Lalu Muhiban Bantah Lakukan Tindakan Anarkis di Kantor PT. LNI

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 06:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Tengah | Lombok Fokus – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhiban, menepis tudingan dirinya melakukan tindakan anarkis, kekerasan, atau intimidasi saat mendatangi Kantor PT. Lombok Nusantara Indonesia (LNI) di Desa Mantang, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, pada Jumat (17/10/2025) lalu.

 

Muhiban menegaskan, kehadirannya ke kantor perusahaan pembiayaan itu murni sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengadu karena resah dengan ulah debt collector (DC) yang dinilai bertindak semena-mena.

 

“Sebagai wakil rakyat, saya tidak bisa tinggal diam ketika ada masyarakat di daerah pemilihan saya yang merasa dirugikan. Apa yang saya lakukan itu spontan karena rasa tanggung jawab dan kepedulian,” tegas Lalu Muhiban, Minggu (19/10/2025).

 

 

Ia menjelaskan, kedatangannya bersama beberapa kerabat ke kantor PT. LNI bertujuan menanyakan alasan pencabutan paksa kendaraan milik warga Desa Beraim. Namun, perdebatan sempat terjadi karena adanya miskomunikasi antara dirinya dan pihak perusahaan.

 

“Situasi memang sempat memanas, tapi bisa diredam. Akhirnya kendaraan warga itu dikembalikan dan kami siap bantu menyelesaikan sisa tunggakannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Gempuran Skandal Dana Siluman DPRD NTB Makin Liar, Bram Mengaku Keluarganya Mulai Diincar

 

Beberapa jam setelah kejadian, Lalu Muhiban mengaku mendapat kabar bahwa dirinya dilaporkan ke Polres Lombok Tengah atas tuduhan melakukan kekerasan dan intimidasi terhadap karyawan PT. LNI. Ia pun menyebut akan menempuh jalur hukum untuk menanggapi laporan tersebut.

 

“Saya harus tegas dalam hal ini, demi nama baik pribadi, lembaga, dan masyarakat yang saya wakili,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

 

 

Kuasa hukum Lalu Muhiban, Kusuma Wardana, menyayangkan sikap pihak PT. LNI yang justru menuduh kliennya bertindak anarkis, padahal datang dengan itikad baik. Ia mempertanyakan legalitas debt collector yang mencabut kendaraan warga tanpa dasar hukum jelas.

 

“Kami ingin tahu, apakah mereka punya surat keputusan inkrah untuk melakukan pencabutan? Ini negara hukum. Jangan mentang-mentang banyak orang dan punya tubuh besar, lalu seenaknya masuk rumah orang dan mengambil kendaraan. Itu perbuatan seperti perampok,” tegasnya.

 

Baca Juga :  Ini Dia Daftar Anggota DPRD NTB Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Gratifikasi Dana Siluman

 

Ia menilai, praktik debt collector seperti itu telah meresahkan masyarakat, sehingga pihaknya juga akan melaporkan balik oknum DC yang dianggap bertindak premanis ke Polres Lombok Tengah.

 

“Kami minta polisi segera menindak para preman berkedok debt collector. Jangan biarkan warga terus jadi korban,” imbuhnya.

 

 

Ketua Lalu Muhiban Center (LMC) Batukliang–Batukliang Utara, H. Nazri, turut menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil legislator asal PKB tersebut.

 

Menurutnya, aksi cepat Lalu Muhiban turun langsung membela masyarakat yang diperlakukan tidak adil merupakan contoh nyata wakil rakyat yang peduli.

 

“Langkah Lalu Muhiban itu patut diapresiasi dan jadi teladan bagi anggota dewan lainnya. Ia tidak membawa massa, tapi datang untuk mencari keadilan bagi rakyatnya,” ujar Nazri.

 

Nazri menegaskan, pihaknya bersama pengurus LMC akan mengawal proses hukum yang akan ditempuh Lalu Muhiban untuk menjaga nama baik dan integritasnya sebagai wakil rakyat.

 

“Kami siap satu barisan mendampingi beliau hingga tuntas,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Skandal Dana Pokir Mencuat, PMII Mataram Sorot Peran Ketua DPRD NTB
BADKO HMI Bali Nusra Minta Pemerintah Tinjau Ulang Perpanjangan Izin Ekspor AMNT
Skandal 343 Dapur Gizi NTB: KNPI Desak Penutupan Permanen dan Seret Vendor ke Ranah Pidana
Sudirman “Api NTB” Dapat Dukungan Penuh Cabor Bima
Kasta NTB dan Perhimpunan Pemuda Sasak Desak Kejati NTB Periksa 13 Anggota DPRD, Tim Transisi, dan Kepala BPKAD Terkait Dana Siluman
Jamaah Umroh Asal Lombok Terlantar di Mekkah, Keluarga Harap Pemerintah NTB Bertindak
Temuan Kayu Hasil Pembalakan Liar di PT. STM Picu Sorotan Publik
Dana Gadai Emas Rp1,9 Miliar Menguap, Agen Pegadaian di Bima Jadi Korban
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 20:29 WIB

Dugaan Skandal Dana Pokir Mencuat, PMII Mataram Sorot Peran Ketua DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 17:00 WIB

BADKO HMI Bali Nusra Minta Pemerintah Tinjau Ulang Perpanjangan Izin Ekspor AMNT

Rabu, 8 April 2026 - 13:53 WIB

Skandal 343 Dapur Gizi NTB: KNPI Desak Penutupan Permanen dan Seret Vendor ke Ranah Pidana

Kamis, 2 April 2026 - 20:49 WIB

Sudirman “Api NTB” Dapat Dukungan Penuh Cabor Bima

Kamis, 2 April 2026 - 15:17 WIB

Kasta NTB dan Perhimpunan Pemuda Sasak Desak Kejati NTB Periksa 13 Anggota DPRD, Tim Transisi, dan Kepala BPKAD Terkait Dana Siluman

Berita Terbaru

Foto: Sejumlah pemuda dan pegiat olahraga Kabupaten Bima berpose kompak sambil mengangkat tangan sebagai simbol dukungan terhadap Sudirman “Api NTB” dalam suasana santai di sebuah kafe. (JD09)

Berita

Sudirman “Api NTB” Dapat Dukungan Penuh Cabor Bima

Kamis, 2 Apr 2026 - 20:49 WIB