PMII Kota Mataram Tantang Kapolda NTB Lakukan Tes Urin Seluruh Kasat Narkoba se-NTB

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ahmad Husni, SH ,Ketua II Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Mataram.

Foto: Ahmad Husni, SH ,Ketua II Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Mataram.

Mataram, Jejakdata.com – Jum,at, 6 Maret 2026. Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Mataram menyoroti kondisi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang saat ini dinilai semakin mengkhawatirkan terkait maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Berbagai kasus yang terungkap oleh aparat penegak hukum menunjukkan bahwa NTB berada dalam kondisi darurat narkoba dan bahkan telah masuk dalam kategori zona merah peredaran narkotika.

Melihat kondisi tersebut, PC PMII Kota Mataram menilai bahwa pemberantasan narkoba harus dilakukan secara serius, tegas, dan menyeluruh. Upaya penegakan hukum tidak hanya harus menyasar para pengedar dan pengguna, tetapi juga perlu memastikan bahwa aparat penegak hukum yang berada di garis depan pemberantasan narkotika benar-benar bersih dan berintegritas.

Ketua II PC PMII Kota Mataram, Ahmad Husni, SH, secara tegas menantang Kapolda NTB untuk melakukan tes urin terhadap seluruh Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) di seluruh wilayah NTB sebagai bentuk komitmen nyata dalam memerangi peredaran narkoba.

Baca Juga :  Refleksi Satu Tahun Fraksi NasDem DPRD Lombok Tengah, Dorong Kolaborasi dan Literasi Politik Masyarakat

Menurut Husni, langkah tersebut sangat penting untuk memastikan bahwa aparat yang memiliki kewenangan dalam memberantas narkoba benar-benar bebas dari penyalahgunaan narkotika serta memiliki integritas yang tinggi dalam menjalankan tugasnya.

“Kami dari PC PMII Kota Mataram menantang Kapolda NTB untuk melakukan tes urin terhadap seluruh Kasat Narkoba se-NTB. Ini penting sebagai bentuk komitmen serius dalam memerangi peredaran narkoba yang saat ini semakin mengkhawatirkan di wilayah NTB,” ujar Husni.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan merupakan bentuk tuduhan terhadap aparat kepolisian, melainkan sebagai bentuk kontrol sosial dari kalangan mahasiswa agar institusi penegak hukum tetap menjaga integritas dan profesionalitasnya.

“Jika NTB ingin benar-benar keluar dari zona merah narkoba, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa aparat yang berada di garis depan pemberantasan narkoba benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.

Baca Juga :  Pejabat Eselon IV Kejari Dompu Resmi Dilantik

Selain itu, PC PMII Kota Mataram juga mendorong agar tes urin tersebut dilakukan secara transparan, berkala, dan bila perlu melibatkan pengawasan independen, sehingga masyarakat dapat melihat secara langsung keseriusan aparat kepolisian dalam menjaga integritas institusi.

PC PMII Kota Mataram menilai bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan secara setengah-setengah. Dibutuhkan langkah tegas, keberanian, serta komitmen yang kuat dari seluruh pihak, terutama aparat penegak hukum yang memiliki kewenangan dalam menangani kasus narkotika.

Sebagai organisasi kemahasiswaan, PMII Kota Mataram menegaskan akan terus mengawal isu pemberantasan narkoba di NTB serta mendorong semua pihak untuk bersama-sama menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika yang semakin meresahkan.(JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nakhoda Baru Kosgoro 1957: Efan Limantika Sebut Sari Yuliati Bawa Harapan Segar
Dadan Hindayana, Sonny Sanjaya, dan Lodewyk Pusung Ditahan Jampidsus Kejaksaan Agung
AMPI NTB Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek BBWS NT I ke Kejati NTB
Kebijakan Dinilai Hanya ‘Kosmetik’, HMI Mataram Tuntut Gubernur NTB Seriusi Kemiskinan Ekstrem
Aroma Kongkalikong Tender Proyek Sekolah Rp 250 Miliar di NTB, KPK Diminta Turun Tangan
CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan
PWPM NTB Ajak Pemuda NTB Sampaikan Statement Positif di Medsos
Korban Alami Cacat Permanen, Garda Satu Soroti Lambannya Respons Satgas MBG
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:25 WIB

Nakhoda Baru Kosgoro 1957: Efan Limantika Sebut Sari Yuliati Bawa Harapan Segar

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:30 WIB

Dadan Hindayana, Sonny Sanjaya, dan Lodewyk Pusung Ditahan Jampidsus Kejaksaan Agung

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:29 WIB

AMPI NTB Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek BBWS NT I ke Kejati NTB

Senin, 25 Mei 2026 - 20:10 WIB

Kebijakan Dinilai Hanya ‘Kosmetik’, HMI Mataram Tuntut Gubernur NTB Seriusi Kemiskinan Ekstrem

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:45 WIB

CV Kecubung Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sape, FPP-NTB Desak Penindakan

Berita Terbaru