Babak Akhir Kasus Dana Siluman: Tiga Legislator NTB Divonis Bebas Tak Bersalah

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Majelis Hakim Dewi Santini (tengah) memimpin sidang pembacaan putusan kasus dugaan gratifikasi dana pokir DPRD NTB di Pengadilan Tipikor Mataram, Rabu (5/8/2026). Tiga legislator NTB yakni Hamdan Kasim, Indra Jaya Usman, dan Muhammad Nashib Ikroman divonis bebas dari seluruh dakwaan JPU. (Foto: Dok. JD09)

Ketua Majelis Hakim Dewi Santini (tengah) memimpin sidang pembacaan putusan kasus dugaan gratifikasi dana pokir DPRD NTB di Pengadilan Tipikor Mataram, Rabu (5/8/2026). Tiga legislator NTB yakni Hamdan Kasim, Indra Jaya Usman, dan Muhammad Nashib Ikroman divonis bebas dari seluruh dakwaan JPU. (Foto: Dok. JD09)

Mataram, Jejakdata.com – Rabu, 5 Agustus 2026. Tuduhan gratifikasi dana pokok pikiran (pokir) yang selama ini membayangi tiga anggota DPRD Nusa Tenggara Barat akhirnya gugur di meja hijau. Dalam sidang putusan di Pengadilan Tipikor Mataram pada Rabu (5/8) sore, majelis hakim secara resmi menjatuhkan vonis bebas terhadap Hamdan Kasim (Golkar), Indra Jaya Usman alias IJU (Demokrat), serta Muhammad Nashib Ikroman alias Acip (Perindo).

Ketua Majelis Hakim, Dewi Santini, menegaskan bahwa ketiga wakil rakyat tersebut sama sekali tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana seperti yang disangkakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Berdasarkan fakta persidangan, seluruh sangkaan mulai dari dakwaan primer, subsider, hingga lebih subsider resmi dimentahkan.

Baca Juga :  Aksi Jilid V, KPK-PD Minta Kejati dan Polda NTB Cek Fisik Bangunan Sekolah Hasil Revitalisasi di Bima

Tidak hanya membebaskan para terdakwa dari segala jeratan hukum, majelis hakim juga menginstruksikan pemulihan nama baik. Hak, kedudukan, harkat, serta martabat ketiga politisi ini diperintahkan untuk segera dikembalikan seperti sedia kala sebelum kasus ini bergulir.

Dalam amar putusannya, majelis hakim turut mengurai benang merah aliran dana sebesar Rp450 juta yang sempat diserahkan pada rentang waktu Juni hingga Juli 2025. Alih-alih menjadikannya alat bukti untuk menghukum terdakwa, hakim justru memerintahkan agar uang tersebut ditarik kembali dari pihak-pihak yang menerimanya. Kewajiban pengembalian ini dibebankan kepada Lalu Irwansyah Triadi sebesar Rp100 juta, Harwoto sejumlah Rp170 juta, dan Nurdin Marjuni senilai Rp180 juta.

Baca Juga :  Dilema Hukum Penuntut Umum: Mengurai Dikotomi Kasasi atas Putusan Bebas Tiga Anggota DPRD NTB

Hasil sidang ini berbanding terbalik dengan skenario hukuman yang sebelumnya disusun oleh JPU. Jaksa sebelumnya bersikeras menuntut ketiga terdakwa dengan hukuman penjara masing-masing selama satu tahun enam bulan, ditambah denda Rp100 juta subsider tiga bulan kurungan. Khusus untuk IJU, jaksa bahkan sempat memberikan tuntutan tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp400 juta.

Merespons putusan tersebut, Hamdan Kasim menyatakan kelegaannya. Ia menilai keputusan majelis hakim sangat obyektif dan telah mencerminkan realita yang sebenarnya. Menurutnya, seluruh rentetan persidangan secara terang-benderang membuktikan bahwa tidak ada satupun tindakan mereka yang memenuhi unsur pidana gratifikasi.(JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jokowi Ungkap Riwayat Kuliah di UGM hingga Alasan Laporkan Roy Suryo dan dr Tifa
Mengejutkan! Jokowi Pamerkan Dokumen Ijazah di Hadapan Hakim dan Roy Suryo, Ini Momen di Ruang Sidang
Hutan RTK 01 Rinjani Diduga Terus Dijarah, ITK Desak Kejati NTB Bongkar Mafia Illegal Logging
Wahyu Hadiningrat Pimpin Penangkapan Listyo Sigit Prabowo, Ini Rekam Jejak Sang Jenderal dari Reserse, Siber hingga Antiteror
Istana Belum Tahu Dalang Penyadapan Prabowo, Siapa yang Mengincar Percakapan Presiden?
Diperiksa KPK, Ini Alasan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dua Kali Mangkir dari Panggilan Penyidik
Soroti Penyadapan Ilegal Presiden, HMI MPO Mataram Cium Dugaan Keterlibatan Aktor Intelektual
Skandal Penyadapan Presiden Memanas! Listyo Sigit dan Eks Ajudan Prabowo Masuk Daftar Tersangka
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 13:04 WIB

Jokowi Ungkap Riwayat Kuliah di UGM hingga Alasan Laporkan Roy Suryo dan dr Tifa

Kamis, 5 November 2026 - 11:21 WIB

Mengejutkan! Jokowi Pamerkan Dokumen Ijazah di Hadapan Hakim dan Roy Suryo, Ini Momen di Ruang Sidang

Rabu, 4 November 2026 - 23:07 WIB

Hutan RTK 01 Rinjani Diduga Terus Dijarah, ITK Desak Kejati NTB Bongkar Mafia Illegal Logging

Rabu, 4 November 2026 - 22:14 WIB

Wahyu Hadiningrat Pimpin Penangkapan Listyo Sigit Prabowo, Ini Rekam Jejak Sang Jenderal dari Reserse, Siber hingga Antiteror

Rabu, 4 November 2026 - 19:04 WIB

Istana Belum Tahu Dalang Penyadapan Prabowo, Siapa yang Mengincar Percakapan Presiden?

Berita Terbaru