Masyarakat Desak Kapolres Lombok Tengah Tindak Tegas Debt Collector Nakal

- Jurnalis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Tengah, Lombok fokus – Ratusan masyarakat mendatangi Markas Kepolisian Resor (Polres) Lombok Tengah, Kamis (23/10), untuk menyuarakan keresahan terhadap ulah sejumlah debt collector (DC) yang dinilai semakin meresahkan. Massa mendesak Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto agar menindak tegas para oknum penagih utang yang kerap bertindak semena-mena di lapangan.

 

Koordinator aksi, Kusuma Wardana alias Dodek, dalam orasinya menyampaikan bahwa praktik debt collector di Lombok Tengah sudah di luar batas. Mereka disebut sering merampas kendaraan masyarakat secara paksa di jalan maupun di rumah warga.

 

“Mereka seenaknya merampas kendaraan masyarakat di tengah jalan, bahkan ada yang datang ke rumah warga untuk mengambil kendaraan secara paksa,” tegas Dodek.

 

 

 

Ia menilai, tindakan tersebut jelas melanggar hukum karena termasuk perampasan hak milik masyarakat. “Kemarin bahkan sempat terjadi insiden hampir baku hantam antara warga dan oknum debt collector. Ini sudah tidak bisa dibiarkan,” tambahnya.

Baca Juga :  Falsafah Budaya Jadi Kompas Moral, Pengurus GAKADA BIDOM Pulau Lombok Resmi Dilantik

 

Dalam tuntutannya, massa meminta Kapolres Lombok Tengah untuk memerintahkan jajarannya melakukan penyisiran terhadap markas atau pangkalan para debt collector yang beroperasi di wilayah itu.

 

“Kami minta Buser Polres turun ke lapangan, sisir semua pangkalan DC, dan tindak tegas sesuai aturan hukum,” ujarnya.

“Selain itu, laporan warga terkait perampasan kendaraan yang sudah masuk ke Polres juga harus segera ditindaklanjuti,” sambungnya.

 

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto yang turun langsung menemui massa aksi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir tindakan melawan hukum oleh siapa pun, termasuk debt collector.

Baca Juga :  Delapan Dekade Lombok Tengah, Pathul Bahri: Kemajuan Bukan Hadiah, Tapi Perjuangan

 

“Saya minta masyarakat jangan mau menyerahkan kendaraan kepada debt collector yang mencegat di jalan. Itu bukan prosedur hukum,” tegas Kapolres.

 

Ia menambahkan, pihaknya akan segera mengerahkan personel untuk melakukan patroli dan penertiban di lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat berkumpulnya para DC.

 

“Kami akan turun langsung dan memberikan imbauan secara humanis. Tapi kalau tidak diindahkan, kami akan tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKBP Eko.

 

Lebih lanjut, Kapolres juga telah memerintahkan Kasatreskrim Polres Lombok Tengah untuk segera menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan perampasan kendaraan yang terjadi beberapa waktu lalu.

 

“Tidak boleh ada tindakan premanisme di wilayah hukum Polres Lombok Tengah,” tutupnya tegas.

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bentrokan Saat PBAK UIN Mataram: 7 Mahasiswa Luka, 2 Orang Terkena Senjata Tajam
Kebakaran Desa Sade Lombok Tengah, Wagub NTB Turun Lokasi dan Salurkan Bantuan
Kondisi Terkini Dusun Sade Lombok Usai Kebakaran: Rata dengan Tanah, Ratusan Warga Mengungsi
Pasca Kebakaran Rumah Adat Sade, Raffi Ahmad dan The Dudas-1 Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar
Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah
Diduga Hina Maulid Adat Bayan di FB, Akun “Nye Ot” Dilaporkan ke Polda NTB
Polemik Revitalisasi PAUD Rp1,4 Miliar di Dompu, Lokasi Bangunan Dipersoalkan
BARA NTB Gelar Aksi Demonstrasi, Desak Direktur Utama Copot Kepala PLN Nusa Daya NTB
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Bentrokan Saat PBAK UIN Mataram: 7 Mahasiswa Luka, 2 Orang Terkena Senjata Tajam

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Kebakaran Desa Sade Lombok Tengah, Wagub NTB Turun Lokasi dan Salurkan Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Kondisi Terkini Dusun Sade Lombok Usai Kebakaran: Rata dengan Tanah, Ratusan Warga Mengungsi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Pasca Kebakaran Rumah Adat Sade, Raffi Ahmad dan The Dudas-1 Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:17 WIB

Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah

Berita Terbaru

Screenshot

Berita

Kebakaran Besar Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah

Minggu, 23 Agu 2026 - 00:17 WIB