Jamaah Umroh Asal Lombok Terlantar di Mekkah, Keluarga Harap Pemerintah NTB Bertindak

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi jamaah umroh di area Masjidil Haram, Mekkah, sebagai representasi kondisi jamaah asal Lombok yang terlantar dan menunggu kepastian pemulangan.

Foto: Ilustrasi jamaah umroh di area Masjidil Haram, Mekkah, sebagai representasi kondisi jamaah asal Lombok yang terlantar dan menunggu kepastian pemulangan.

Mataram, Jejakdata.com – Minggu, 29 Maret 2026. Puluhan jamaah umroh asal Lombok dilaporkan terlantar di Mekkah, Arab Saudi. Dari total 24 jamaah, sebanyak 17 orang hingga kini masih tertahan akibat kendala tiket kepulangan ke Indonesia.

Informasi yang dihimpun menyebutkan para jamaah tersebut harus bertahan secara mandiri di tanah suci setelah mengalami berbagai kesulitan, termasuk sempat diusir dari penginapan. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan mendalam dari pihak keluarga di tanah air.

Novi, anak dari salah satu jamaah, mengungkapkan bahwa para jamaah kini harus menanggung biaya hidup dan tiket kepulangan secara mandiri, yang seharusnya menjadi tanggung jawab pihak penyelenggara perjalanan.

Baca Juga :  CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan

“Mereka tidak hanya terlantar, tetapi juga sempat diusir dari penginapan. Sekarang harus membayar tiket pulang sendiri,” ujarnya dengan suara bergetar.

Ia menambahkan, biaya kebutuhan sehari-hari selama di Mekkah ditanggung sendiri oleh jamaah, dengan perkiraan mencapai Rp400 ribu per hari.

Pihak keluarga berharap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) segera mengambil langkah konkret untuk membantu proses pemulangan jamaah.

Baca Juga :  Resmi di Lantik, Ketua Umum HMI Cabang Mataram Tekankan Untuk Menjaga Semangat Keislaman dan Kebangsaan.

“Kami sangat berharap pemerintah bisa membantu memulangkan ibu saya dan jamaah lainnya ke Lombok. Mereka sudah cukup menderita,” kata Novi.

Peristiwa ini juga menjadi sorotan terkait pentingnya pengawasan terhadap penyelenggara perjalanan ibadah umroh. Keluarga jamaah mendesak adanya tindakan tegas serta sanksi terhadap pihak travel yang diduga bertanggung jawab atas penelantaran tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima, perjalanan umroh tersebut diselenggarakan oleh sebuah perusahaan travel berinisial PT EN, dengan oknum pelaksana berinisial HT. (JD27)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Desa Sade Lombok Tengah, Wagub NTB Turun Lokasi dan Salurkan Bantuan
Kondisi Terkini Dusun Sade Lombok Usai Kebakaran: Rata dengan Tanah, Ratusan Warga Mengungsi
Pasca Kebakaran Rumah Adat Sade, Raffi Ahmad dan The Dudas-1 Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar
Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah
Diduga Hina Maulid Adat Bayan di FB, Akun “Nye Ot” Dilaporkan ke Polda NTB
Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,4 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan
BARA NTB Gelar Aksi Demonstrasi, Desak Direktur Utama Copot Kepala PLN Nusa Daya NTB
Rekam Jejak di Cabor Sorotan Utama: Iqbal Tidak Memenuhi Syarat Menjadi Kandidat Ketua KONI NTB
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Kebakaran Desa Sade Lombok Tengah, Wagub NTB Turun Lokasi dan Salurkan Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Kondisi Terkini Dusun Sade Lombok Usai Kebakaran: Rata dengan Tanah, Ratusan Warga Mengungsi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Pasca Kebakaran Rumah Adat Sade, Raffi Ahmad dan The Dudas-1 Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:17 WIB

Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Diduga Hina Maulid Adat Bayan di FB, Akun “Nye Ot” Dilaporkan ke Polda NTB

Berita Terbaru

Screenshot

Berita

Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah

Minggu, 23 Agu 2026 - 00:17 WIB