Baiq Fatmah: Perubahan APBD Bukan Sekadar Revisi, tapi Manifestasi Tekad untuk Rakyat

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah, Lombok Fokus – Fraksi Partai Demokrat DPRD Lombok Tengah memberikan catatan penting terhadap penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah.

Dalam pemandangan umum fraksi-fraksi yang digelar kemarin, Juru Bicara Fraksi Demokrat, Baiq Fatmah, menegaskan bahwa perubahan APBD tidak boleh hanya dimaknai sebagai revisi angka, melainkan harus menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Perubahan APBD jangan hanya sekadar revisi atau perubahan angka-angka, tapi manifestasi tekad untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Baiq Fatmah.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemda Lombok Tengah atas penyampaian Ranperda tersebut. Menurutnya, kebijakan perubahan APBD merupakan instrumen penting dalam memastikan kesinambungan pembangunan daerah, sekaligus menjawab dinamika ekonomi, sosial, dan fiskal yang terus berubah di tingkat nasional maupun lokal.

Baca Juga :  Budi Arie Minta Maaf Setelah Bicara Pemilu Lebih Cepat dari 2029, Tegaskan Bukan Sinyal Jokowi

Fatmah menekankan agar arah kebijakan perubahan APBD 2025 tetap selaras dengan visi dan misi Bupati-Wakil Bupati Lombok Tengah periode 2025–2029, terutama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Dorong Optimalisasi PAD Tanpa Bebani Masyarakat

Fraksi Demokrat juga mengapresiasi peningkatan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp438,89 miliar menjadi Rp489,42 miliar, khususnya dari sektor pajak daerah dan penguatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Namun, Fatmah mengingatkan agar optimalisasi PAD dilakukan dengan inovasi, bukan dengan menambah beban rakyat kecil.

“Kami mendorong agar optimalisasi PAD dilakukan tanpa membebani masyarakat kecil, tetapi melalui inovasi, digitalisasi pajak, dan pengembangan sektor pariwisata, pertanian, serta UMKM,” ujarnya.

Selain sektor ekonomi, Fraksi Demokrat juga menyoroti pentingnya kebijakan belanja daerah yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dukungan diberikan terhadap alokasi anggaran bagi Universal Health Coverage (UHC), iuran BPJS bagi perangkat desa, serta operasional sekolah dan PAUD.

Baca Juga :  HMI Badko Bali-Nusra Soroti Ketidaksinkronan Polda dan Polres Dompu dalam Penetapan Tersangka Efan Limantika

“Kami berharap Pemda memastikan tidak ada warga miskin yang terhambat akses pendidikannya atau terabaikan dalam pelayanan kesehatan,” imbuhnya.

Untuk sektor pembangunan fisik, Demokrat mendorong agar fokus anggaran tidak hanya terpusat di kawasan strategis seperti KEK Mandalika, melainkan juga menyentuh desa-desa dan wilayah pinggiran. Pihaknya juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan pelestarian nilai sosial, budaya, serta lingkungan hidup.

Dengan berbagai catatan tersebut, Fraksi Demokrat berharap perubahan APBD 2025 benar-benar menjadi momentum pembenahan dan penguatan fondasi pembangunan yang berpihak pada rakyat.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Permainan Proyek Sumur Bor Rp 40 Miliar di Dompu, BWS NTB Didesak Buka RAB
Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai
Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis
Dituding Menipu Jamaah Umroh di Media Sosial, Direktur PT Indah Haromain Anugrah Laporkan Dua Akun Facebook ke Polda NTB
KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA
Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda
Gerbong Besar di Mabes Polri Bergerak, Suyudi Rombak 14 PJU dan Mutasi 88 Pati-Pamen
Direktur Eksekutif Visi Indonesia: Suyudi Ario Seto Harus Jadikan Reformasi Polri sebagai Legacy Kepemimpinannya
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Dugaan Permainan Proyek Sumur Bor Rp 40 Miliar di Dompu, BWS NTB Didesak Buka RAB

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: 75% Publik Tertekan Kebijakan, Mayoritas Ahli Nilai Kepemimpinan Belum Memadai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Marak Blokade Jalan di Bima-Dompu, GAKADA BIDOM Tekankan Pentingnya Polmas Humanis

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:42 WIB

KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda

Berita Terbaru