Dugaan Skandal Dana Pokir Mencuat, PMII Mataram Sorot Peran Ketua DPRD NTB

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua II PMII Kota Mataram, Ahmad Husni, dan Ketua DPRD Prov.NTB, Baiq Isvie Rupaeda.(AH)

Foto: Ketua II PMII Kota Mataram, Ahmad Husni, dan Ketua DPRD Prov.NTB, Baiq Isvie Rupaeda.(AH)

Mataram, Jejakdata.com – Sabtu, 11 April 2026. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Mataram melontarkan kritik keras atas mencuatnya dugaan skandal dana pokok pikiran (pokir) atau yang disebut sebagai “dana siluman” di tubuh DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB). Organisasi mahasiswa tersebut menilai praktik itu sebagai indikasi serius penyimpangan kekuasaan dalam pengelolaan anggaran daerah.

Ketua II PMII Kota Mataram, Ahmad Husni, menyatakan bahwa informasi yang beredar di publik mengarah pada dugaan adanya pengelolaan dana pokir yang tidak transparan dan sarat kepentingan. Bahkan, menurutnya, terdapat indikasi kuat keterlibatan pimpinan DPRD NTB dalam mengarahkan distribusi anggaran tersebut.

“Jika benar terdapat pengondisian dana pokir atas arahan pimpinan, maka ini bukan lagi sekadar persoalan administratif, tetapi sudah masuk pada dugaan penyalahgunaan kekuasaan yang berpotensi tindak pidana korupsi,” tegasnya.

Baca Juga :  Gempuran Skandal Dana Siluman DPRD NTB Makin Liar, Bram Mengaku Keluarganya Mulai Diincar

PMII menilai skema pokir yang semestinya menjadi instrumen penyalur aspirasi rakyat justru berpotensi berubah menjadi alat transaksi politik dan kepentingan kelompok tertentu. Praktik semacam ini, kata mereka, tidak hanya merusak fungsi pengawasan DPRD, tetapi juga menggerus kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.

Dalam sikap resminya, PMII Kota Mataram secara tegas mendesak aparat penegak hukum untuk segera memanggil dan memeriksa Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda, terkait dugaan tersebut. Mereka juga menuntut klarifikasi terbuka kepada publik serta pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat.

Baca Juga :  Ini Dia Daftar Anggota DPRD NTB Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Gratifikasi Dana Siluman

Selain itu, PMII meminta transparansi penuh atas data alokasi dan realisasi dana pokir. Menurut mereka, keterbukaan informasi menjadi langkah awal untuk membongkar dugaan praktik “dana siluman” yang selama ini dinilai tertutup dan rawan disalahgunakan.

PMII menegaskan, jabatan publik tidak boleh dijadikan alat untuk mengendalikan atau memanipulasi kebijakan anggaran. Jika dugaan ini terbukti, maka hal tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap mandat rakyat sekaligus pelanggaran serius terhadap prinsip negara hukum dan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Sebagai bentuk komitmen, PMII Kota Mataram menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan mendorong penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat. (JD09)

Follow WhatsApp Channel jejakdata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi HMI-MPO: Gubernur NTB Dinilai Gagal Prioritaskan Kebutuhan Rakyat
Dugaan Sertifikat Palsu Guncang PN Mataram: “Singa Peradilan” Tuntut SP3 Dibuka, Ahli Tegaskan Prapradilan Hanya Uji Formal
Rusdiansyah Soroti Kasus Pelaporan Ibu Hamil, Desak Evaluasi Kemitraan Program MBG
BADKO HMI Bali Nusra Minta Pemerintah Tinjau Ulang Perpanjangan Izin Ekspor AMNT
Skandal 343 Dapur Gizi NTB: KNPI Desak Penutupan Permanen dan Seret Vendor ke Ranah Pidana
Sudirman “Api NTB” Dapat Dukungan Penuh Cabor Bima
Kasta NTB dan Perhimpunan Pemuda Sasak Desak Kejati NTB Periksa 13 Anggota DPRD, Tim Transisi, dan Kepala BPKAD Terkait Dana Siluman
Jamaah Umroh Asal Lombok Terlantar di Mekkah, Keluarga Harap Pemerintah NTB Bertindak
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 20:34 WIB

Aksi HMI-MPO: Gubernur NTB Dinilai Gagal Prioritaskan Kebutuhan Rakyat

Jumat, 17 April 2026 - 18:12 WIB

Dugaan Sertifikat Palsu Guncang PN Mataram: “Singa Peradilan” Tuntut SP3 Dibuka, Ahli Tegaskan Prapradilan Hanya Uji Formal

Jumat, 17 April 2026 - 13:45 WIB

Rusdiansyah Soroti Kasus Pelaporan Ibu Hamil, Desak Evaluasi Kemitraan Program MBG

Sabtu, 11 April 2026 - 20:29 WIB

Dugaan Skandal Dana Pokir Mencuat, PMII Mataram Sorot Peran Ketua DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 17:00 WIB

BADKO HMI Bali Nusra Minta Pemerintah Tinjau Ulang Perpanjangan Izin Ekspor AMNT

Berita Terbaru