Puskesmas Karang Pule Tindak Lanjuti Laporan Warga, Lakukan Pemantauan Ibu Hamil Berisiko di Pagutan

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bidan Kelurahan Pagutan, Kuratul Aini, A.Md.Keb, sedang berkunjung melihat langsung kondisi Ibu hamil di kediamannya.

Foto: Bidan Kelurahan Pagutan, Kuratul Aini, A.Md.Keb, sedang berkunjung melihat langsung kondisi Ibu hamil di kediamannya.

Mataram, Jejakdata.com – Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Puskesmas Karang Pule melakukan kunjungan dan pemantauan langsung terhadap seorang ibu hamil berisiko di wilayah kerjanya, Rabu (25/2/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan di kediaman Megawati, warga RT 003/RW 000, Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien diketahui tengah hamil besar dan memiliki dua riwayat penyakit penyerta yang memerlukan kontrol berkala serta pemantauan khusus.

Bidan Kelurahan Pagutan, Kuratul Aini, A.Md.Keb, yang akrab disapa Ratu, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait kondisi pasien.

“Setelah menerima informasi dari warga mengenai kondisi Ibu Megawati, kami segera melakukan koordinasi dengan Kepala Puskesmas dan Bidan Koordinator untuk menentukan langkah penanganan yang tepat,” ungkapnya.

Baca Juga :  PC GP Ansor Lombok Timur Tegas Awasi Program Makan Bergizi Gratis demi Keselamatan Anak

Koordinasi dilakukan bersama Kepala Puskesmas Karang Pule, dr. Yulia Sari Risnawati, serta Bidan Koordinator Ketut Jepun, S.Keb. Tim kemudian memutuskan untuk melakukan pemantauan intensif guna memastikan kondisi ibu dan janin tetap terpantau dengan baik.

Dr. Yulia Sari Risnawati menegaskan bahwa pelayanan bagi ibu hamil di puskesmas berfokus pada Antenatal Care (ANC) terpadu guna mendeteksi risiko tinggi sejak dini dan memastikan proses persalinan berlangsung aman di fasilitas kesehatan.

“Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan pelayanan kesehatan ibu dan anak, yang bertujuan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Karena itu, berbagai program seperti kegiatan posyandu rutin terus kami jalankan di seluruh wilayah kerja,” jelasnya.

Baca Juga :  BARA NTB Gelar Aksi Demonstrasi, Desak Direktur Utama Copot Kepala PLN Nusa Daya NTB

Ia menambahkan, komunikasi yang cepat dan efektif antara masyarakat dan tenaga kesehatan menjadi kunci dalam penanganan kasus berisiko. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi internal agar proses pelayanan berjalan sesuai prosedur dan standar profesional.

Tim Puskesmas Karang Pule Kota Mataram Foto bersama Tim Puskesmas Karang Pule Kota Mataram

Sementara itu, pihak keluarga Megawati menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan pendampingan yang diberikan tim Puskesmas Karang Pule. Rencananya, pasien akan didampingi untuk dirujuk ke rumah sakit di Kota Mataram menggunakan ambulans milik puskesmas guna mendapatkan penanganan lanjutan sesuai kondisi medisnya.

Puskesmas Karang Pule sendiri membawahi lima wilayah kerja kelurahan dan terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat di Kota Mataram.(JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Outlet Penjual Soto Kopro Terbakar di Pasar Modern Sinpasa Serpong
Jejak Rp1,1 Miliar Revitalisasi PAUD KB AMBI Dompu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan, Lokasi Bangunan dan Izin Operasional Tak Sebangun
Budi Arie Minta Maaf Setelah Bicara Pemilu Lebih Cepat dari 2029, Tegaskan Bukan Sinyal Jokowi
Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah
Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,1 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan
Kejati NTB Banding Putusan Bebas Tiga Anggota DPRD, Padahal KUHAP Baru Larang Upaya Hukum?
Hasil Dialog Publik: GAKADA BIDOM Layangkan 5 Tuntutan Keras dan Ancam Aksi Massa ke Pemprov NTB
Komisioner BPKN: Kebijakan Energi Prabowo Kian Berpihak ke Konsumen, Mutu BBM hingga Layanan Listrik Jadi Sorotan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:39 WIB

Outlet Penjual Soto Kopro Terbakar di Pasar Modern Sinpasa Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Jejak Rp1,1 Miliar Revitalisasi PAUD KB AMBI Dompu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan, Lokasi Bangunan dan Izin Operasional Tak Sebangun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Budi Arie Minta Maaf Setelah Bicara Pemilu Lebih Cepat dari 2029, Tegaskan Bukan Sinyal Jokowi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:17 WIB

Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,1 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan

Berita Terbaru