Membongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Bima Bermartabat

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Caca Handika, SPD., MPD. Ketua Umum Badko HMI Bali-Nusra(Dok.Istimewa)

Foto: Caca Handika, SPD., MPD. Ketua Umum Badko HMI Bali-Nusra(Dok.Istimewa)

Oleh : Caca Handika, SPD., MPD

Mataram, Jejakdata.com – Jum,at, 2 Oktober 2026. Di tengah narasi besar “Bima Bermartabat” Ternyata hanyalah mimpi di siang bolong, mungkin itu adalah jawaban yang paling tepat untuk di sematkan pada era kepemimpinan Ady-Irfan.

Betapa tidak, Pemerintah yang harusnya menjamin kesejahteraan masayarakat justru menjadi penonton ketika mendengar masyarakat teriak minta tolong dikala motor dan mobilnya jatuh dan terguling karena jembatanya rusak, masayarakat yang teriak ninta bantuan kerena sawah dan rumahnya terbawa banjir, Tapi di sisi lain teriakan itu seolah kabur dan tak terdengar. Terus sampai kapan mereka akan jadi penonton?

Baca Juga :  Advokat Bukan Pembela Kejahatan, Melainkan Penjaga Negara Hukum

Baru-baru ini masyarakat dari berbagai pelosok berbondong-bondong memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak untuk memperlancar berbagai akses mereka. Mirisnya, perbaikan jalan yang rusak tersebut adalah hasil dari swadaya dan gotong royong masyarakat itu sendiri. Lalu wakil rakyatnya duduk santai sambil tepuk tangan. Kita mesti bertanya? Sebenarnya keberadaan mereka untuk apa dan berbuat untuk siapa?

Akhir-akhir ini bisa kita lihat sejauh mana ikhtiar pemerintah Kabupaten Bima dalam melakukan pemerataan pembangunan di berbagai sektor, baik di sektor Pendidikan, Kesehatan, Pertanian, Kelautan dll. Jawabanya sederhana, belum nampak secara jelas! Lalu apa yang menjadi catatan di setiap selasa menyapa?

Baca Juga :  Aksi Jilid V, KPK-PD Minta Kejati dan Polda NTB Cek Fisik Bangunan Sekolah Hasil Revitalisasi di Bima

Mestinya narasi pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat melalui selasa menyapa tidak boleh berhenti pada simbol tagline semata, melainkan harus berdampak nyata bagi keberlangsungan masyarakat. Langkah tersebut harus di mulai dengan keberanian.!

Sebab kedepannya tantangan terbesar pemerintah bukan hanya sekedar pemperbaiki tata kelola kepemerintahan tapi bagaimana memastikan manfaat dari tata kelola tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai pelosok.

#BIMA GELAP

(JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peran Mahasiswa Dan Kaum Terdidik Dalam Pusaran Narasi Antagonis Di Media Sosial
BLU Energi, Langkah Strategis Pemerintah Memperbaiki Tata Kelola Energi Primer
Dilema Hukum Penuntut Umum: Mengurai Dikotomi Kasasi atas Putusan Bebas Tiga Anggota DPRD NTB
Pengalihan Perkara Eks Jampidsus ke Kejaksaan Agung, Langkah Tepat dalam Perspektif Integrated Criminal Justice System (ICJS)
Menetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Tidak Cukup, Negara Wajib Mengaturnya dalam Koridor Rule of Law
Ketika Negara Salah, Mengapa Praduga Tak Bersalah Harus Dipertahankan
Advokat Bukan Pembela Kejahatan, Melainkan Penjaga Negara Hukum
Jangan Cari Keadilan Sendirian, Mengapa Advokat Menjadi Kebutuhan dalam Negara Hukum
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Membongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Bima Bermartabat

Minggu, 13 September 2026 - 15:29 WIB

Peran Mahasiswa Dan Kaum Terdidik Dalam Pusaran Narasi Antagonis Di Media Sosial

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:03 WIB

BLU Energi, Langkah Strategis Pemerintah Memperbaiki Tata Kelola Energi Primer

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Dilema Hukum Penuntut Umum: Mengurai Dikotomi Kasasi atas Putusan Bebas Tiga Anggota DPRD NTB

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:19 WIB

Pengalihan Perkara Eks Jampidsus ke Kejaksaan Agung, Langkah Tepat dalam Perspektif Integrated Criminal Justice System (ICJS)

Berita Terbaru

Foto: Caca Handika, SPD., MPD. Ketua Umum Badko HMI Bali-Nusra(Dok.Istimewa)

Opini

Membongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Bima Bermartabat

Jumat, 2 Okt 2026 - 17:17 WIB