Aksi Gelombang Delapan, GERPOSI Desak Kejati dan Polda Periksa Gubernur NTB Diduga Otak Dalam Dua Skandal Kasus Pokir Siluman dan BTT.

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jejakdata.com, Mataram | Jum,at 12 Desember 2025. Sejumlah mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Oposisi (GERPOSI) menggelar aksi didepan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) yang bertajuk jum,at melawan.

Aksi jum,atan yang dilakukan oleh GERPOSI, mendorong Kejati dan Polda NTB untuk memastikan aparat penegak hukum tidak tebang pilih menelusuri aktor utama dalam kasus gratifikasi dana “Pokir Siluman” yang melibatkan banyak anggota (DPRD) Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi NTB, dan masalah penyelewangan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) tahun 2025.

Edi Putra, Dalam orasinya mendorong Kejati dan Polda NTB untuk segera memanggil dan memeriksa Lalu Muhammad Iqbal Gubernur NTB, karena diduga dialah aktor masalah yang sesungguhnya.

“Aksi jum,atan gelombang ke delapan, merupakan semangat anak muda, ikut mengawasi jalanya sistem hukum yang adil, transparan dan integritas, di Kejati NTB tanpa pandang bulu meski dia adalah Gubernur itu sendiri”, ujar Edi Putra penuh semangat yang menggebu.

Baca Juga :  Ribuan Warga Tanda Tangan Petisi di CFD Udayana, Desakan Pemeriksaan Gubernur NTB Menguat, Publik Mencium Bau Rekayasa Hukum dalam Skandal Dana Siluman dan BTT

Massa aksi melakukan orasi secara bergantian dan menacapkan spanduk Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, didepan kantor Kejati NTB, dengan ukuran 1×2 meter persegi dan foto Gubernur terpasang terbalik, dengan tulisan “Panggil dan Periksa Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal di Duga Kuat Otak di Balik Dana Pokir Siluman DPRD NTB Rp.78 Miliar dan Penyalahgunaan Dana BTT Rp.484 Miliar”.

Edi Putra, juga ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Politik Bima Dompu Universitas Muhammadiyah Mataram (FKMP Bidom Ummat), mengutuk keras jika pihak Kejati dan Polda NTB tidak mampu membongkar aktor utama dari dua skandal kasus besar yang menggemparkan jagat maya NTB.

“Tidak mungkin orang nomor satu di NTB Lalu Muhammad Iqbal, tidak mengetahui kasus besar ini, maka Kejati dan Polda NTB segera panggil dan periksa Gubernur”, tegas Edi.

Baca Juga :  Kejati NTB Tunggu Nyanyian Tiga Tersangka Kasus Dana Pokir Siluman, Benarkah Ada Penambahan Tersangka?

Tuntutan GERPOSI:
1. Mendesak Kejaksaan Tinggi dan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat untuk memeriksa serta menindak Gubernur NTB atas dugaan keterlibatan dalam skandal Dana Pokir Siluman dan penyalahgunaan Dana BTT.

2. Mendesak Kejati dan Polda NTB, lakukan audit forensik terhadap APBD NTB Tahun 2025, khususnya pada pos Dana BTT dan Dana Pokir.
3. Mendesak Kejati NTB agar mempublikasikan daftar pemberi, penerima, dan pengembalian dana siluman agar masyarakat mengetahui secara transparan pihak-pihak yang terlibat.
4. Mendesak Gubernur NTB agar mempublikasikan secara terbuka mengenai alokasi dan realisasi penggunaan Dana BTT sebesar Rp484 miliar untuk memastikan tidak adanya penyimpangan anggaran.

“Keadilan tidak boleh berhenti pada pelaku di tingkat bawah, sementara aktor utama dibiarkan tanpa konsekuensi”, tutup Edi Putra. (JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Langkat Terjaring OTT KPK, Langkat Kembali Masuk Pusaran Korupsi Kepala Daerah
Bongkar Sindikat Mataram-Tuban! Polda NTB Diminta Sikat Habis Jaringan DPO Sabu 535 Gram di Bima.
Kasus Sabu 535 Gram di Talabiu, Kapolda NTB Didesak Ambil Alih Penanganan
Anggota DPRD Bima Terseret Kasus Sabu 535 Gram, Polisi Didesak Tak Tebang Pilih
Soroti Dugaan Keterlibatan Kader Gerindra, HMI MPO Mataram Desak Audit Menyeluruh Dapur MBG
Wakili Mori Hanafi di Acara P3-TGAI, Nazaruddin Tekankan Akuntabilitas P3A
NTB Institute Dukung Program Prioritas Prabowo-Gibran, Dorong Evaluasi Total Tata Kelola MBG dan Koperasi Desa
Mori Hanafi Ungkap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Berpeluang Dapat SK DPD NasDem
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:51 WIB

Bupati Langkat Terjaring OTT KPK, Langkat Kembali Masuk Pusaran Korupsi Kepala Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:02 WIB

Bongkar Sindikat Mataram-Tuban! Polda NTB Diminta Sikat Habis Jaringan DPO Sabu 535 Gram di Bima.

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:28 WIB

Kasus Sabu 535 Gram di Talabiu, Kapolda NTB Didesak Ambil Alih Penanganan

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:09 WIB

Anggota DPRD Bima Terseret Kasus Sabu 535 Gram, Polisi Didesak Tak Tebang Pilih

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:15 WIB

Wakili Mori Hanafi di Acara P3-TGAI, Nazaruddin Tekankan Akuntabilitas P3A

Berita Terbaru

Uncategorized

Laporan Dugaan Korupsi ke Kejagung Guncang PLN

Kamis, 2 Jul 2026 - 17:38 WIB