GMPPA Endus Dugaan Monopoli Paket Proyek APBN Oleh Salah Satu Kontraktor di NTB

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diterima Kementerian PU: Perwakilan Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Penyelamat APBN (GMPPA) saat diterima langsung oleh sejumlah pejabat di Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Jakarta, Selasa (9/6/2026), untuk menyerahkan tuntutan terkait dugaan monopoli proyek di BP2JK NTB. (Foto: dok.istimewa)

Diterima Kementerian PU: Perwakilan Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Penyelamat APBN (GMPPA) saat diterima langsung oleh sejumlah pejabat di Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Jakarta, Selasa (9/6/2026), untuk menyerahkan tuntutan terkait dugaan monopoli proyek di BP2JK NTB. (Foto: dok.istimewa)

 

Foto: Contoh jadwal dalam proses tender. Mahasiswa siap Bawa Kasus ini ke KPPU, Kejagung, dan KPK. Diduga ada persekongkolan antara Panitia Tender dan PPK, sehingga setiap tahun proyek dikuasai satu kontraktor terutama proyek di BWS.
Foto: Contoh jadwal dalam proses tender. Mahasiswa siap Bawa Kasus ini ke KPPU, Kejagung, dan KPK. Diduga ada persekongkolan antara Panitia Tender dan PPK, sehingga setiap tahun proyek dikuasai satu
kontraktor terutama proyek di BWS.

Jakarta, Jejakdata.com – Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Penyelamat APBN (GMPPA), mengendus dugaan bahwa BP2JK NTB hanya memberi peluang pada salah satu kontraktor inisial DB, untuk menguasai banyak proyek.

BP2JK dan PPK diduga kuat main mata untuk memenangkan salah satu kontraktor, yang dijagokan.

Baca Juga :  KNPI NTB Apresiasi Dirut RSUP: Wujud Keterbukaan Dan Tanggung Jawab Birokrasi Di Tengah Degradasi Kepercayaan Publik

Setiap tahun, Kontraktor inisial DB tersebut, menurut perwakilan GMPPA, semacam dipelihara untuk mengerjakan sejumlah proyek oleh instansi pemilik proyek, sementara kontraktor lain menjadi penonton.

GMPPA mensinyalir, bahwa kontraktor inisial DB tersebut untuk mendapatkan banyak paket, menggunakan trik, menjadi salah satu modus operandinya adalah meminjam banyak Perusahaan (PT) dari luar daerah.

“Kontraktor itu pinjam pakai banyak perusahaan (PT) untuk memenangkan banyak paket proyek,” ujar perwakilan GPMMA, pada Jejakdata.com, Selasa (9/6/26).

Baca Juga :  Diduga Intervensi Proyek Daerah, Peran Anak Bupati Bima Didesak Diusut KPK

Disisi lain, menurut sumber kuat Jejakdata.com, PPK dan Panitia tender di BP2JK NTB, diduga untuk melokalisir kontraktor yang dijagokannya, memperluas syarat dalam dokumen lelang, serta mempersempit jadwal lelang agar kontraktor lain tidak lebih leluasa menyiapkan diri untuk mengikuti tender.

“Misalnya, mempersempit jadwal lelang, dan memperluas syarat dokumen administrasi supaya kontraktor lain tidak leluasa, sekaligus mengunci lawan,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi resmi dari pihak BP2JK NTB maupun pihak terkait mengenai masalah ini. Namun, untuk diketahui, GMPPA, Selasa (9/6/26), kemarin, telah melakukan unjukrasa di Kementrian PU, terkait persolan ini.

Kehadiran sejumlah aktivis GMPPA diterima langsung oleh sejumlah pejabat di Dirjen Cipta Katya Kementrian PU.(JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA
Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda
Gerbong Besar di Mabes Polri Bergerak, Suyudi Rombak 14 PJU dan Mutasi 88 Pati-Pamen
Direktur Eksekutif Visi Indonesia: Suyudi Ario Seto Harus Jadikan Reformasi Polri sebagai Legacy Kepemimpinannya
Dinilai Mencekik Masyarakat, Fraksi Demokrat Keberatan Tarif Retribusi IPR Dalam Raperda
Dukung Konservasi TNGR, Unram Latih Mitra Resort Sembalun Monitoring Sampah Berbasis Digital
Perkuat Daya Saing Global, UMMAT Sambut Mahasiswa Asing dan Bidik Akreditasi Unggul
Aksi Jilid V, KPK-PD Minta Kejati dan Polda NTB Cek Fisik Bangunan Sekolah Hasil Revitalisasi di Bima
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:42 WIB

KSBSI NTB Desak Ponpes Imam Safi’i Bima Bayar Pesangon Guru Berdasarkan Putusan MA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Pucuk Pimpinan Polda Bergeser: Dadang ke Metro, Dekananto ke Jatim, Wakapolda Metro Naik ke Kursi Kapolda

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Gerbong Besar di Mabes Polri Bergerak, Suyudi Rombak 14 PJU dan Mutasi 88 Pati-Pamen

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Direktur Eksekutif Visi Indonesia: Suyudi Ario Seto Harus Jadikan Reformasi Polri sebagai Legacy Kepemimpinannya

Rabu, 23 September 2026 - 17:18 WIB

Dukung Konservasi TNGR, Unram Latih Mitra Resort Sembalun Monitoring Sampah Berbasis Digital

Berita Terbaru

Foto: Caca Handika, SPD., MPD. Ketua Umum Badko HMI Bali-Nusra(Dok.Istimewa)

Opini

Membongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Bima Bermartabat

Jumat, 2 Okt 2026 - 17:17 WIB