Purbaya Tumbang dari Kursi Menkeu, Prabowo Tunjuk Suahasil, Ada Apa?

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jejakdata.com | Jakarta, 14 September 2026 — Presiden Prabowo Subianto mendadak mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan menunjuk Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai Menkeu baru, Senin (14/9/2026). Pergantian ini berlangsung ketika pemerintah menghadapi tantangan menjaga stabilitas rupiah, disiplin fiskal dan kepercayaan pasar.

Purbaya sebelumnya menggantikan Sri Mulyani pada September 2025. Namun, baru sekitar setahun menjabat, ia harus meninggalkan kursi bendahara negara. Belum ada penjelasan resmi yang secara rinci mengungkap alasan pergantian tersebut.

Baca Juga :  Saat Dunia Melambat, Danantara Bentukan Prabowo Dinilai Mulai Menunjukkan Efeknya bagi Ekonomi RI

Pergantian ini menjadi sorotan karena selama kepemimpinan Purbaya muncul perhatian pasar terhadap arah kebijakan fiskal, defisit anggaran dan koordinasi kebijakan ekonomi pemerintah. Pernyataan mengenai rencana Danantara menyetor sekitar Rp120 triliun ke kas negara juga sempat menimbulkan perbedaan pandangan dan menjadi perhatian investor.

Prabowo kemudian memilih Suahasil, figur teknokrat yang sudah lama berada di Kementerian Keuangan. Ia pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal dan sejak 2019 menjabat Wakil Menteri Keuangan.

Baca Juga :  KASTA NTB Desak Pemprov NTB Bangun Rumah Singgah di Luar Area RSUP NTB

Pilihan tersebut mengirimkan sinyal kuat bahwa Prabowo tampaknya mengutamakan kesinambungan dan stabilitas fiskal. Tugas Suahasil kini tidak ringan. Ia harus menjaga defisit APBN, memperkuat penerimaan negara, memastikan belanja program prioritas berjalan, sekaligus meyakinkan pasar bahwa pergantian Menkeu tidak berarti ketidakpastian baru. (JD13)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hashim Peringatkan Rupiah Bisa Tembus Rp. 22.000, Ancaman MSCI Mengintai Ekonomi Indonesia
Komisioner BPKN Yakin Dirut Baru PLN PerkuatPerlindungan Konsumen, Dorong Keandalan Listrik dan Transparansi Layanan
APBD NTB 2027 Tertunda, HMI MPO Desak DPRD Kaji Pemakzulan Gubernur Iqbal
Babak Baru Energi RI, Batam Dilirik Jadi Kandidat Kuat Tapak Perdana Pembangkit Nuklir
Tolak Eksepsi Febrie Adriansyah, Hakim Minta Jaksa Panggil 29 Entitas dalam Skema TPPU
Hasto Desak Lahan Bekas Karhutla Tak Dialihkan ke Perkebunan Sawit
Rampingkan Anak Usaha, PLN Hadirkan PLN Services untuk Meningkatkan Layanan ke Masyarakat
Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Hadirkan Diskon Tambah Daya 50 Persen melalui Program Energi Berdikari
Berita ini 110 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Hashim Peringatkan Rupiah Bisa Tembus Rp. 22.000, Ancaman MSCI Mengintai Ekonomi Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Komisioner BPKN Yakin Dirut Baru PLN PerkuatPerlindungan Konsumen, Dorong Keandalan Listrik dan Transparansi Layanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:45 WIB

APBD NTB 2027 Tertunda, HMI MPO Desak DPRD Kaji Pemakzulan Gubernur Iqbal

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Babak Baru Energi RI, Batam Dilirik Jadi Kandidat Kuat Tapak Perdana Pembangkit Nuklir

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tolak Eksepsi Febrie Adriansyah, Hakim Minta Jaksa Panggil 29 Entitas dalam Skema TPPU

Berita Terbaru