MotoGP Mandalika 2025 Catat Penyelenggaraan Terbaik, Ekonomi NTB Melejit

Okupansi Hotel di Mandalika 100 Persen, 44 Extra Flight ke Lombok

- Jurnalis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Tengah | Lombok Fokus – Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit mencatat sejarah baru sebagai penyelenggaraan terbaik sejak pertama kali digelar di Indonesia. Tak hanya menghadirkan kompetisi kelas dunia, ajang balap MotoGP™ kali ini juga berhasil menggerakkan perekonomian lokal dan mengukuhkan posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan di Asia.

 

Antusiasme penonton memuncak sejak awal pekan. Data Dinas Pariwisata NTB mencatat tingkat hunian hotel di kawasan The Mandalika mencapai 100 persen, sementara rata-rata okupansi di seluruh Pulau Lombok selama akhir pekan balapan menembus 93 persen. Di Kota Mataram sendiri, tingkat hunian mencapai 90 persen.

 

“Dampak ekonomi dari ajang ini luar biasa. Hotel penuh, penerbangan meningkat, dan pelaku UMKM kita ikut kecipratan berkah,” ujar salah satu pelaku usaha kuliner di Kuta Mandalika, Sabtu (4/10).

 

Lonjakan Wisatawan, 44 Penerbangan Tambahan ke Lombok

Baca Juga :  Akhyar Soroti Kecimol di Lombok, Minta Hentikan Tarian Erotis di Depan Publik

 

Tingginya minat penonton mendorong sejumlah maskapai menambah frekuensi penerbangan menuju Lombok. Tercatat ada 44 extra flight selama periode MotoGP 2025, terdiri dari Garuda Indonesia (18 penerbangan), Citilink (10), AirAsia (8), Pelita Air (2), dan Wings Air (6).

 

Penambahan ini membuktikan daya tarik Mandalika di mata wisatawan domestik maupun mancanegara. Sektor transportasi udara, perhotelan, hingga jasa pariwisata ikut terdongkrak signifikan.

 

Ajang MotoGP™ tahun ini bukan hanya soal kecepatan di lintasan, tapi juga ruang untuk memperkenalkan kearifan lokal Lombok Tengah kepada dunia. Sejak pembukaan, para pembalap dan penonton disambut dengan atraksi budaya, kuliner tradisional, hingga pameran kerajinan khas Sasak.

 

Menurut Direktur Utama InJourney, Maya Watono, penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum penting dalam promosi budaya dan pariwisata Indonesia di panggung global.

 

“Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 bukan hanya ajang balap motor, tapi juga sarana memperkenalkan budaya Indonesia. Dengan okupansi hotel yang mencapai 100 persen dan penambahan penerbangan, kita melihat dampak nyata terhadap ekonomi lokal,” ungkap Maya.

Baca Juga :  PWPM NTB Ajak Pemuda NTB Sampaikan Statement Positif di Medsos

 

Sementara itu, Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Troy Warokka, menyebut keberhasilan ajang ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak.

 

“Penyelenggaraan tahun ini menjadi yang terbaik. Sirkuit Mandalika kembali meraih Homologasi Grade A dari FIM—bukti bahwa Mandalika sejajar dengan sirkuit kelas dunia. Ini bukan hanya kebanggaan bagi Indonesia, tetapi juga kontribusi besar bagi masyarakat Lombok dan NTB,” ujarnya.

 

Ajang bergengsi ini memberikan multiplier effect yang luas—dari sektor perhotelan, transportasi, hingga UMKM lokal. Banyak pelaku usaha di sekitar Mandalika mengaku omzet mereka meningkat dua hingga tiga kali lipat selama periode balapan.

 

Dengan capaian ini, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 kian menegaskan posisi Mandalika sebagai ikon sport tourism dunia yang memadukan olahraga, pariwisata, dan budaya dalam satu kemasan berkelas internasional.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nakhoda Baru Kosgoro 1957: Efan Limantika Sebut Sari Yuliati Bawa Harapan Segar
Muscab I SEMMI Kota Mataram: Kurniawan Terpilih Jadi Ketua Umum Periode 2026–2027
AMPI NTB Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek BBWS NT I ke Kejati NTB
Kebijakan Dinilai Hanya ‘Kosmetik’, HMI Mataram Tuntut Gubernur NTB Seriusi Kemiskinan Ekstrem
Aroma Kongkalikong Tender Proyek Sekolah Rp 250 Miliar di NTB, KPK Diminta Turun Tangan
CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan
PWPM NTB Ajak Pemuda NTB Sampaikan Statement Positif di Medsos
Korban Alami Cacat Permanen, Garda Satu Soroti Lambannya Respons Satgas MBG
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:25 WIB

Nakhoda Baru Kosgoro 1957: Efan Limantika Sebut Sari Yuliati Bawa Harapan Segar

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:27 WIB

Muscab I SEMMI Kota Mataram: Kurniawan Terpilih Jadi Ketua Umum Periode 2026–2027

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:29 WIB

AMPI NTB Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek BBWS NT I ke Kejati NTB

Senin, 25 Mei 2026 - 20:10 WIB

Kebijakan Dinilai Hanya ‘Kosmetik’, HMI Mataram Tuntut Gubernur NTB Seriusi Kemiskinan Ekstrem

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:45 WIB

CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan

Berita Terbaru