yang diambil nantinya mengedepankan pendekatan yang transparan, partisipatif, serta memperhatikan aspek lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Hanya Tiga Tersangka, LSM Soroti Kasus Dana Siluman DPRD NTB

“Kami dari Pemerintah Desa Suka Makmur mendukung penuh setiap kebijakan dan langkah strategis pemerintah dalam menangani permasalahan overload TPA Kebon Kongok, Yang terpenting adalah adanya komunikasi dan sosialisasi yang baik kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman,” ujar H. Selamet (Kades Suka Makmur)

Selain itu, H. Selamet juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.

Ia menekankan pentingnya menyalurkan aspirasi melalui jalur musyawarah dan dialog, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara bersama-sama tanpa menimbulkan konflik sosial.

Baca Juga :  Delapan Dekade Lombok Tengah, Pathul Bahri: Kemajuan Bukan Hadiah, Tapi Perjuangan

Kades Suka Makmur juga menyampaikan “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif”

Pemerintah desa siap menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah demi tercapainya solusi yang adil dan berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, pengelola TPA, dan masyarakat. Diharapkan permasalahan overload TPA Kebon Kongok dapat segera ditangani secara komprehensif serta tidak menimbulkan dampak sosial yang lebih luas. (JD27)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Langkat Terjaring OTT KPK, Langkat Kembali Masuk Pusaran Korupsi Kepala Daerah
Bongkar Sindikat Mataram-Tuban! Polda NTB Diminta Sikat Habis Jaringan DPO Sabu 535 Gram di Bima.
Kasus Sabu 535 Gram di Talabiu, Kapolda NTB Didesak Ambil Alih Penanganan
Anggota DPRD Bima Terseret Kasus Sabu 535 Gram, Polisi Didesak Tak Tebang Pilih
Soroti Dugaan Keterlibatan Kader Gerindra, HMI MPO Mataram Desak Audit Menyeluruh Dapur MBG
Wakili Mori Hanafi di Acara P3-TGAI, Nazaruddin Tekankan Akuntabilitas P3A
NTB Institute Dukung Program Prioritas Prabowo-Gibran, Dorong Evaluasi Total Tata Kelola MBG dan Koperasi Desa
Mori Hanafi Ungkap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Berpeluang Dapat SK DPD NasDem
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:51 WIB

Bupati Langkat Terjaring OTT KPK, Langkat Kembali Masuk Pusaran Korupsi Kepala Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:02 WIB

Bongkar Sindikat Mataram-Tuban! Polda NTB Diminta Sikat Habis Jaringan DPO Sabu 535 Gram di Bima.

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:28 WIB

Kasus Sabu 535 Gram di Talabiu, Kapolda NTB Didesak Ambil Alih Penanganan

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:59 WIB

Soroti Dugaan Keterlibatan Kader Gerindra, HMI MPO Mataram Desak Audit Menyeluruh Dapur MBG

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:15 WIB

Wakili Mori Hanafi di Acara P3-TGAI, Nazaruddin Tekankan Akuntabilitas P3A

Berita Terbaru

Uncategorized

Laporan Dugaan Korupsi ke Kejagung Guncang PLN

Kamis, 2 Jul 2026 - 17:38 WIB