Chairy Sibyan Pimpin APRI NTB, Siap Perjuangkan Legalitas Tambang Rakyat

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, jejakdata.com/ —
Chairy Sibyan resmi menggantikan Lalu Imam Haramain sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar pada Kamis, 11 September 2025. Dalam kepengurusan baru, Dharo Jatun terpilih sebagai wakil ketua dan Ikhsan Ramdany sebagai sekretaris.

Dalam sambutannya, Chairy menegaskan komitmen APRI untuk terus mendampingi koperasi tambang rakyat di NTB dalam melengkapi syarat administrasi, termasuk dokumen lingkungan UKL-UPL, sebagai bagian penting dari proses penerbitan izin operasional.

“APRI NTB berkomitmen memperjuangkan izin bagi koperasi tambang rakyat agar kegiatan penambangan berjalan tertata, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar Chairy.

Chairy berharap pemerintah daerah segera mempercepat proses penerbitan izin yang telah diajukan melalui sistem Online Single Submission (OSS) beberapa pekan lalu. Ia juga menilai langkah pembentukan koperasi pertambangan yang diinisiasi oleh Kapolda NTB sebagai terobosan positif dalam upaya melegalkan aktivitas tambang rakyat.

“Kami berharap pemerintah sebagai mitra APRI dan koperasi tambang rakyat hadir memberikan edukasi kepada masyarakat lingkar tambang, yang kini terbuka lebar untuk melakukan aktivitas tambang legal,” imbuhnya.

Ke depan, Chairy berencana segera menyusun struktur kepengurusan baru dengan melibatkan perwakilan koperasi tambang di seluruh NTB agar sinergi dalam pengelolaan tambang rakyat semakin kuat.

Baca Juga :  Oknum LSM Dilaporkan ke Polisi, Diduga Intimidasi Wartawan di Kantor Bupati Lombok Tengah

Lebih lanjut, Chairy menyampaikan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Provinsi NTB bersama Polda NTB dalam menata ulang sektor pertambangan rakyat. Ia menilai kolaborasi tersebut sebagai langkah penting menuju tata kelola pertambangan yang berkeadilan, transparan, dan berlandaskan hukum.

“Kolaborasi antara Gubernur NTB dan Polda NTB mencerminkan penerapan prinsip good mining governance — pengelolaan tambang yang menekankan keterbukaan, kepatuhan hukum, partisipasi publik, dan keberlanjutan lingkungan,” jelas Chairy.

Dalam beberapa tahun terakhir, NTB menghadapi tantangan serius akibat maraknya aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI), terutama di Lombok Barat, Sumbawa, dan Dompu. Aktivitas ilegal ini tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga menyebabkan kerugian negara dan konflik sosial antarwarga.

“Kalau kepolisian turun, bukan untuk mengurus izin tambang, tapi memastikan semua proses berjalan sesuai aturan. Supaya tidak ada lagi tambang ilegal, tidak ada lagi rakyat kecil jadi korban hukum,” tegas Chairy.

Ia juga mengapresiasi langkah proaktif Polda NTB dalam mendorong pembentukan koperasi tambang dan menertibkan tambang ilegal, yang dinilainya sebagai bentuk pendampingan strategis agar penambang rakyat mendapat jalan legal melalui Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

“Kita harus apresiasi langkah Polda NTB yang proaktif membantu Pemprov dan masyarakat dalam menata pertambangan rakyat. Ini bukan cawe-cawe, tapi kolaborasi untuk menegakkan regulasi dan memberdayakan penambang kecil,” pungkas Chairy.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tuntutan Tak Pernah Ditanggapi Gubernur NTB, Mahasiswa Nekat Hadang Mobil Presiden
Bupati Langkat Terjaring OTT KPK, Langkat Kembali Masuk Pusaran Korupsi Kepala Daerah
Gelar Jumpa Pers, HIPMI PT NTB Soroti Politisasi Mahasiswa Sekaligus Beri Pesan Menohok untuk Tiyo Ardianto
GARDA SATU NTB: Penyelamatan Hutan dan Penertiban Tambang Ilegal Harus Berjalan Bersamaan
Pemenang Tender Proyek Sekolah Rakyat Lombok Utara Rp250 Miliar Didemo Mahasiswa di Kementrian PU
GMPPA Endus Dugaan Monopoli Paket Proyek APBN Oleh Salah Satu Kontraktor di NTB
HMI Bali Nusra Desak Kejati NTB Usut Keterlibatan Bupati dan Wali Kota Bima di Reklamasi Amahami
Proyek Sekolah Rakyat Rp250 Miliar di NTB Digoyang Isu Pengondisian Tender
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:05 WIB

Tuntutan Tak Pernah Ditanggapi Gubernur NTB, Mahasiswa Nekat Hadang Mobil Presiden

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:51 WIB

Bupati Langkat Terjaring OTT KPK, Langkat Kembali Masuk Pusaran Korupsi Kepala Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:55 WIB

Gelar Jumpa Pers, HIPMI PT NTB Soroti Politisasi Mahasiswa Sekaligus Beri Pesan Menohok untuk Tiyo Ardianto

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:19 WIB

GARDA SATU NTB: Penyelamatan Hutan dan Penertiban Tambang Ilegal Harus Berjalan Bersamaan

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:00 WIB

Pemenang Tender Proyek Sekolah Rakyat Lombok Utara Rp250 Miliar Didemo Mahasiswa di Kementrian PU

Berita Terbaru